Setelah melaksanakan sholat fardhu, lebih afdhal apabila seorang muslim melanjutkannya dengan berdoa dan berdzikir. Ada bacaan doa yang dapat diamalkan setelah melaksanakan sholat fardhu, termasuk sholat Zuhur yang memiliki banyak keutamaan.
Mengutip buku Tuntunan Shalat Lengkap dan Benar yang ditulis oleh Dra. Neni Nuraeni M.Ag, membaca doa merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah. Adapun salah satu waktu utama berdoa agar dikabulkan oleh Allah adalah setelah selesai melaksanakan sholat fardhu.
Hal tersebut didasari oleh hadits berikut: "Rasulullah SAW pernah ditanya, 'Doa macam apakah yang paling didengarkan?' Beliau menjawab, 'Bagian malam yang akhir dan setelah sholat fardhu.'" (HR Tirmidzi).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya doa, membaca dzikir yang berarti senantiasa mengingat Allah juga baik dilakukan setelah sholat fardhu. Dzikir dapat dilakukan sambil berdiri, duduk atau berbaring. Dzikir pun bisa dengan hati, lisan, maupun perbuatan.
Adapun perintah untuk berdzikir tercantum dalam Al-Qur'an surat Al Baqarah ayat 152,
ŲŲØ§Ø°ŲŲŲØąŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØ°ŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§Ø´ŲŲŲØąŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ ŲŲŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲŲØąŲŲŲŲŲāŖ
Artinya: Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
Bacaan Doa Setelah Sholat Zuhur
Rasulullah SAW menganjurkan tiap umatnya untuk memanjatkan doa dan dzikir setelah sholat fardhu. Mengutip dari arsip DetikHikmah, berikut adalah bacaan sholat Zuhur lengkap dengan latin dan terjemahannya.
Ø¨ŲØŗŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲ ŲŲŲ Ø§ŲØąŲŲØŲŲŲ
اŲŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲŲ. ØŲŲ ŲØ¯Ųا ŲŲŲŲØ§ŲŲŲŲ ŲŲØšŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ŲŲØĻŲ Ų ŲØ˛ŲŲŲØ¯ŲŲŲ. ŲŲØ§ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲ ŲØ§ ŲŲŲŲØ¨ŲØēŲŲŲ ŲŲØŦŲŲØ§ŲŲŲ ŲŲØŦŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØąŲŲŲŲ Ų ŲŲØšŲظŲŲŲŲ Ų ØŗŲŲŲØˇŲاŲŲŲŲ
Arab latin: "Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin, hamdan yuwaafii ni'amahu wayukaafii maziidahu. Ya rabbanaa lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa'azhiimi sulthaanika."
اŲŲŲŲ ØĩŲ ØšŲŲ ØŗŲØ¯Ųا Ų ØŲ د ŲØšŲŲ Ø§Ų ØŗŲØ¯Ųا Ų ØŲ د
"Allahumma shalli 'alaa sayyidinaa muhammadin wa'alaa aali sayyidinaa Muhammad".
اŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ØĒŲŲŲŲŲØ¨ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲŲØ§ ØĩŲŲØ§ŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲØĩŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲØ§ ŲŲØąŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲØ§ ŲŲØŗŲØŦŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØšŲŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØļŲØąŲŲ ØšŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØŽŲØ´ŲŲŲŲ ØšŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØšŲبŲŲØ¯ŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲŲ ŲŲŲ Ų ØĒŲŲŲØĩŲŲŲØąŲ ŲŲØ§ ŲŲØ§ اŲŲŲŲ ŲŲØ§ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲا ŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
"Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaataana washiyaamanaa warukuu'anaa wasujuudanaa waqu'uudanaa watadlarru'anaa, watakhasysyu'anaa wata'abbudanaa, watammim taqshiiranaa yaa allah yaa rabbal'aalamiin".
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ØļŲŲŲŲ ŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲŲŲØŗŲŲŲØ§ ŲŲØĨŲŲŲ ŲŲŲ Ų ØĒŲØēŲŲŲØąŲ ŲŲŲŲØ§ ŲŲØĒŲØąŲ ØŲŲ ŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲØŽŲا ØŗŲØąŲ ŲŲŲŲ
"Rabbana dzhalamnaa anfusanaa wa-inlamtaghfir lana watarhamnaa lanakuunanna mlnal khaasiriin".
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲØ§Ų ØĒŲØŲŲ ŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲØ§ ØĨŲØĩŲØąŲا ŲŲŲ ŲØ§ ØŲŲ ŲŲŲØĒŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ°Ų ŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ŲŲØ¨ŲŲŲŲŲØ§
"Rabbanaa walaa tahmil'alainaa ishran kama hamaltahul'alal ladziina min qablinaa."
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲŲŲØ§Ų ØĒŲØŲŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØ§ ŲØ§Ų ØˇŲØ§ ŲŲØĒŲØ§ ŲŲŲŲØ§ بŲŲŲ, ŲŲØ§ØšŲŲŲ ØšŲŲŲŲØ§ ŲŲØ§ØēŲŲŲØąŲŲŲŲŲØ§ ŲŲØ§ØąŲØŲŲ ŲŲŲØ§ ØŖŲŲŲØĒŲ Ų ŲŲŲŲØ§Ų ŲŲØ§ ŲŲØ§ ŲŲØĩŲØąŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ Ų Ø§ŲŲŲŲØ§ ŲŲØąŲŲŲŲŲ
"Rabbanaa walaa tuhammilnaa maalaa thaaqata lanaa bihii wa'fu'annaa waghfir lanaa warhamnaa anta maulaanaa fanshurnaa 'alal qaumil kaafiriin".
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ŲØ§Ų ØĒŲØ˛ŲØēŲ ŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ§ Ø¨ŲØšŲØ¯Ų ØĨŲØ°Ų ŲŲØ¯Ų ŲŲØĒŲŲŲØ§ ŲŲŲŲØ¨Ų ŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲ ŲŲŲØ¯Ų ŲŲŲŲ ØąŲØŲŲ ŲØŠŲ ØĨŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØĒŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲØ§Ø¨Ų
"Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'da idzhadaitanaa w'ahablanaa min ladunka rahmatan innaka antal wahhaab".
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ØēŲŲŲØąŲŲŲŲŲØ§ ŲŲŲŲŲŲØ§ŲŲØ¯ŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲØŦŲŲ ŲŲŲØšŲ اŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØŗŲŲŲŲ ŲØ§ØĒŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲØ§ŲŲŲ ŲØ¤ŲŲ ŲŲŲØ§ØĒŲ ØŖŲŲŲØŖŲ ØŲŲŲØĸØĄŲŲ ŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲØ§ŲŲØŖŲ Ų ŲŲŲØ§ØĒŲ, اŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲ ØĢŲŲŲØĄŲŲŲØ¯ŲŲŲØąŲ
"Rabbanaghfir lanaa waliwaalidinaa walijami'il muslimiin walmuslimaati wal mu'miniina walmu'minati. Al ahyaa-i-minhum wal amwaati, innaka alaa kuli syai'n qadiir".
ØąŲØ¨ŲŲŲŲØ§ ØĸØĒŲŲŲØ§ ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲŲŲŲŲØ§ ØŲØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲØĸ ØŽŲØąŲØŠŲ ØŲØŗŲŲŲØŠŲ ŲŲŲŲŲŲØ§ ØšŲØ°ŲØ§Ø¨Ų Ø§ŲŲŲŲØ§ØąŲ
"Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhirati hasanatan waqinaa adzaaban-naar".
اŲŲŲŲ Ø§ØēŲØą ŲŲØ§ ذŲŲØ¨ŲاŲŲŲØąØšŲØ§ ØŗŲØĻØ§ØĒŲØ§ ŲØĒŲŲŲØ§ Ų ŲØšŲ اŲŲØŖŲ Ø¨ŲØąŲØ§ØąŲ
"Allahummaghfirlanaa dzunuubanaa wakaffir annaa sayyiaatinaa watawaffanaa maalabraari".
ØŗŲØ¨ŲØŲاŲŲ ØąŲØ¨ŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲØ˛ŲØŠŲ ØšŲŲ ŲŲØ§ ŲŲØĩŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØŗŲŲØ§ŲŲ Ų ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲØąŲ ØŗŲŲŲŲŲŲŲØ ŲŲØ§ŲŲØŲŲ ŲØ¯Ų ŲŲŲŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ Ø§ŲŲØšŲاŲŲŲ ŲŲŲŲŲ
"Subhaana rabbika rabbil i'zzati ammaa yashifuuna wasalaamun 'alal mursalhna wal-hamdu lillaahi rabbil'aalamiina".
Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.
Ya Allah terima sholat kami, puasa kami, ruku kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu' kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama sholat ya Allah. Tuhan seru sekalian alam.
Ya Allah, Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang di luar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.
Ya Allah Tuhan kami, janganlah engkau sesatkan hati kami sesudah mendapat petunjuk, berilah kami karunia. Engkaulah yang maha Pemurah.
Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala-galanya.
Maha suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.
Itulah bacaan doa setelah sholat Zuhur. Selain itu, Fahrur Muis dalam bukunya Bahagianya Apabila Solatmu Diterima Allah menyebutkan bahwa Rasulullah SAW kadangkala membaca surat Al Ala, Al Buruj, dan At Tariq ketika melaksanakan sholat Zuhur.
Oleh karena itu, umat muslim dapat membacanya sebagai bacaan surat ketika sholat maupun membacanya setelah melaksanakan sholat Zuhur sebagai amalan tadarus Al-Qur'an.
(dvs/dvs)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?