Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta mengumumkan alumninya terpilih sebagai kandidat Program Talenta Unggul Nasional (Tunas) 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Para lulusan juga diminta untuk mengecek email undangan Tunas dari Kemdiktisaintek.
Kabar ini salah satunya disampai Subdirektorat Alumni, Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Alumni Universitas Sriwijaya dalam pos @cdcunsri, dikutip Rabu (23/9/2026). Kandidat diminta untuk menghubungi koordinator program studi (prodi) masing-masing.
"Selamat dan sukses kepada 1.120 kandidat Alumni UNSRI (kelulusan 2021-2025) yang terpilih dalam Program TUNAS!" tulisnya.
"Undangan serta tahapan proses selanjutnya telah dikirimkan melalui email masing-masing kandidat. Jangan lupa untuk memeriksa inbox maupun folder spam email," sambungnya.
Lantas, apa itu Tunas Kemdiktisaintek?
Tunas Kemdiktisaintek
Berdasarkan laman talentaunggul.id, Program Tunas adalah inisiatif resmi Kemdiktisaintek untuk menjaring lulusan sarjana terbaik ke dalam satu Database Talenta Unggul Nasional. Tunas bertujuan untuk memetakan talenta sesuai kebutuhan Program Strategis Nasional di 8 bidang industri prioritas.
Para peserta kemudian dipetakan dengan kebutuhan 8 industri strategis nasional untuk penempatan pada Program Strategis Nasional dan industri strategis dalam negeri.
Adapun 8 bidang industri strategis yang dimaksud meliputi:
- Pangan: Ketahanan dan swasembada pangan nasional
- Kesehatan: Layanan, farmasi, dan alat kesehatan dalam negeri
- Energi: Energi baru, terbarukan, dan ketahanan energi
- Hilirisasi & Industrialisasi: Pengolahan sumber daya menjadi nilai tambah
- AI & Semikonduktor: Kecerdasan artifisial dan industri chip nasional
- Material & Manufaktur Maju: Material canggih dan manufaktur presisi
- Pertahanan: Industri pertahanan dan keamanan negara
- Maritim: Ekonomi biru dan kedaulatan maritim.
Saat ini, Tunas menghimpun 51.128 lulusan sarjana terbaik dari 50 program studi prioritas. Peserta terpilih mengikuti tes IQ dan Spirit & Grit.
Apakah Peserta Tunas Langsung Dapat Kerja?
Peserta yang lolos seleksi akan dimasukkan ke dalam Database Talenta Unggul Nasional. Selanjutnya, profil peserta akan menjalani proses talent matching untuk berkontribusi di sektor strategis nasional secara bertahap sesuai kebutuhan formasi di BUMN, himpunan bank milik negara (Himbara), instansi kementerian/lembaga, serta mitra industri strategis.
Cara Daftar Tunas Kemdiktisaintek
Peserta Tunas tidak mendaftar secara mandiri, tetapi berbasis undangan resmi dari kementerian melalui email oleh career development center (CDC) kampus masing-masing. Kandidat yang sedang bekerja tetap bisa mengikuti program ini.
Pemilihan peserta dilakukan lewat kurasi data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Peserta dipilih dari jajaran 20 lulusan berprestasi dengan IPK tertinggi per angkatan dalam kurun waktu 5-6 tahun terakhir untuk program studi prioritas yang ditentukan Kemdiktisaintek.
Jika terpilih, kandidat akan menerima 12 digit token untuk diaktivasi pada situs https://talentaunggul.id. Jika token undangan kedaluwarsa, kandidat bisa mengajukan pemulihan token lewat tiket bantuan resmi di laman Tunas atau menghubungi unit CDC kampus.
Cara Cek Undangan Tunas Kemdiktisaintek
Cek apakah detikers termasuk kandidat peserta Tunas Kemdiktisaintek:
- Buka https://talentaunggul.id/undangan
- Pilih kampus dan prodi
- Isikan NIM dan nama lengkap sesuai ijazah
- Klik Cek Kepesertaan.
Seleksi Tunas Kemdiktisaintek
Peserta akan menjalani ujian offline (luring) berbasis web yang meliputi tes IQ (bersifat eliminatif) dan tes Spirit & Grit atau tes daya juang/ketangguhan. Pada tes berdurasi 2 jam ini, peserta wajib membawa laptop sendiri ke lokasi ujian yang tersebar di 15 kluster wilayah.
Peserta ujian tidak harus ujian di kampus tempat kuliah dulu, tetapi bisa di kluster terdekat dengan domisili saat ini, yang dilaporkan saat mengisi kuesioner pemetaan.
Tes dilakukan bersama Forum CDC Lintas Perguruan Tinggi, dengan 15 kluster tes sebagai berikut:
- Jabodetabek (UI)
- Jawa Barat (ITB)
- Jawa Tengah (Undip)
- DIY-Surakarta (UGM)
- Jawa Timur (Unair)
- Malang Raya (UB)
- Aceh (USK)
- Sumatera Utara (USU)
- Sumbar-Riau (Unand)
- Sumatera Selatan (UNSRI)
- Bali (Unud)
- Nusa Tenggara (Undana)
- Kalimantan (Unmul)
- Sulawesi (Unhas)
- Maluku (Unpatti).
Rangkaian seleksi termasuk pendaftaran tidak dipungut biaya.
Tes Penempatan
Talenta yang lolos masuk Database Talenta Unggul dan dipanggil sesuai kebutuhan riil untuk ditempatkan pada industri strategis nasional terkait 8 bidang prioritas dan program hilirisasi nasional.
Talenta Tunas yang dipanggil industri akan mengikuti lima tahap tes penempatan berbasis kebutuhan (demand-driven) oleh pengguna (user). Berikut tahapannya:
- Tes mental ideologi dan behavioral integrity
- Tes kesehatan
- Tes kesegaran jasmani
- Tes khusus sesuai posisi
- Sidang keputusan.
Jadwal Seleksi Tunas
Kurasi 51.128 lulusan terbaik dair 50 prodi prioritas untuk basis data talenta unggul: 1-17 September 2026
Undangan personal via email dan WA: 18-25 September 2026
Kandidat mengisi kuesioner minat, berkas, riwayat, dan domisili: 18-25 September 2026
Pemetaan peserta ke 15 kluster: 24-27 September 2026
Tes IQ (eliminatif) bersama Forum CDC Lintas Perguruan Tinggi: 28-30 September 2026
Tes Spirit & Grit (motivasi, daya juang, ketangguhan): 28-30 September 2026
Masuk data base talenta unggul sebagai talent pool SDM strategis, dkelompokkan per bidang keahlian: 1-3 Oktober 2026.
Pemanggilan talenta kemudian akan dilakukan sesuai kebutuhan industri.
50 Prodi Prioritas
Berikut 50 prodi prioritas dalam kurasi basis data talenta Tunas dari PDDikti:
- Administrasi publik
- Agribisnis
- Agroteknologi/agronomi
- Aktuaria
- Akuntansi
- Bioteknologi
- Bisnis internasional
- Data science (statistika)
- Ekonomi
- Ekonomi pembangunan
- Farmasi
- Hubungan internasional
- Hukum bisnis
- Ilmu gizi
- Ilmu hukum
- Ilmu kelautan/oseanografi
- Ilmu komputer
- Ilmu lingkungan
- Informatika
- Kedokteran
- Manajemen
- Manajemen bisnis
- Manajemen kebijakan publik
- Perencanaan wilayah dan kota
- Perikanan/akuakultur
- Peternakan
- Psikologi
- Sistem dan teknologi informasi
- Sistem informasi
- Studi pembangunan
- Teknik biomedis
- Teknik dirgantara/penerbangan
- Teknik elektro
- Teknik fisika
- Teknik geodesi & geomatika
- Teknik geofisika
- Teknik geologi
- Teknik industri
- Teknik kelautan
- Teknik kimia
- Teknik lingkungan
- Teknik material
- Teknik mesin
- Teknik metalurgi
- Teknik nuklir
- Teknik perkapalan
- Teknik perminyakan
- Teknik pertambangan
- Teknik/teknologi pertanian
- Teknologi pangan
Simak Video "Video: Guru PPPK Berubah Status Jadi PNS, Bagaimana Mekanismenya?"
(twu/nwk)