Dzikir Malam Lailatul Qadar dan Doanya, Wirid setelah Salat

Dzikir Malam Lailatul Qadar dan Doanya, Wirid setelah Salat

Alvin Setiawan - detikHikmah
Selasa, 02 Apr 2024 18:30 WIB
Dzikir Malam Lailatul Qadar dan Doanya, Wirid setelah Salat
Ilustrasi membaca dzikir malam Lailatul Qadar. (Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta -

Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, muslim dapat berlomba-lomba mendapatkan malam Lailatul Qadar. Salah satunya dengan memperbanyak amal saleh seperti mengamalkan dzikir malam Lailatul Qadar.

Dijelaskan pada sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, bahwa pada malam Lailatul Qadar akan diampuni segala dosa-dosanya yang telah lalu bagi mereka yang ikhlas beribadah karena Allah SWT.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang bangun (dari tidur) untuk beribadah pada malam Lailatul Qadar dengan keimanan dan rasa ikhlas karena Allah SWT semata, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (Muttafaqun 'alaihi)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut buku Kesempurnaan Ibadah Ramadhan, Abdul Manan bin Muhammad menjelaskan ada amalan-amalan utama yang dapat dikerjakan saat malam Lailatul Qadar di antaranya Membaca Al-Qur'an, iktikaf, berdoa, membaca sholawat dan dzikir.

Bacaan Dzikir Malam Lailatul Qadar Lengkap

Muslim dapat membaca dzikir setelah melakukan salat malam atau qiyamul lail. Diambil dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Ibnu Watiniyah, berikut bacaannya.

ADVERTISEMENT

1. ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…ŲŽ Ø§Ų„ŲŽŲ‘Ø°ŲØĻ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ų‡ŲŲˆŲŽ Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲŠŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’Ų‚ŲŽŲŠŲŲ‘ŲˆŲ’Ų…Ų ŲˆŲŽØŖŲŽØĒŲŲˆŲ’Ø¨Ų ØĨŲŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ØĒŲŽŲˆŲ’Ø¨ŲŽØŠŲŽ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯Ų Ø§Ų„Ø¸ŲŽŲ‘Ø§Ų„ŲŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ…Ų’Ų„ŲŲƒŲ Ų„ŲŲ†ŲŽŲŲ’ØŗŲŲ‡Ų ØļŲŽØąŲ‹Ų‘Ø§ ŲˆŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲŽŲŲ’ØšŲ‹Ø§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ų…ŲŽŲˆŲ’ØĒŲ‹Ø§ ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ Ø­ŲŽŲŠŲŽØ§ØŠŲ‹ ŲˆŲŽŲ‘Ų„ŲŽØ§ Ų†ŲØ´ŲŲˆØąŲ‹Ø§

AstaghfirullÃĸhal 'adzhÃŽm, alladzÃŽ lÃĸ ilÃĸha illÃĸ huwal hayyul qayyÃģm wa atÃģbÃģ ilaihi taubata 'abdidzh dzhÃĸlimÃŽna lÃĸ yamliku linafsihi dharraw wala naf'aw walÃĸ mautaw wa lÃĸ hayyÃĸtaw wa lÃĸ nusyÃģrÃĸ. (dibaca 3 kali)

Artinya: "Hamba memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, hamba bersaksi bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan hanya Allah Yang Mahahidup dan Mahamandiri dan hamba bertobat kepada-Nya, selaku tobat seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat mudarat dan manfaat untuk mati, hidup, maupun bangkit nanti."

2. ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…ŲŽ ؅ؐ؆ؒ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø°ŲŽŲ†Ų’Ø¨Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆØ¨ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŽŲ†ŲŽØ§ Ų…ŲŽØēŲ’ŲŲØąŲŽØŠŲ‹ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŽØ§ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ Ø§Ų„Ų’ØēŲŽŲŲŲˆŲ’ØąŲ Ø§Ų„ØąŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲ…Ų

AstaghfirullÃĸhal 'adzhim, min kulli dzanbil 'adzhÃŽm lÃĸ yaghfirudz dzunÃģba illÃĸ anta faghfir lanÃĸ maghfiratan min 'indika warhamnÃĸ innaka antal ghafÃģrurrahÃŽm. (dibaca 3 kali)

Artinya: "Aku meminta ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari semua dosa yang besar, dan tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau; maka berilah ampunan kepada kami ampunan dari sisi-Mu dan berilah kasih kepada kami. Sungguh Engkaulah Sang Maha Pengampun dan Maha Penyayang."

3. ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ…ŲŽ

AstaghfirullÃĸhal 'adzhÃŽm. (dibaca 70 kali)

Artinya: "Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung."

4. Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽØ­Ų’Ø¯ŲŽŲ‡Ų Ų„ŲŽØ§ Ø´ŲŽØąŲŲŠŲƒŲŽ Ų„ŲŽŲ‡ŲØŒ Ų„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ų…ŲŲ„Ų’ŲƒŲ ŲˆŲŽŲ„ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų ŲŠŲØ­Ų’ŲŠŲ ŲˆŲŽŲŠŲŲ…ŲŲŠŲ’ØĒŲØŒ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ Ø­ŲŽŲ‚ŲŒŲ‘ Ø¯ŲŽØ§Ø¨ŲŲ…Ų Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽŲ…ŲŲˆŲ’ØĒŲ Ø¨ŲŲŠŲŽØ¯ŲŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’ØŽŲŽŲŠŲ’ØąŲØŒ ŲˆŲŽŲ‡ŲŲˆŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ŲƒŲŲ„ŲŲ‘ Ø´ŲŽŲŠŲ’ØĄŲ Ų‚ŲŽØ¯ŲŲŠØąŲ.

LÃĸ ilÃĸha illallah, wahdahu lÃĸ syarÃŽka lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa hayyun da'imun lÃĸ yamÃģtu biyadihil khair, wa huwa 'alÃĸ kulli syai'in qadir. (dibaca 11, 33, atau 200 kali)

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah Yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Dia yang hidup abadi dan tidak akan pernah mati. Di tangan-Nya segala kebajikan dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

5. ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲØ­ŲŽŲ…Ų’Ø¯ŲŲ‡ŲØŒ ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…ŲØŒ ØŖŲŽØŗŲ’ØĒŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡ŲŽ.

Subhannallah wa bihamdihi, subhÃĸnallÃĸhil 'adzÃŽm, astaghfirullÃĸh. (dibaca 11, 33, 101, atau 200 kali)

Artinya: "Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah yang Maha Agung. Aku memohon ampun kepada Allah."

6. ØŗŲØ¨Ų’Ø­ŲŽØ§Ų†ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ø¯Ų Ų„ŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ŲˆŲŽØ§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ØŖŲŽŲƒØ¨ŲŽØąŲ

Subhanallah wal hamdu lillÃĸh wa lÃĸ ilÃĸha illallÃĸhu wallÃĸhu akbar. (3 kali)

Artinya: "Mahasuci Allah dan segala puji bagi Allah, dan tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar."

7. Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØšŲŽŲŲŲˆŲŒŲ‘ ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ’Ų…ŲŒ ØĒŲØ­ŲØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ø§. ŲŠŲŽØ§ ŲƒŲŽØąŲŲŠŲ’Ų…Ų.

Allahumma innaka 'afuwwun karÃŽm, tuhibbul 'afwa fa'fu 'annÃĸ. YÃĸ karÃŽm. (dibaca 33 kali)

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai orang yang suka memaafkan, maka maafkanlah kami."

8. ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ اØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠ ŲˆŲŽØ§ØąŲ’Ø­ŲŽŲ…Ų’Ų†ŲŲŠ ŲˆŲŽØĒŲØ¨Ų’ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰

Rabbighfir li wahrhamnÃŽ wa tub 'alayya. (dibaca 7, 17, 70, atau 100 kali)

Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, kasih sayangilah aku, dan terimalah tobatku."

9. Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲŠ Ų„ŲŽØ§ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲ Ø§ŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲ Ų…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ†ŲŽØšŲ’ØĒŲ ØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ø¨ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’Ų„ŲŲ„Ų’ ŲŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆØ¨ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‘Ø§ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ.

Allahumma anta rabbÃŽ lÃĸ ilÃĸha illÃĸ anta khalaqtanÃŽ wa anÃĸ 'abduka wa anÃĸ 'alÃĸ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'Ãģdzu bika min syarri mÃĸ shana'tu abÃģ'u laka bini'matika 'alayya wa abÃģ'u bidzanbÃŽ faghfir li fa innahu lÃĸ yaghfirudz dzunÃģba illÃĸ anta. (dibaca 7, 11, atau 33 kali)

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji- Mu yang sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yang dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri."

Untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, Wahbah Az-Zuhaili dalam Fiqih Islam Wa Adillatuhu terjemahan Abdul Hayyie al-Kattani mengatakan, disunahkan memperbanyak membaca istigfar dengan membaca sayyidul istigfar.

Berikut bacaan doa sayyidul istigfar sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Bukhari,

Ø§ŲŽŲ„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ ØąŲŽØ¨ŲŲ‘ŲŠŲ’ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ€Ų‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽØŒ ØŽŲŽŲ„ŲŽŲ‚Ų’ØĒŲŽŲ†ŲŲŠŲ’ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽØ¨Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽŲ†ŲŽØ§ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ‡Ų’Ø¯ŲŲƒŲŽ ŲˆŲŽŲˆŲŽØšŲ’Ø¯ŲŲƒŲŽ Ų…ŲŽØ§ Ø§ØŗŲ’ØĒŲŽØˇŲŽØšŲ’ØĒŲØŒ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°Ų Ø¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ Ų…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ†ŲŽØšŲ’ØĒŲØŒ ØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ų„ŲŽŲƒŲŽ Ø¨ŲŲ†ŲØšŲ’Ų…ŲŽØĒŲŲƒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲŽŲ‘ØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ¨ŲŲˆŲ’ØĄŲ Ø¨ŲØ°ŲŽŲ†Ų’Ø¨ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØ§ØēŲ’ŲŲØąŲ’ Ų„ŲŲŠŲ’ ŲŲŽØĨŲŲ†ŲŽŲ‘Ų‡Ų Ų„Ø§ŲŽ ŲŠŲŽØēŲ’ŲŲØąŲ Ø§Ų„Ø°ŲŲ‘Ų†ŲŲˆŲ’Ø¨ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ ØŖŲŽŲ†Ų’ØĒŲŽ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta

Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari)

Doa Malam Lailatul Qadar

Muslim juga dapat lanjut membaca doa malam Lailatul Qadar setelah berdzikir. Dikutip dari buku Kumpulan Doa & Dzikir Ramadhan karya Ammi Nur Baits, berikut bacaannya.

Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØšŲŽŲŲŲˆŲŒŲ‘ ØĒŲØ­ŲØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†ŲŲ‘ŲŠ

Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annii.

Artinya: "Yaa Allah, sesungguhnya Engkau adalah Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku."

Doa ini terdapat pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA ketika beliau bertanya kepada Nabi Muhammad SAW.

ŲŠŲŽØ§ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡Ų ØŖŲŽØąŲŽØŖŲŽŲŠŲ’ØĒŲŽ ØĨؐ؆ؒ ØšŲŽŲ„ŲŲ…Ų’ØĒŲ ØŖŲŽŲŠŲŲ‘ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ Ų„ŲŽŲŠŲ’Ų„ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų‚ŲŽØ¯Ų’ØąŲ Ų…ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ‚ŲŲˆŲ„Ų ŲŲŲŠŲ‡ŲŽØ§ØŸ Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ: Ų‚ŲŲˆŲ„ŲŲŠ: Ø§Ų„Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ ØšŲŲŲŲˆŲŒŲ‘ØĒŲØ­ŲØ¨ŲŲ‘ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽŲŲ’ŲˆŲŽ ŲŲŽØ§ØšŲ’ŲŲ ØšŲŽŲ†ŲŲ‘ŲŠ ...

Artinya: "Wahai Rasulullah, jika aku menjumpai satu malam merupakan Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan di malam itu? Beliau menjawab, 'Ucapkanlah: Allahumma innaka 'afuwwun...'" (HR Ahmad, At Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Wallahu a'lam.




(rah/rah)
Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

Berburu Keutamaan Lailatul Qadar

108 konten
Keistimewaan Ramadan juga terletak pada malam yang lebih baik dari 1.000 bulan. Itulah malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut jatuh pada salah satu malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads