7 Fakta dan Hoax Soal Pendaftaran UTBK SBMPTN 2021

Puti Yasmin - detikEdu
Minggu, 28 Mar 2021 11:40 WIB
Infografis cara mengisi LTMPT untuk sekolah dan siswa
Foto: Denny putra/detikcom/7 Fakta dan Hoax Soal Pendaftaran UTBK SBMPTN 2021
Jakarta - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) merilis informasi terkait pendaftaran UTBK SBMPTN 2021. Informasi tersebut berupa fakta dan hoax yang beredar di masyarakat.

Dalam instagram resmi LTMPT, pihaknya menuliskan bahwa informasi yang benar hanya dikeluarkan melalui akun sosial media resmi dan website resmi LTMPT.

"Ingat, informasi resmi mengenai seleksi masuk perguruan tinggi negeri Indonesia hanya dikeluarkan oleh LTMPT melalui media sosial @LTMPTOfficial dan laman ltmpt.ac.id," bunyi tulisan tersebut di Instagram LTMPT.

Pendaftaran UTBK SBMPTN 2021 akan berakhir pada 1 April 2021 mendatang. Adapun, pelaksanaannya akan dilakukan dalam dua gelombang, yakni gelombang I 12-18 April 2021 dan gelombang II 26 Arpil - 2 Mei 2021.

Fakta dan Hoax soal Pendaftaran UTBK SBMPTN 2021.

  • 1. Pemilihan Pusat UTBK

Fakta: Peserta UTBK SBMPTN direkomendasikan memilih pusat UTBK yang dekat dengan domisili untuk menghindari mobilisasi antarkota/provinsi.

Hoax: Calon peserta UTBK SBMPTN harus memilih pusat UTBK sesuai dengan pilihan prodi dan PTN.

  • 2. Proses Pendaftaran

Fakta: Peserta UTBK SBMPTN wajib menyelesaikan pendaftaran hingga mencetak kartu peserta UTBK-SBMPTN 2021 guna mengetahui nomor peserta, gelombang, tanggal, dan waktu ujian.

Hoax: Peserta hanya cukup mendaftar secara daring dan membayar melalui bank mitra LTMPT.

  • 3. Kelompok Ujian

Fakta: Peserta akan otomatis oleh sistem dikelompokan pada jenis ujian sesuai dengan pilihan prodi. Pastikan, peserta memperhatikan syarat dan ketentuan program studi dan PTN yang dituju.

Hoax: Peserta dapat memilih sendiri kelompok ujian.

  • 4. Pemilihan Program Studi

Fakta: Peserta hanya dapat memilih paling banyak dua PTN dan memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Namun, pemegang KIP Kuliah hanya dapat memilih program studi di PTN di bawah Kementerian Agama (UIN).

Hoax: Peserta hanya bisa memilih dua program studi Saintek atau dua program studi Soshum.

  • 5. Pemilihan Program Studi

Fakta: Peserta hanya boleh memilih dua program kombinasi PTN/Poltek atau PTN/PTKIN, atau Poltek/PTN, atau Poltek/PTKIN, atau PTKIN/PTN, atau PTKIN/Poltek, atau keduanya berasal dari PTN/PTKIN/Poltek.

Hoax: Peserta memilih dua program studi hanya dari PTN saja atau dari Poltek saja atau dari PTKIN saja.

  • 6. Biaya UTBK SBMPTN 2021

Fakta: Biaya UTBK kelompok ujian Saintek dan Soshum Rp 200.000 dan Kelompok Campuran Rp 300.000. Biaya dibayarkan melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, BRI dengan tata cara yang tertulis dalam laman LTMPT.

Hoax: Biaya UTBK sama semua untuk seluruh kelompok dan bayar langsung saat ujian.

  • 7. Pemilihan Jadwal UTBK 2021

Fakta: Peserta hanya dapat memilih pusat UTBK. Sedangkan, terkait gelombang, jadwal, dan sesi ujian akan otomatis oleh sistem saat peserta melakukan registrasi di link pendaftaran.

Hoax: Calon peserta dapat menentukan gelombang jadwal dan sesi UTBK sendiri.

Detikers, jangan terkecoh dengan hoax seputar pendaftaran UTBK SBMPTN 2021 ya!

Simak Video "Peserta UTBK Bersuhu 37,5 Derajat Lebih Harus Tes PCR Mandiri"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia