Mau Ikut Jalur Mandiri Unesa? Ini Tips Lolos Bersaing

Esti Widiyana - detikEdu
Jumat, 21 Mei 2021 11:00 WIB
unesa
Foto: Esti Widiyana
Surabaya - Hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) segera diumumkan pada Juni 2021. Bagi peserta yang tidak lolos, nilai UTBK SBMPTN juga bisa digunakan untuk mendaftar di jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) atau jalur mandiri.

Sambil menunggu pengumuman UTBK SBMPTN pada 14 Juni 2021 mendatang, terdapat beberapa tips lolos bersaing dalam memilih jurusan yang tepat dan strategi. Salah satunya di Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Ketua Satuan Admisi Unesa, Sukarmin mengatakan, yang paling penting dan utama ialah peserta perlu menentukan jurusan atau prodi apa yang akan dipilih. Menurutnya, pemilihan jurusan atau prodi harus sudah dipertimbangkan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih prodi. Pertama, prioritaskan prodi yang paling diminati dan peserta memiliki kemampuan di prodi itu. Contohnya, jika merasa memiliki kemampuan dalam komunikasi, jurusan komunikasi bisa jadi pilihan. Jika merasa minat dengan psikologi, tentu prodi psikologi bisa jadi pertimbangan.

"Kedua, pertimbangkan nanti setelah kuliah peserta bercita-cita kerja di bidang apa. Jika hendak menjadi guru, tentu pilihannya adalah jurusan-jurusan kependidikan atau keguruan. Jika bercita-cita menjadi desainer atau ilustrator, jurusan desain komunikasi visual (DKV) di Unesa bisa jadi pertimbangan," kata Sukarmin, Kamis (20/5/2021).

Ketiga, identifikasi jurusan yang diminati itu apakah termasuk jurusan favorit atau yang tingkat persaingannya tinggi.

"Jika termasuk yang paling banyak peminatnya, persaingan tentu paling ketat, karena itu perlu persiapan yang matang jauh-jauh hari. Usaha yang baik biasanya akan memberikan hasil yang baik," ujarnya.

Selain itu, peserta juga perlu memperhatikan beberapa tips menembus persaingan jalur mandiri di Unesa. Pertama, cek keketatan prodi pilihan, bisa lewat media sosial official Unesa atau website resmi Unesa.

Menurut Sukarmin, calon mahasiswa perlu mengetahui data keketatan tersebut. Sebab sangat penting sebagai modal awal untuk menyusun strategi dalam memilih prodi yang diinginkan di jalur mandiri.

"Contohnya, ada dua calon mahasiswa dengan nilai UTBK yang sama. Mahasiswa A memilih prodi (misalnya daya tampung 25) dengan keketatan tinggi sehingga dia berada di urutan 28. Sedangkan Mahasiswa B memilih prodi lain (misalnya daya tampung 25) dengan keketatan sedang dan berada di urutan 17, maka mahasiswa B akan lolos dan mahasiswa A tidak lolos," jelasnya.

Kedua, sambil menunggu pengumuman hasil UTBK-SBMPTN, peserta diharuskan untuk tetap belajar dengan giat dan terus mengasah kemampuan lewat latihan menjawab soal-soal tes. "Manfaatkan soal-soal dan pembahasan jawaban yang sudah banyak tersedia di internet, tanpa tutor pun bisa, yang penting ada kemauan belajar dan latihan atau tidak, karena itu yang menentukan," katanya.

Ketiga, ketika nilai UTBK sudah diumumkan dan peserta dinyatakan belum lolos di jalur SBMPTN, peserta jangan putus asa, tidak boleh menyesal, dan harus terus berjuang. Sebab, masih ada kesempatan di jalur mandiri.

"Keempat, pada tahap seleksi jalur mandiri, pelajari dengan teliti aturan-aturan yang ditetapkan panitia seleksi dan kuasai materi-materi yang diujikan atau dites bagi peserta yang mendaftar di jalur tes. Intinya, semua hasil ditentukan oleh ikhtiar peserta. Semakin baik, matang, dan maksimal usahanya, makin baik pula hasilnya dan keberuntungan itu lahir dari situ," pungkasnya.

detikers berminat ke Unesa ?



Simak Video "Peserta UTBK Bersuhu 37,5 Derajat Lebih Harus Tes PCR Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia