Ingin Masuk STIS? Cek Jurusan, Syarat, dan Tips Lolos Seleksinya

ADVERTISEMENT

Ingin Masuk STIS? Cek Jurusan, Syarat, dan Tips Lolos Seleksinya

Devita Savitri - detikEdu
Sabtu, 08 Agu 2026 06:00 WIB
Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS
Serba-serbi pendaftaran sekolah kedinasan STIS> Foto: Doc STIS
Jakarta -

Sinyal dibukanya pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 semakin kencang berembus dengan berbagai sinyal yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sampai saat ini, memang belum ada pengumuman dan jadwal resmi terkait pendaftaran.

Namun, BKN sudah mengeluarkan daftar sekolah kedinasan yang siap membuka seleksi di tahun ini, salah satunya adalah Politeknik Statistika STIS (Polstat STIS). Biasa dikenal dengan STIS, politeknik ini berada di bawah kewenangan Badan Pusat Statistik (BPS).

Melihat seleksi tahun sebelumnya, STIS membuka tiga jalur penerimaan mahasiswa baru. Ketiganya yakni, jalur reguler (terbuka bagi lulusan SMA/sederajat seluruh Indonesia, jalur afirmasi kewilayahan (bagi Orang Asli Papua), dan pembibitan (kerja sama dengan pemerintah daerah).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari ketiga jalur penerimaan ini, lulusan STIS nantinya akan diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN). Hal ini dikarenakan STIS menerapkan sistem ikatan dinas.

Ketika lulus nanti, mahasiswa wajib bersedia ditempatkan di wilayah pengabdian yang telah dipilih. Mereka tidak bisa mengajukan perpindahan penempatan dalam jangka waktu yang ditentukan.

ADVERTISEMENT

Untuk membantu detikers mempersiapkan diri menuju pembukaan seleksi STIS, berikut ini serba-serbi informasi pendaftarannya dikutip dari arsip detikEdu dan laman resmi STIS, Jumat (7/8/2026). Cek ya!

Jurusan STIS

STIS memiliki tiga program studi (prodi) program sarjana terapan (D4) maupun diplomasi III (D3). Adapun prodi yang bisa dipilih calon mahasiswa, yakni:

1. Sarjana Terapan (D4) Statistika

Lulusan D4 Statistika akan meraih gelar S Tr Stat. Jabatan kerja lulusannya jika jadi PNS dapat menempati jabatan fungsional statistisi ahli pertama dengan golongan III/a.

2. Sarjana Terapan (D4) Komputasi Statistik

Lulusan D4 Komputasi Statistik akan bergelar S Tr Stat. Lulusan Komputasi Statistik di pemerintahan akan memulai posisi di jabatan fungsional pranata komputer ahli pertama dengan golongan III/a.

3. Diplomasi III (D3) Statistika

Lulusan prodi D3 Statistika akan bergelar Ahli Madya Statistika (A Md Stat). Karier lulusannya sebagai PNS akan dimulai dari jabatan fungsional statistisi terampil dengan golongan II/c.

Syarat Masuk STIS

Mengutip laman Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Politeknik Statistika STIS Tahun Akademik 2026/2027, memang belum ada pengumuman termasuk syarat pendaftarannya. Informasi resmi terkait syarat akan diumumkan oleh Kementerian PAN-RB.

Kendati demikian, detikers bisa memperkirakan syarat pendaftaran berdasarkan seleksi tahun sebelumnya, yakni:

Syarat Umum

1. Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan dari SMA/MA/SMK/MAK dari semua jurusan

2. Mempunyai nilai matematika dan Inggris minimal 80,00 naik dalam ijazah dan nilai rapor semester ganjil kelas 12

3. Tidak buta warna, minus (rabun jauh atau rabun dekat) di bawah ukuran 6 dioptri

4. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun pada 1 September

5. Sehat secara jasmani dan rohani serta terbebas dari narkoba

6. Tidak tengah menjalani ikatan dinas dengan instansi sekolah lain

7. Tidak pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS

8. Belum menikah

9. Bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Politeknik Statistika STIS hingga diangkat menjadi PNS

10. Mematuhi peraturan dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID)

11. Bersedia ditempatkan di seluruh pilihan formasi saat pendaftaran

12. Tidak mengajukan pindah sekurang-kurangnya 7 tahun sejak diangkat menjadi PNS, kecuali jika ada kebutuhan organisasi.

Syarat Dokumen

  • Pasfoto
  • Kartu tanda penduduk/kartu identitas anak
  • Kartu keluarga
  • Akta kelahiran
  • Ijazah/rapor
  • Surat Keterangan Orang Asli Papua untuk pendaftar jalur afirmasi kewilayahan
  • KTP/KK/akta kelahiran orang tua untuk pendaftar jalur pembibitan.

Tips Lolos Seleksi STIS

Melansir Antara, ada beberapa tips yang bisa diikuti agar berpeluang lolos, yaitu:

1. Pastikan seluruh dokumen sesuai dengan persyaratan termasuk soal besaran ukuran dan jenis dokumen. Tujuannya agar bisa lolos seleksi administrasi.

2. Ketika lolos seleksi administrasi, peserta akan menghadapi seleksi kompetensi dasar (SKD). Untuk menghadapi SKD, pastikan pelajari materi yang diujikan, yakni tes inteligensi Umum (TIU), tes wawasan kebangsaan (TWK), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

3. Perkuat kemampuan matematikan karena mata pelajaran ini adalah satu-satunya materi seleksi lanjutan.

4. Latih kemampuan psikotes dan wawancara.

5. Mulai lengkapi seluruh dokumen sejak awal hari pengumuman pendaftaran, agar tidak terkendala saat pendaftaran.

6. Tidak menunda-nunda penyelesaian pendaftaran. Pendaftaran yang dilakukan mepet waktu penutupan, berpotensi mengalami kendala sistem error.

7. Rutin mengikuti informasi resmi dari STIS dan BKN agar tidak tertipu informasi palsu. Untuk diingat, tidak ada satu pun orang yang bisa menjanjikan kelulusan, selain kemampuan diri sendiri.

8. Menjaga kondisi kesehatan agar lolos tahapan pemeriksaan kesehatan dan kebugaran pada akhir proses seleksi. Berbagai tes yang akan diuji, yaitu:

  • Tes Kebugaran Jasmani A
    • Lari selama 12 menit. Tes ini untuk mendapatkan jarak yang dicapai peserta saat lari selama 12 menit dalam satuan meter.
  • Tes Kebugaran Jasmani B, meliputi:
    • Sit up (jumlah gerakan benar selama 1 menit)
    • Push up (jumlah gerakan benar selama 1 menit)
    • Shuttle run (berlari membentuk angka 8 di antara 2 tiang yang berjarak 10 meter sebanyak 3 kali putaran).

Demikianlah serba-serbi pendaftaran STIS 2026. Yuk segera persiapkan dirimu detikers!



(det/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads