NIK dan Nomor KK Tak Ditemukan Saat Daftar Sekolah Kedinasan? Ini Solusinya

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Rabu, 14 Apr 2021 16:48 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melantik 744 pamong praja muda IPDN. Pelantikan itu diselenggarakan di Lapangan IPDN, Jatinangor, Jabar, hari ini.
Beberapa kendala sering ditemui saat pendaftaran sekolah kedinasan seperti NIK dan Nomor KK yang tak terdeteksi. Bagaimana solusinya? (Foto: Wisma Putra)
Jakarta - Kementerian PAN RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) secara resmi membuka pendaftaran sekolah kedinasan sejak 9 April kemarin hingga 20 April 2021.

Disediakan sebanyak 8.555 kuota sekolah kedinasan dari 8 instansi kementerian dan lembaga. Pendaftaran sekolah kedinasan ini dapat dilakukan online melalui portal resmi terintegrasi SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara) yang beralamat di https://sscasn.bkn.go.id

Sebelum mendaftarkan diri, peserta diminta untuk membuat akun SSCASN DIKDIN dimana para peserta diminta untuk mencantumkan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan Nomor KK (Kartu Keluarga).

Namun, dalam pelaksanaannya bisa saja muncul kendala berupa ketidaksesuaian data antara NIK dan Nomor KK bagi para peserta. Hal ini disampaikan Plt. Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Teguh Widjinarko.

"NIK atau KK calon pelamar kerap kali tidak terdeteksi karena NIK atau KK tidak terdaftar," ungkap Teguh melalui laman resmi KemenpanRB, seperti yang dikutip detikEdu, Rabu (14/4/2021)

Lebih lanjut, Teguh mengimbau para peserta dalam pendaftaran sekolah kedinasan untuk mengajukan perbaikan data ke Kantor Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil) setempat sesuai dengan alamat KTP jika terdapat ketidaksesuaian antara NIK dan Nomor KK/ NIK Kepala Keluarga.

Kemudian datang ke kantor Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri RI) guna memperbaiki data sesuai dengan dokumen resmi.

Cara Memperbaiki Ketidaksesuaian NIK dan Nomor KK/ NIK Kepala Keluarga

1. Peserta menghubungi atau mendatangi kantor Dukcapil setempat sesuai alamat KTP untuk mengajukan permohonan perbaikan data

2. Peserta menghubungi atau mendatangi kantor Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk memperbaiki data sesuai dengan dokumen resmi.

Perlu diingat, data kependudukan dipastikan sudah harus tersinkronisasi dengan server Dukcapil Pusat. Informasi lebih lanjut, peserta dapat mengubungi Direktorat Jenderal Dukcapil Pusat melalui email callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id dengan nomor telepon 1500537 atau melalui WhatsApp di nomor 08118005373.

Dokumen-dokumen wajib yang perlu disiapkan untuk pendaftaran sekolah kedinasan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga, ijazah/Surat Keterangan Lulus, dan dokumen lain disesuaikan dengan ketentuan dari sekolah kedinasan yang diminati. (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia