Mendikdasmen Abdul Mu'ti Janji Naikkan Nilai Hadiah OSN

ADVERTISEMENT

Mendikdasmen Abdul Mu'ti Janji Naikkan Nilai Hadiah OSN

Pasti Liberti Mappapa - detikEdu
Minggu, 20 Sep 2026 07:01 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Foto: Dok. UMM TV
Jakarta -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan hadiah bagi para peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini tetap sama seperti penyelenggaraan 2025. Ia juga berjanji akan meningkatkan nilai hadiah OSN.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu'ti saat menanggapi kabar yang sempat ramai di media sosial mengenai dugaan penurunan nilai hadiah OSN.

"Kami ingin menegaskan di forum ini hadiah Olimpiade ini kami berikan sama jumlahnya dengan OSN tahun 2025. Ini komitmen kami," ujar Abdul Mu'ti dalam Penutupan dan Penganugerahan Olimpiade Sains Nasional 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (19/9/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mu'ti kemudian merinci besaran hadiah bagi para peraih medali OSN. Untuk jenjang sekolah dasar, madrasah ibtidaiyah, dan sederajat, peraih medali perunggu mendapatkan hadiah Rp5 juta, medali perak Rp10 juta, dan medali emas Rp15 juta.

ADVERTISEMENT

"Demikian pula untuk Jenjang SMP Madrasah Tsanawiyah dan yang sederajat untuk tiga cabang, hadiah untuk medali emas 15 juta, perak 10 juta, dan medali perunggu 5 juta," katanya

Sementara itu, hadiah untuk jenjang sekolah menengah atas, madrasah aliyah, dan sederajat lebih besar. Untuk sembilan cabang yang dipertandingkan, peraih medali perunggu memperoleh Rp15 juta, medali perak Rp20 juta, dan medali emas Rp25 juta.

Abdul Mu'ti juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sebelumnya memberikan kritik terkait besaran hadiah OSN.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," kata Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah itu.

Hadiah OSN Akan Dinaikkan

Selain hadiah uang, para peserta OSN juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai program pembinaan dan pengembangan talenta yang diselenggarakan Kemendikdasmen. Para peserta juga berpeluang mengikuti seleksi untuk berbagai ajang internasional setelah pelaksanaan OSN.

Abdul Mu'ti mengatakan kesempatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembangkan anak-anak Indonesia yang memiliki bakat dan kemampuan istimewa di berbagai bidang.

Ia bahkan menyampaikan rencana untuk memperbaiki sistem OSN sekaligus meningkatkan nilai hadiahnya pada tahun depan. "Saya tadi berbincang-bincang dengan staf khusus dan staf ahli, mudah-mudahan di tahun depan sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya dapat kita tingkatkan lagi," ujarnya.

Karena itu, Abdul Mu'ti meminta para peserta terus mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk meraih prestasi. "Karena itu bersiaplah untuk menjadi yang terbaik, teruslah belajar untuk meraih cita-cita," katanya.

OSN Bukan Tujuan Akhir

Abdul Mu'ti juga menegaskan OSN bukanlah tujuan akhir bagi para peserta. Menurutnya, kompetisi tersebut merupakan salah satu sarana pemerintah untuk meningkatkan kemampuan anak-anak Indonesia, khususnya dalam bidang akademik. "OSN ini bukanlah tujuan akhir," tegasnya.

Ia menjelaskan OSN menjadi bagian dari upaya untuk menemukan, memandu, dan mengembangkan potensi akademik para saintis Indonesia masa depan. Melalui ajang tersebut, pemerintah ingin mendorong lahirnya talenta yang mampu mengembangkan sains dan teknologi modern dengan pendekatan berbagai disiplin ilmu.



(pal/pal)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads