Doa kamilin Tarawih merupakan bacaan yang dipanjatkan ketika jeda memasuki salat witir. Nantinya, ada seorang bilal yang memimpin pembacaan doa kamilin diikuti para jemaah.
Mengutip buku Misteri Kedua Belah Tangan karya Badruddin Hasyim Subky, ulama Muhammad bin Muhammad Al-Maghribi dalam Kitab Jamul Fawaid-nya menyatakan bahwa doa kamilin disusun oleh para ulama salaf. Sebab, pada zaman Nabi Muhammad SAW tidak ada salat Tarawih, melainkan qiyam Ramadan.
KH Ahmad Zarkasih melalui buku Sejarah Tarawih mengatakan bahwa kata "tarawih" itu adalah bentuk plural (jamak) dari tarwiih. Tarwiih adalah bentuk mashdar (kata sifat/hasil kerja) dari kata kerja rawwaha-yurawwihu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dahulu, Rasulullah SAW menyebutnya bukan dengan istilah Tarawih, tapi dengan nama qiyam Ramadan, yakni penghidupan malam Ramadan. Maksudnya ibadah untuk menghidup malam-malam Ramadan.
Dalam buku Panduan Lengkap Ibadah oleh Muhammad Al-Baqir dikatakan bahwa istilah salat Tarawih baru dipakai sejak masa kekhalifahan Umar bin Khattab RA. Kala itu Umar RA adalah orang pertama kali mengumpulkan kaum muslim untuk mengerjakan tarawih yang dipimpin imam dengan berjamaah di masjid. Tindakan Umar RA ini kemudian diikuti oleh para khalifah selanjutnya, hingga umat Islam sampai sekarang.
Sementara itu, istilah kamilin diambil dari kalimat pertama dalam doa seusai salat Tarawih ini. Apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia, doa kamilin dapat disebut sebagai doa memohon kesempurnaan iman.
Dalam doa kamilin banyak permohonan yang dimaksudkan untuk meneguhkan iman seorang muslim. Mengutip buku Tutorial Shalat Bagi Jama'ah 'Umrah & Haji yang disusun oleh H. Brilly El-Rasheed, berikut bacaan doa kamilin tarawih lengkap dengan artinya.
Doa Kamilin Tarawih Arab, Latin dan Artinya
اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ Ø§ØŦŲØšŲŲŲŲŲØ§ Ø¨ŲØ§ŲŲØĨŲŲŲŲ ŲØ§ŲŲ ŲŲØ§Ų ŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲŲŲŲØąŲاØĻŲØļŲ Ų ŲØ¤ŲدŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲØĩŲŲŲŲØ§ØŠŲ ØŲاŲŲØ¸ŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲØ˛ŲŲŲŲØ§ØŠŲ ŲŲØ§ØšŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲ ŲØ§ ØšŲŲŲØ¯ŲŲŲ ØˇŲØ§ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØšŲŲŲŲŲŲŲ ØąŲØ§ØŦŲŲŲŲŲØ ŲŲØ¨ŲاŲŲŲŲØ¯ŲŲ Ų ŲØĒŲŲ ŲØŗŲŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØēŲŲŲ Ų ŲØšŲØąŲØļŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲØ§ Ø˛ŲØ§ŲŲØ¯ŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ§Ų°ØŽŲØąŲØŠŲ ØąŲØ§ØēŲØ¨ŲŲŲŲŲØ ŲŲØ¨ŲاŲŲŲŲØļŲØ§ØĄŲ ØąŲØ§ØļŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲŲŲŲŲØšŲŲ ŲØ§ØĄŲ Ø´ŲØ§ŲŲØąŲŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲØ¨ŲŲŲØ§ØĄŲ ØĩŲØ§Ø¨ŲØąŲŲŲŲŲØ ŲŲØĒŲØŲØĒŲ ŲŲŲŲØ§ØĄŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŗŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲØ§Ų ŲØŠŲ ØŗŲØ§ØĻŲØąŲŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲŲØļŲ ŲŲØ§ØąŲدŲŲŲŲØ ŲŲØĨŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ Ø¯ŲØ§ØŽŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØąŲ ŲŲØ§ØŦŲŲŲŲŲØ ŲŲØšŲŲŲŲ ØŗŲØąŲŲŲØąŲ اŲŲŲŲØąŲØ§Ų ŲØŠŲ ŲŲØ§ØšŲدŲŲŲŲŲØ ŲŲØ¨ŲØŲŲŲØąŲØšŲŲŲŲŲ Ų ŲØĒŲØ˛ŲŲŲŲØŦŲŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ØŗŲŲŲØ¯ŲØŗŲ ŲŲØ§ŲØŗŲØĒŲØ¨ŲØąŲŲŲ ŲŲØ¯ŲŲŲØ¨ŲاØŦŲ Ų ŲØĒŲŲŲØ¨ŲŲØŗŲŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ØˇŲØšŲØ§Ų Ų Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ØĸŲŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲ ŲŲØšŲØŗŲŲŲ Ų ŲØĩŲŲŲŲŲ Ø´ŲØ§ØąŲبŲŲŲŲŲØ Ø¨ŲØŖŲŲŲŲŲØ§Ø¨Ų ŲŲŲØŖŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŖŲØŗŲ Ų ŲŲŲŲ Ų ŲØšŲŲŲŲŲ Ų ŲØšŲ اŲŲŲØ°ŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØšŲŲ ŲØĒŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲØĩŲŲØ¯ŲŲŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲØ´ŲŲŲŲØ¯ŲØ§ØĄŲ ŲŲØ§ŲØĩŲŲØ§ŲŲØŲŲŲŲŲ ŲŲØŲØŗŲŲŲ ØŖŲŲŲØĻŲŲŲ ØąŲŲŲŲŲŲŲØ§Ø Ø°Ų°ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØļŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲØ§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲ ŲØ§Ø اŲŲŲŲŲ°ŲŲŲ ŲŲ Ø§ØŦŲØšŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲ ŲŲ°Ø°ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØąŲ Ø§ŲØ´ŲŲØąŲŲŲŲŲØŠŲ اŲŲŲ ŲØ¨ŲØ§ØąŲŲŲØŠŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲØŗŲŲØšŲØ¯ŲØ§ØĄŲ اŲŲŲ ŲŲŲØ¨ŲŲŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲØŦŲØšŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŖŲØ´ŲŲŲŲŲØ§ØĄŲ اŲŲŲ ŲØąŲدŲŲŲØ¯ŲŲŲŲŲØ ŲŲØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ØŗŲŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ų ŲŲØ§Ų°ŲŲŲ ŲŲØĩŲØŲØ¨ŲŲŲ ØŖŲØŦŲŲ ŲØšŲŲŲŲŲØ Ø¨ŲØąŲØŲŲ ŲØĒŲŲŲ ŲŲØ§ ØŖŲØąŲØŲŲ Ų Ø§ŲØąŲŲØ§ØŲŲ ŲŲŲŲŲØ ŲŲØ§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ°ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
Arab latin: AllÃĸhummaj'alnÃĸ bil ÃŽmÃĸni kÃĸmilÃŽn. Wa lil farÃĸidli muaddÃŽn. Wa lish-shlÃĸti hÃĸfizhÃŽn. Wa liz-zakÃĸti fÃĸ'ilÃŽ n. Wa lima 'indaka thÃĸlibÃŽn. Wa li 'afwika rÃĸjÃŽn. Wa bil-hudÃĸ mutamassikÃŽn. Wa 'anil laghwi mu'ridlÃŽn. Wa fid-dunyÃĸ zÃĸhdÃŽn. Wa fil 'Ãĸkhirati rÃĸghibÃŽn. Wa bil-qadlÃĸ'I rÃĸdlÃŽn. Wa lin na'mÃĸ'I syÃĸkirÃŽn. Wa 'alal balÃĸ'i shÃĸbirÃŽn. Wa tahta liwÃĸ'i muhammadin shallallÃĸhu 'alaihi wasallam yaumal qiyÃĸmati sÃĸ'irÃŽna wa alal haudli wÃĸridÃŽn. Wa ilal jannati dÃĸkhilÃŽn. Wa minan nÃĸri nÃĸjÃŽn. Wa 'alÃĸ sariirl karÃĸmati qÃĸ'idÃŽn. Wa bi hÃģrun 'in mutazawwijÃŽn. Wa min sundusin wa istabraqÃŽn wadÃŽbÃĸjin mutalabbisÃŽn. Wa min tha'Ãĸmil jannati ÃĸkilÃŽn. Wa min labanin wa 'asalin mushaffan syÃĸribÃŽn. Bi akwÃĸbin wa abÃĸrÃŽqa wa ka'sin min ma'ÃŽn. Ma'al ladzÃŽna an'amta 'alaihim minan nabiyyÃŽna wash shiddÃŽqÃŽna wasy syuhadÃĸ'i wash shÃĸlihÃŽna wa hasuna ulÃĸ'ika rafÃŽqan. DÃĸlikal fadl-lu minallÃĸhi wa kafÃĸ billÃĸhi 'alÃŽman. AllÃĸhummaj'alnÃĸ fÃŽ hÃĸdzihil lailatisy syahrisy syarÃŽfail mubÃĸrakah minas su'adÃĸ'il maqbÃģlÃŽn. Wa lÃĸ taj'alnÃĸ minal asyqiyÃĸ'il mardÃģdÃŽn. Wa shallallÃĸhu 'alÃĸ sayyidinÃĸ muhammadin wa Ãĸlihi wa shahbihi ajma'ÃŽn. Birahmatika yÃĸ arhamar rÃĸhimÃŽn wal hamdulillÃĸhi rabbil 'ÃĸlamÃŽn.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara salat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan sahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."
Kapan Waktu Membaca Doa Kamilin?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, doa kamilin dibaca ketika jeda Tarawih memasuki witir. Nantinya, doa dipimpin oleh seorang bilal dan diikuti oleh para jemaah.
Mengutip buku Kumpulan Kultum Terlengkap & Terbaik Sepanjang Tahun oleh A R Shohibul Ulum, doa kamilin mengandung banyak harapan dan permintaan.
Isi Permohonan dalam Doa Kamilin
Merujuk pada sumber yang sama, setidaknya ada banyak permohonan yang terkandung dalam doa kamilin. Empat di antaranya sebagai berikut,
1. Kesempurnaan Iman
Cara meraih kesempurnaan iman dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kalian adalah yang berlaku baik kepada istrinya." (HR At-Tirmidzi)
2. Menunaikan Segala Kewajiban
Kandungan selanjutnya yang terdapat dalam doa kamilin ialah dapat menunaikan segala kewajiban. Hal ini dimaknai dengan bertakwa kepada Allah SWT dan menjauhi apa pun yang dilarang oleh-Nya.
3. Salat yang Terpelihara
Selanjutnya adalah harapan agar salat yang dikerjakan terpelihara. Diterangkan dalam sumber tersebut, hal yang perlu dipahami adalah Allah SWT tidak hanya memerintahkan salat, melainkan juga meminta kaum muslimin untuk memelihara dan menegakkannya.
Salat kaum muslimin harus lurus, tegak dan terpelihara. Dengan begitu, insyaallah kita akan dijauhi dari perbuatan keji dan mungkar.
4. Ikhlas Mencari Ridha Allah SWT
Ikhlas mencari ridha Allah menjadi harapan penyempurna. Artinya, semua amal ibadah harus ditujukan semata-mata hanya karena mengharap ridha Allah SWT.
Itulah bacaan doa kamilin Tarawih dan pembahasan terkaitnya. Jangan lupa dipanjatkan, ya!
(aeb/kri)












































Komentar Terbanyak
Profil Raja Charles III yang Disebut Seorang Muslim
Menag Yakin LPDU Himpun Rp 1.000 T per Tahun, dari Mana Sumbernya?
Kemenhaj Wacanakan War Tiket Jadi Mekanisme Naik Haji Tanpa Antre