Perlukah Screenshot Data PDDikti untuk Verifikasi Magang Nasional? Cek Penjelasannya!

ADVERTISEMENT

Perlukah Screenshot Data PDDikti untuk Verifikasi Magang Nasional? Cek Penjelasannya!

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 23 Jul 2026 07:30 WIB
Unrecognizable woman holding mobile phone while using laptop on wooden table.
Ilustrasi magang. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak
Jakarta -

Pendaftaran Magang Nasional 2026 masih berlangsung. Sebagian calon peserta menanyakan, apakah perlu melampirkan screenshot (tangkapan layar) data PDDikti untuk verifikasi?

Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dalam proses ini merupakan penyedia data pendidikan tinggi. Di sisi lain, proses verifikasi dan penetapan status eligible atau tidak eligible adalah kewenangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI berdasarkan integrasi data dan ketentuan yang berlaku dalam program ini.

PDDikti menegaskan, peserta tidak wajib melampirkan hasil tangkapan layar data PDDikti sebagai syarat verifikasi. Data pendidikan tinggi dalam seleksi Magang Nasional telah disediakan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Pusdatin Kemdiktisaintek) RI melalui mekanisme bulk data PDDikti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa yang perlu dilakukan calon peserta?

PDDikti melalui unggahan resmi media sosial menerangkan beberapa hal yang bisa dilakukan calon peserta Magang Nasional yaitu:

ADVERTISEMENT
  • Peserta perlu memastikan data pada perguruan tinggi sudah sesuai dan mutakhir.
  • Peserta memenuhi semua syarat dan ketentuan yang ditetapkan Kemnaker RI.
  • Peserta diharapkan selalu mengacu pada informasi kanal resmi PDDikti dan Kemnaker RI.

Kenapa Calon Peserta Magang Nasional Tidak Eligible?

Kemnaker dan Kemdiktisaintek melalui unggahan resminya menjelaskan, calon peserta wajib memastikan data kelulusan sudah dilaporkan perguruan tinggi ke PPDikti. Verifikasi calon peserta Magang Nasional 2026 batch I akan menggunakan data resmi dari PDDikti yang diambil secara bertahap pada:

  • 29 Juni 2026
  • 10 Juli 2026
  • 15 Juli 2026

Maka dari itu, rentang tanggal lulus calon peserta Magang Nasional yakni 15 Juli 2025 sampai 15 Juli 2026.

"Artinya, meski kamu sudah lulus, statusmu belum tentu langsung eligible jika data kelulusanmu belum diinput atau diperbarui oleh perguruan tinggi di PDDikti sebelum waktu pengambilan data," bunyi pengumuman dalam akun Instagram resmi Kemnaker dan Kemdiktisaintek.

Penyebab Status Pendaftaran MagangHub Tidak Eligible

Kemnaker dan Kemdiktisaintek menerangkan, Kemnaker melakukan pemadanan data PDDikti dengan data kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan data aparatur sipil negara Badan Kepegawaian Negara (BKN). Oleh sebab itu, terdapat sejumlah penyebab calon peserta tidak eligible mendaftar di MagangHub untuk ikut Magang Nasional, yaitu:

  • Nomor induk kependudukan (NIK) tidak valid atau tidak aktif di data Dukcapil.
  • Data identitas tidak sesuai antara PDDikti, data Dukcapil, data ASN, dan SIAPkerja Kemnaker.
  • Perguruan tinggi belum memasukkan data kelulusan di PDDikti pada periode terakhir pengambilan data.
  • Data PDDikti mengalami duplikasi, contohnya 1 NIK tercatat dengan lebih dari 1 nama atau lebih dari 1 perguruan tinggi.
  • Calon pendaftar terdata sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di data BKN.
  • Calon pendaftar tidak termasuk dalam rentang lulusan yang ditentukan program.
  • Berdasarkan NIK, calon pendaftar tercatat pernah ditetapkan sebagai peserta Program Pemagangan Nasional tahun 2025.

Cara Memperbaiki Data untuk Daftar MagangHub

Calon peserta Magang Nasional diminta untuk memastikan data sudah benar sebelum tanggal pengambilan data terakhir, yakni 15 Juli 2026. Caranya sebagai berikut:

  • Hubungi perguruan tinggi untuk pengisian atau perbaruan data pendidikan tinggi
  • Hubungi dinas dukcapil untuk memperbaiki data kependudukan dan pencatatan sipil.


(nah/twu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads