Pemkot Tangerang Perpanjang PJJ hingga 11 September, Utamakan Kesehatan

ADVERTISEMENT

Pemkot Tangerang Perpanjang PJJ hingga 11 September, Utamakan Kesehatan

Cicin Yulianti - detikEdu
Kamis, 10 Sep 2026 12:00 WIB
Guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di SDN 39 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (9/9/2026). Pemerintah Kota Palembang menerapkan PJJ daring untuk tingkat TK, SD, dan SMP mulai Rabu (9/9/2026) hingga waktu yang belum ditetapkan dikarenakan meningkatnya temuan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kota tersebut akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh (PJJ). Foto: Antara Foto/Nova Wahyudi
Jakarta -

Wali Kota Tangerang, Sachrudin menyampaikan kebijakan perpanjangan masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa di Kota Tangerang hingga Jumat, 11 September 2026. Sebelumnya, PJJ hanya berlaku sampai 9 September 2026.

Ia menyebut kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Ia melihat beberapa wilayah di Kota Tangerang masih terpapar abu vulkanik.

"Karena kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita. Jadi kita bukan berpikir hanya untuk hari ini. Bagaimana proses belajar mengajar anak-anak kita terus berjalan, dengan menjaga kesehatan masing-masing," ujar Sachrudin dikutip dari laman resmi Pemkot Tangerang, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesehatan Jadi Alasan Utama

Sachrudin menegaskan kebijakan harus diambil karena sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesehatan dan keselamatan siswa. Menurutnya, kesehatan mereka haruslah diutamakan.

ADVERTISEMENT

"Karena kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita. Jadi kita bukan berpikir hanya untuk hari ini. Bagaimana proses belajar mengajar anak-anak kita terus berjalan, dengan menjaga kesehatan masing-masing," ujarnya.

PJJ tetap menjamin pembelajaran siswa berlangsung tanpa mengabaikan kondisi kesehatan siswa. Kesempatan ini diharapkan Sachrudin dapat membantu siswa memastikan kesehatan mereka aman dari paparan abu.

"Kemarin kita sudah melakukan PJJ selama tiga hari, dan hari ini diperpanjang dua hari lagi sampai hari Jumat," ungkapnya.

Wali Kota Imbau Tidak Panik

Dengan adanya kebijakan PJJ ini, Sachrudin mengingatkan kepada siswa dan masyarakat untuk tidak jadi panik. Warga harus tenang tetapi tetap dalam kewaspadaan.

Ia juga mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk lebih waspada terhadap paparan abu vulkanik, mulai dari para pekerja, pengendara, warga yang banyak beraktivitas di luar.

"Masalah kesehatan ini buat semuanya. Masyarakat tetap waspada, tidak perlu panik, tapi waspada. Menjaga kesehatan itu dari diri kita masing-masing. Kita lindungi diri kita agar tetap sehat," tegasnya.

Ia pun mengingatkan warga agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Saat bepergian keluar, ia menyarankan supaya memakai masker.

"Saat ini diharapkan semuanya untuk menggunakan masker," imbaunya.



(cyu/nah)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads