LTMPT: Siswa IPS dan Pesantren Boleh Pilih Jurusan IPA di SNMPTN 2022

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 06 Jan 2022 12:00 WIB
Infografis cara mengisi LTMPT untuk sekolah dan siswa
Ilustrasi LTMPT, pihak penyelenggara SNMPTN 2022 dan UTBK-SBMPTN 2022. (Foto: Denny Putra/detikcom)
Jakarta -

LTMPT membolehkan siswa lulusan IPS dan pesantren mengambil jurusan IPA saat seleksi masuk PTN. Hal sebaliknya berlaku untuk siswa jurusan IPA. Aturan ini berlaku bagi peserta SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2022.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh pihak penyelenggara melalui ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mochamad Ashari dalam kegiatan konferensi pers Penerimaan Mahasiswa Baru 2022 yang diselenggarakan oleh LTMPT, Selasa (4/1/2022) kemarin.

"Tidak ada larangan untuk itu (mengambil lintas jurusan). Jurusan IPS boleh mengambil IPA, campuran ya, mendaftar di pilihan program studi yang IPA. Sebaliknya juga boleh," terang Ashari.

Untuk siswa pesantren, Ashari menyebut memiliki kedudukan yang sama dengan siswa Madrasah Aliyah (MA) sekaligus siswa SMA dan SMK. Sebab itulah, kata Ashari, tidak ada peraturan yang membatasi siswa pesantren untuk memilih program studi impiannya.

"Siswa pesantren kan madrasah, itu haknya sama persis dengan SMA sama juga dengan SMK. Jadi tidak ada perbedaan untuk itu," kata dia.

Meskipun tidak larangan soal lintas jurusan, LTMPT tetap mengingatkan para siswa terkait risiko pemilihan prodi lintas jurusan tersebut. Khususnya, saat pelaksanaan kuliahnya nanti. Mengingat adanya perbedaan mata pelajaran dari kedua jenjang tersebut.

"Bukan tidak boleh. Tetapi ada risiko nanti kelanjutannya itu sudah karena mata pelajarannya sangat berbeda dengan yang dihadapi nanti di tempat yang baru," ungkap Ashari.

Ashari juga menambahkan informasi soal ketentuan pemilihan prodi bagi siswa SMA, SMK, maupun MA dalam SNMPTN 2022 dan UTBK-SBMPTN 2022. Keduanya memiliki sedikit perbedaan.

Untuk jalur UTBK-SBMPTN 2022, tiap siswa diperbolehkan memilih dua prodi pada satu PTN atau masing-masing satu prodi pada dua PTN.

Sementara itu, siswa dapat memilih dua prodi dari satu PTN atau dua PTN di jalur SNMPTN. Jika memilih dua prodi, salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan madrasah asalnya. Jika memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Perlu diketahui, siswa akan terkategori dalam dua kelompok saat mengikuti seleksi masuk PTN yang disusun LTMPT. Dua kelompok tersebut adalah kelompok eksakta dan sosial.

Pendaftaran seleksi masuk PTN juga dibagi menjadi dua jurusan yakni eksakta (IPA), atau sosial (IPS/Bahasa). Untuk saat ini, berdasarkan jadwal yang dirilis oleh LTMPT, pelaksanaan SNMPTN 2022 sedang memasuki tahap pembuatan akun LTMPT bagi sekolah.

Jadwal lengkap SNMPTN 2022 dapat disimak pada pemaparan berikut,

Jadwal Terbaru SNMPTN 2022

  1. Registrasi Akun LTMPT Sekolah: 4 Januari - 15 Februari 2022
  2. Registrasi Akun LTMPT untuk Siswa: 10 Januari-15 Februari
  3. Sosialisasi PDSS: 1 Desember 2021-8 Februari 2022
  4. Sosialisasi SNMPTN: 1 Desember 2021-28 Februari 2022
  5. Launching Kegiatan PMB: 4 Januari 2022
  6. Penetapan Siswa Eligible: 4 Januari -8 Februari 2022
  7. Pengisian PDSS: 8 Januari-8 Februari 2022
  8. Pendaftaran SNMPTN: 14-28 Februari 2022
  9. Pengumuman Hasil SNMPTN: 29 Maret 2022

Selamat berjuang di SNMPTN 2022 ya, detikers!



Simak Video "Peserta UTBK Bersuhu 37,5 Derajat Lebih Harus Tes PCR Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia