Ribuan Peserta Gugur di UTBK Gelombang I IPB, UI, dan UPN Veteran Jakarta

Puti Yasmin - detikEdu
Senin, 19 Apr 2021 16:13 WIB
UTBK 2021 di UPI Bandung
Foto: Yudha Maulana/Ilustrasi Ribuan Peserta Gugur di UTBK Gelombang I IPB, UI, dan UPN Veteran Jakarta
Jakarta - Pelaksanaan UTBK SBMPTN gelombang I pada 12-18 April telah selesai dilaksanakan. Selama pelaksanaan tersebut, di pusat UTBK Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Indonesia (UI) dan UPN Veteran Jakarta ada 1.000 peserta yang dinyatakan Gugur.

Hal itu berdasarkan akumulasi data dari IPB, UI, dan UPN Veteran Jakarta. Diketahui peserta yang tidak hadir pada jadwal 12-17 April di IPB ada 464 orang.

Namun, angka tersebut jauh lebih kecil daripada tingkat kehadiran keseluruhan, yakni di angka 93%. "Kalau rataan IPN (kehadiran peserta sekitar) 93%," ungkap Wakil Rektor IPB bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Drajat Martianto kepada detikEdu, Senin (19/4/2021).

Kemudian, peserta yang tidak hadir pada pelaksanaan ujian UTBK di UI ada 286 dari jadwal 12-14 April. Terakhir, peserta yang tidak hadir pada 12-18 April di UPN Veteran Jakarta ada sebanyak 250 orang. Sehingga total peserta yang gugur karena tidak mengikuti ujian adalah 1.000 orang.

Menurut Drajat ada beragam alasan peserta yang tidak hadir dalam UTBK SBMPTN 2021. Pertama adalah karena sakit, kemudian positif COVID-19, hingga tidak membawa hasil rapid antigen.

"Ada yang karena sakit, positif atau tidak membawa keterangan rapid antigen atau Gnose. Sebagian besar yang tidak hadir, tidak ada keterangan alasannya mengapa," tutur dia.

IPB sendiri menyediakan layanan rapid antigen dengan biaya subsidi dan gratis bagi siswa yang kurang mampu di lokasi UTBK. Berdasarkan kegiatan tersebut, diketahui ada 1 peserta yang positif COVID-19.

"Untuk membantu peserta agar tidak gagal test mulai hari pertama sesi siang, IPB menyediakan layanan rapid antigen dengan rate subsidi. Bahkan, beberapa peserta yang benar-benar tidak mampu dibebaskan atau membayar semampunya. Ada 1 orang (positif COVID-19) sesuai prosedur tidak boleh mengikuti ujian," sambung dia.

Sementara itu, dalam keterangan Humas UPN Veteran Jakarta diketahui sebanyak 2 orang positif COVID-19 dan 3 orang datang terlambat. Sehingga, mereka tidak bisa mengikuti ujian.

"Memang ada 1-2 orang yang sudah melapor ke kami kalau terkena COVID-19. Yang terlambat melebihi 30 menit sudah kami tidak perbolehkan masuk, intinya jika ujian (UTBK SBMPTN) sudah dimulai, kami tidak memperbolehkan mereka masuk, kemarin yang terlambat sampai tidak boleh masuk berjumlah 3 orang," bunyi keterangan tersebut.

Simak Video "Peserta UTBK Bersuhu 37,5 Derajat Lebih Harus Tes PCR Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia