IPB Wajibkan Peserta UTBK Asal Jabodetabek, Cianjur dan Sukabumi Test Antigen

Puti Yasmin - detikEdu
Minggu, 28 Mar 2021 12:45 WIB
Kampus IPB/ipb.ac.id
Foto: Kampus IPB/ipb.ac.id
Jakarta - Institut Pertanian Bogor atau IPB merupakan salah satu pusat UTBK 2021. Panitia setempat mewajibkan para peserta berasal Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Cianjur, serta Sukabumi yang ingin melaksanakan ujian di sana untuk melakukan test antigen.

Informasi itu dirilis IPB dalam laman resminya dan juga akun Instagramnya. Tertulis, para peserta harus membawa bukti test antigen yang masih berlaku dengan test minimal 3 hari sebelum pelaksanaan.

"Prioritas Pusat UTBK IPB untuk siswa berdomisili di wilayah UTBK Jabodetabek + Cianjur + Sukabumi, peserta wajib membawa hasil test antigen yang dilakukan minimal 3 hari sebelum pelaksanaan," bunyi informasi tersebut dikutip detikcom.

Untuk diketahui, pelaksanaan UTBK SBMPTN dilangsungkan dalam dua gelombang. Gelombang I dijadwalkan tanggal 12-18 April 2021 dan gelombang II pada 26 April - 2 Mei 2021.

Menurut Ketua Pelaksana LTMPT Budi Prasetyo ketentuan terkait membawa hasil rapid antigen merupakan hasil keputusan dari pusat UTBK dan Satgas COVID-19 setempat. Sehingga membawa hasil rapid antigen merupakan keputusan dalam mencegah penyebaran COVID-19 di daerah tersebut.

"Yang mengatur prasyarat terkait protokol kesehatan COVID-19 adalah pusat UTBK dan satgas COVID daerah. Mungkin IPB sudah koordinasi dengan satgas COVID bogor dan keputusannya seperti itu," ujar dia dihubungi detikcom, Minggu (28/3/2021).

Senada dengan itu, Ketua LTMPT Mohammad Nasih mengatakan bahwa LTMPT tidak pernah mengatur terkait test bebas COVID-19 saat pelaksanaan UTBK SBMPTN. Sehingga semua diatur berdasarkan kondisi daerah setempat.

"LTMPT tidak mengatur. LTMPT dan pusat UTBK atau PTN harus mengikuti ketentuan satgas pencegahan COVID-19 setempat," papar Nasih

Dalam situs resmi LTMPT, terkait peserta ujian harus membawa surat keterangan bebas COVID-19, LTMPT dan pusat UTBK akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Sehingga pelaksanaannya bisa sesuai protokol kesehatan.

Ketentuan lainnya, peserta ujian UTBK SBMPTN diwajibkan untuk memiliki suhu tubuh normal saat mengikuti ujian. Peserta juga harus menggunakan masker

Bagi siswa yang tidak memenuhi standar kesehatan tidak diizinkan mengikuti tes. Tidak ada juga jadwal ujian di lain waktu sehingga para peserta harus menjaga kesehatannya.

Sementara itu, pelaksanaan test antigen atau swab antigen dilakukan dengan cara mengambil sampel usap dari kedua lubang hidung, baik kanan dan kiri. Test tu dilakukan guna mendeteksi protein nukleokapsid virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Hasil pemeriksaan swab antigen ini dapat diketahui lebih cepat dibanding swab PCR dengan hasil positif atau negatif. Harga sekali pemeriksaan dipatok maksimal Rp 250 ribu di pulau Jawa dan Rp 275 ribu di luar pulau Jawa.

Peserta UTBK SBMPTN 2021 jangan lupa untuk jaga kesehatan ya!

Simak Video "Peserta UTBK Bersuhu 37,5 Derajat Lebih Harus Tes PCR Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia