Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, pemerintah membangun Sekolah Rakyat (SR) di berbagai penjuru nusantara. Pembangunan SR salah satunya hadir di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.
Meninjau pembangunan SR Singkawang, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra mengungkapkan progres pekerjaan telah mencapai 58 persen. Kini, pemerintah melakukan percepatan pembangunan lantaran SR ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.
"Berdasarkan hasil peninjauan, progres pembangunan sudah mencapai 58 persen. Dengan perkembangan pekerjaan yang rata-rata berada di atas 2,5 persen per hari, kami optimistis target penyelesaian pada 20 Juni dapat tercapai," tuturnya dikutip dari Antara, Senin (8/5/2026).
Ingin Segera Dimanfaatkan
Percepatan pembangunan SR Singkawang dilakukan dengan cara menambah jumlah tenaga kerja di lapangan. Awalnya, pekerja yang membangun sekolah mencapai 900 orang, tapi kini bertambah hingga 1.300 pekerja.
Dengan bertambahnya jumlah pekerja ini, SR diharapkan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia juga mengapresiasi seluruh pekerja yang terlibat dalam pembangunan.
"Dedikasi pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat," sambungnya.
Pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang dilakukan Kementerian Sosial bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sempat melakukan pemantauan pembangunan pada Maret 2026 lalu. Disampaikan anggaran untuk membangun SR di Kalimantan Barat mencapai kurang lebih Rp 750 miliar.
Sekolah Rakyat di Singkawang dirancang sebagai kompleks pendidikan terintegrasi dengan sistem asrama. Dalam satu kompleks ini akan mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan.
Fasilitas yang dibangun meliputi ruang kelas, laboratorium, gedung serbaguna, serta sarana olahraga seperti lapangan sepak bola dan jogging track. Kompleks ini akan menampung sekitar 1.200 siswa, lengkap dengan tenaga pengajar, wali asuh, dan perangkat pendidikan lainnya.
Cara Jadi Murid Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat merupakan sekolah khusus bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dengan status ekonomi miskin hingga miskin ekstrem. Jika memenuhi kriteria tersebut, bagaimana cara orang tua mendaftarkan anaknya di Sekolah Rakyat?
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan pihaknya tidak membuka pendaftaran Sekolah Rakyat. Proses seleksi dilakukan berbasis data.
Dalam ketentuannya, calon murid Sekolah Rakyat harus berasal dari desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Desil 1 adalah kelompok keluarga termiskin (10% terendah), dan desil 2 adalah kelompok 11-20% terendah.
Setelah memenuhi kriteria tersebut, pihak Kemensos akan melakukan survei lapangan ke rumah calon murid. Dalam survei ini seluruh data akan dicocokan sesuai atau tidak.
"Ada pendamping yang datang ke sana atau relawan, kemudian kerja sama dengan dinas sosial setempat, untuk memastikan bahwa datanya ini benar," beber Gus Ipul dikutip dari arsip detikEdu.
Setelah dipastikan benar, murid tersebut akan dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka yang menyatakan bersedia akan langsung bersekolah di Sekolah Rakyat sesuai wilayahnya.
Simak Video "Video: Mengintip Cerita di Balik Pembangunan Sekolah Rakyat di Sulbar"
(det/nwk)