Ketua MRPTNI: Pendaftar SNBP 2027 Wajib Ikut TKA

ADVERTISEMENT

Ketua MRPTNI: Pendaftar SNBP 2027 Wajib Ikut TKA

Devita Savitri - detikEdu
Kamis, 03 Sep 2026 14:30 WIB
Logo SNBP
Pendaftar SNBP 2027 wajib ikut TKA. Foto: (Foto: Istimewa/Kemdikbud)
Jakarta -

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Prof Eduart Wolok menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) masih jadi salah satu indikator dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2027. Dengan begitu, murid yang ingin mendaftar SNBP 2027 wajib mengikuti TKA.

"Khusus bagi anak-anak kita yang akan mengikuti SNBP sebagai bagian dari upaya melanjutkan pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri, maka wajib mengikuti TKA, dikarenakan TKA akan menjadi salah satu faktor atau menjadi salah satu komponen yang diperhitungkan di dalam SNBP," katanya dalam Webinar Bincang SMA TKA 2026 dikutip dari laman YouTube Direktorat SMA, Kamis (3/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bobot Penggunaan TKA Bisa Meningkat di SNBP 2027

Sama seperti dengan SNBP 2026, Eduart menyebutkan TKA masih akan menjadi alat validator rapor murid di SNBP 2027. Namun, bobot penggunaannya kemungkinan bisa meningkat.

"Kalau tahun 2026 itu sebagai validator, maka tahun 2027 pasti akan tetap sebagai validator dan tidak menutup kemungkinan melalui pembahasan yang lebih lanjut, evaluasi tentang pelaksanaan TKA bisa saja meningkatkan bobot daripada penggunaan TKA untuk SNBP," sampainya.

ADVERTISEMENT

Sekolah Harus Memasukkan Data yang Benar untuk SNBP 2027

Melihat hasil TKA jenjang SMA/SMK/sederajat 2025 lalu, Eduart meyakini masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan. Dengan demikian, TKA bisa terus menjadi lebih baik ke depannya.

Ia mengingatkan dalam proses masuk perguruan tinggi negeri ada tiga jalur penerimaan. Ketiganya adalah SNBP, SNBT melalui tes UTBK, dan jalur mandiri.

Dalam proses seleksi SNBP, Eduart menyebut penerimaan mahasiswa sangat bergantung dengan data yang didapatkan dari sekolah. Data yang dimaksud adalah nilai rapor dan prestasi siswa.

"Data yang Ibu Bapak masukkan itu yang kami oleh. Data yang Ibu Bapak berikan itu yang akan menjadi dasar kami melakukan evaluasi penilaian terhadap proses seleksi anak-anak kita masuk PTN lewat jalur SNBP," tutur Eduart.

Terkait hal ini, ia mengingatkan agar akurasi dan validitas data yang dimasukkan ke sistem SNBP nantinya benar-benar baik. Nilai TKA disebutkan Eduart digunakan oleh seluruh pimpinan PTN yang ikut SNBP sebagai validator nilai rapor.

"Bisa disebutkan bahwasanya nilai TKA itu menjadi semacam nilai assesmen individual dari siswa untuk kita menilai apakah pencapaian studinya selama ini melalui rapor yang disajikan ke panitia itu benar-benar selaras dengan pencapaian nilai hasil TKA-nya," bebernya.

Artinya, Eduart menyampaikan bila murid diharuskan memiliki nilai TKA, karena ini menjadi syarat dalam mengikuti SNBP. Penggunaan nilai TKA di SNBP 2027 masih sama dengan seleksi tahun sebelumnya, tetapi ada perbaikan yang dilakukan.

"Tetapi tentu dengan perbaikan penyelenggaraan kualitas TKA dan sebagainya, maka porsi pembobotan TKA bisa saja akan terus mengalami evaluasi dan peningkatan, karena tentu kita menginginkan proses seleksi SNBP itu semakin transparan, akuntabel, penuh integritas. Itu sangat menentukan terhadap proses penggunaan nilai TKA ke depannya," urai Eduart.

PTN Ikut Ambil Peran di TKA SMA/SMK/Sederajat 2026

Di pelaksanaan TKA 2026, Eduart menjelaskan ada penyelia dari 17 PTN yang bekerja sama dengan Kemendikdasmen. Penyelia bertugas memantau, mengawasi, dan memastikan para pengawas ruang menjalankan tugasnya dengan tertib dan sesuai aturan secara daring (online).

Penyelia juga akan melakukan evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan TKA. Eduart berharap, TKA 2026 bisa berjalan secara adil dan jauh dari hal-hal kecurangan.

"Tentu kami sangat berharap dan menginginkan pelaksanaan TKA ini berlangsung dengan fair, jauh dari hal-hal yang tidak berintegritas, sehingga hasilnya benar-benar bisa kita gunakan seutuhnya untuk proses seleksi SNBP," tegasnya.



(det/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads