Kemendikdasmen Bakal Luncurkan Program Sertifikasi Bahasa Asing Khusus Siswa SMK

ADVERTISEMENT

Kemendikdasmen Bakal Luncurkan Program Sertifikasi Bahasa Asing Khusus Siswa SMK

Antara - detikEdu
Sabtu, 23 Mei 2026 10:00 WIB
Ilustrasi guru dan siswa SMK, bengkel dan laboratorium vokasi.
Ilustrasi Siswa SMK. (Foto: guru_esdeh)
Jakarta -

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan segera meluncurkan program Sertifikasi Bahasa Asing khusus siswa SMK. Targetnya, program ini bisa memperluas siswa SMK untuk melanjutkan studi atau berkarier ke luar negeri.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) AbdulMu'ti mengatakan siswaSMK memiliki potensi besar dalam membangun ekonomi Indonesia, termasuk di tingkat global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami ingin lulusan SMK Indonesia memiliki kompetensi global dan mampu bersaing di dunia internasional. Mereka harus siap bekerja, berkarya, dan menunjukkan kualitas anak bangsa di manapun berada," kata Mendikdasmen dalam rilis Kemendikdasmen, Kamis (21/5/2026), ditulis Jumat (22/5/2026).

Skema Program Sertifikasi Bahasa Asing Khusus Siswa SMK

Program Sertifikasi Bahasa Asing ini akan dijalankan melalui dua skema. Pertama adalah sertifikasi Bahasa Asing Non-Bahasa Inggris yang mencakup Bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Jerman, dan Prancis. Skema ini telah dibuka dan menjangkau lebih dari 120 SMK dengan sasaran 13 ribu siswa.

ADVERTISEMENT

Kedua, Skema Sertifikasi Bahasa Inggris melalui sertifikasiTOEIC. Pemerintah menargetkan sekitar 170 ribu murid dari lebih dari 800SMK.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Kemendikdasmen menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Bahasa Asing Murid SMK Tahun 2026 Tahap 2.

Kemendikdasmen Lihat Dunia Kerja Tak Lagi Melihat Ijazah

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan dunia kerja saat ini tidak lagi hanya melihat ijazah, namun juga kemampuan berkomunikasi dan adaptasi di lingkungan global.

"Bahasa menjadi jembatan masa depan. Karena itu lulusanSMK harus percaya diri untuk bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga internasional," ujarnya.

Pemerintah ingin memastikan lulusan SMK benar-benar siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. Tidak hanya dengan keterampilan teknis, namun juga memiliki kemampuan bahasa asing dan soft skill yang kuat.

Tatang menambahkan sertifikasi bahasa asing adalah sebagai 'paspor global' agar siswa SMK memiliki peluang lebih besar untuk bekerja, magang, maupun melanjutkan studi ke luar negeri.




(nir/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads