Cara Baca Hasil TKA, Skor 200-800 untuk SMA Berarti Soal Lebih Sulit?

ADVERTISEMENT

Cara Baca Hasil TKA, Skor 200-800 untuk SMA Berarti Soal Lebih Sulit?

Novia Aisyah - detikEdu
Rabu, 14 Okt 2026 10:31 WIB
TKA SMA hingga SLB di seluruh Indonesia
TKA SMA hingga SLB di seluruh Indonesia. Foto: (Dokumentasi Kemendikdasmen)
Jakarta -

Skor Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 jenjang SMA/sederajat telah diubah dari yang sebelumnya rentang 0-100, kini menjadi 200-800. Apakah artinya soal juga menjadi lebih sulit?

"Hasil TKA untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dilaporkan dalam rentang nilai 200 (dua ratus) sampai dengan 800 (delapan ratus) dengan pembulatan 2 (dua) angka di belakang koma," demikian bunyi ketentuan penskoran hasil TKA dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) RI Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA dan Asesmen Nasional.

Apakah Soal TKA SMA Akan Lebih Sulit?

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen menegaskan skor baru hasil TKA perlu dibaca bersama penjelasan capaian yang menyertainya. Skor baru 200-800 bukanlah persentase jawaban benar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perubahan skala tidak berarti soal menjadi lebih sulit. Kesulitan ditentukan oleh rancangan soal, sedangkan skala menentukan bagaimana hasil dilaporkan," tulis BKPDM Kemendikdasmen melalui akun resmi, dikutip Selasa (13/10/2026).

ADVERTISEMENT

Cara Penilaian Jawaban TKA

Penilaian TKA menggunakan metode bernama Item Response Theory Two-parameter Logistic Model (IRT 2PL). Dengan metode ini, setiap butir soal dinilai sesuai bobot tantangan agar tidak ada peserta yang dirugikan oleh variasi paket soal.

Dikutip dari unggahan resmi Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Pusmendik Kemendikdasmen), metode IRT 2PL membaca 2 parameter utama pada tiap butir soal yaitu:

  • Tingkat kesulitan: Mengukur seberapa menantang butir soal untuk dijawab dengan benar.
  • Daya pembeda: Mengukur seberapa tajam soal dalam membedakan siswa yang benar-benar kompeten dan yang belum menguasai materi.

Cara Baca Hasil TKA

Melalui metode IRT, jumlah butir soal yang dijawab dengan benar bisa sama, tetapi skor bisa berbeda. Pada dua siswa yang dengan jumlah jawaban benar yang sama, siswa yang mengerjakan soal-soal lebih sulit akan diestimasi punya kemampuan lebih tinggi. Sebaliknya, siswa yang mengerjakan soal-soal dasar, akan diestimasi punya kemampuan rata-rata.

Pada penilaian IRT, setiap butir soal punya bobot tantangan sendiri. Metode ini memperhitungkan karakteristik setiap butir soal.

Dikutip dari MAN 3 Bungo, dengan menggunakan metode IRT, maka hasil TKA yang didapat akan lebih mencerminkan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah secara individual. Kemudian, hasil TKA dibagi menjadi tiga kategori yaitu Baik, Memadai, dan Kurang.

Selain itu, ada juga predikat Istimewa. Siswa SMA/sederajat yang ingin mendapat predikat Istimewa harus memperoleh nilai 725,00 untuk setiap mata uji.



(nah/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads