Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang menengah 2026. Calon murid dengan kriteria tertentu maupun anak tidak sekolah (ATS) bisa mendaftar.
ATS adalah anak putus sekolah yang tidak menyelesaikan jenjang pendidikan, atau putus sekolah tidak lanjut ke jenjang pendidikan berikutnya.
Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikdasmen Suharti mengatakan SPMB PJJ merupakan upaya untuk memenuhi janji konstitusi bahwa pendidikan Indonesia harus hadir untuk semua warga negara. Termasuk di dalamnya yakni anak-anak yang berhenti sekolah dan yang belum pernah tersentuh sistem pendidikan, di daerah terpencil atau kepulauan, anak penyandang disabilitas, anak-anak yang terpaksa harus bekerja membantu keluarga, hingga anak-anak pekerja migran Indonesia yang tinggal di berbagai negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan hanya anak yang tinggal dekat sekolah, bukan hanya anak dari keluarga dengan perekonomian baik, bukan hanya anak yang memiliki akses transportasi ke sekolah," kata Suharti pada webinar nasional SPMB PJJ di kanal YouTube Kemendikdasmen, diakses Selasa (7/7/2026).
Cara Belajar Murid SPMB PJJ
Murid baru yang diterima melalui SPMB PJJ bisa belajar fleksibel untuk mengakomodasi hambatan waktu, kondisi geografis, dan jarak. Berikut gambaran pembelajarannya:
- Belajar mandiri dengan bahan ajar atau modul digital, waktu fleksibel
- Belajar online dengan guru
- Mengerjakan tugas dan asesmen berbasis proyek
- Tatap muka terbatas pada waktu tertentu.
Ijazah lulusan murid dari SPMB PJJ setara dengan sekolah reguler.
Syarat SPMB PJJ
Berikut syarat calon murid SPMB PJJ berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal (Perdirjen) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen No 6 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis SPMB PJJ Jenjang Pendidikan Menengah:
- Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan kategori:
- Putus sekolah (DO), yakni berhenti sebelum menyelesaikan pendidikan menengah dan tidak terdaftar kembali setidaknya 1 semester sejak dinyatakan tidak aktif
- Lulus tidak melanjutkan (LTM), yakni lulusan SMP, MTs, atau yang sederajat, tetapi tidak melanjutkan ke SMA/MA/sederajat pada tahun kelulusan
- Usia maksimal 18 tahun pada tahun berjalan
- Sudah menyelesaikan pendidikan SMP, MTs, atau bentuk lainnya yang sederajat
- Bersedia mengikuti program PJJ, yakni pendidikan yang muridnya terpisah dari pendidik dan pembelajarannya menggunakan berbagai sumber belajar melalui teknologi komunikasi, informasi, dan media lain
- Syarat usia, penyelesaian pendidikan, dan kesediaan mengikuti PJJ dibuktikan dengan dokumen yang sah; jika tidak ada, gunakan:
- Surat keterangan dari desa atau kelurahan
- Surat pernyataan bermeterai cukup yang menyatakan data yang disampaikan murid PJJ sepenuhnya benar dan menjadi tanggung jawab orang tua atau wali
Cara Daftar SPMB PJJ
Pendaftaran SPMB PJJ dibuka secara daring dan/atau luring melalui sistem informasi SPMB masing-masing daerah. Sebagai contoh, berikut langkahnya di SMAN 3 Medan:
- Datang ke sekolah mitra terdekat dengan membawa dokumen pendaftaran
- Isi formulir pendaftaran dan unggah dokumen
- Jalani tes diagnostik sederhana literasi dan numerasi
- Ikuti wawancara motivasi belajar
- Sekolah mitra mengirimkan dokumen pendaftaran dan hasil asesmen ke sekolah induk
- Jika tidak ada sekolah mitra yang dekat, calon murid juga bisa mendaftar online ke laman SPMB PJJ sekolah induk.
Sekolah induk dan sekolah mitra penyelenggara SPMB PJJ juga membuka kanal informasi pendaftaran melalui situs, media sosial, dan kontak resmi sekolah.
Berikut sejumlah sekolah induk dan sekolah mitra SPMB PJJ:
Bali
- SMAN 1 Sukawati (sekolah induk)
- SMAN 2 Singaraja
- SMAN 2 Amlapura
- SMAN 2 Bangli
Aceh
- SMAN Modal Bangsa Aceh (sekolah induk)
- SMAN 1 Simpang Mamplam
- SMAN 1 Gunung Meriah
- SMAN 1 Seulimeum
- SMAN 6 Lhokseumawe
Lampung
- SMAN 2 Bandar Lampung (sekolah induk)
- SMAN 1 Pagar Dewa
- SMAN 1 Gunung Sugih
- SMAN 1 Rawa Jitu Selatan
Pendaftaran SPMB PJJ 2026 di sejumlah sekolah dibuka hingga 31 Juli 2026. Cek lagi jadwal pendaftaran di sekolah tujuanmu, jangan terlewat!
(twu/nah)











































