Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan pihaknya telah berupaya mencegah potensi kecurangan dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP yang digelar selama 6-16 April 2026.
Salah satu bentuk antisipasinya adalah lewat soal TKA yang dibuat bervariatif. Soal TKA tidak hanya dalam satu variasi, melainkan beragam.
"Sebenarnya sistem ini kan sudah dirancang tidak mungkin dia curang. Karena setiap murid itu soalnya berbeda," kata Mu'ti saat melakukan peninjauan TKA hari pertama di SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten pada Senin (6/4/2026).
Kebocoran Soal Tak Berpengaruh Besar
Mu'ti kemudian menyinggung kasus live TikTok yang pernah dilakukan peserta TKA SMA pada November 2025 lalu. Mu'ti menegaskan, hal tersebut tak akan membuat soal bocor sepenuhnya.
"Dan kalau ada seperti dulu misalnya ada yang bikin video gitu kan, memvideo soal gitu, itu juga enggak pengaruh karena cadangan soal kami sangat banyak," tegasnya.
Ada Bank Soal TKA
Kemendikdasmen telah menyiapkan semacam bank soal. Langkah itu untuk mengantisipasi kebocoran soal.
"Bisa langsung kami ganti dengan soal yang lain karena secara persiapan kita sudah siap semuanya dengan istilahnya 'bank soal' dan juga berbagai persiapan teknis yang sudah kita antisipasi kalau ada beberapa hal yang tadi diindikasi ada kebocoran dan sebagainya," tutur Mu'ti.
Selain itu, sistem akun TKA siswa juga baru bisa diakses saat menjelang ujian. Sehingga siswa tidak bisa mengotak-atik akun ujian jika belum waktunya.
"Karena itu masing-masing murid kan memiliki akun yang itu baru diberikan ketika tes dimulai dan nanti dia langsung unduh dari sistem yang sudah kita siapkan," katanya.
Soal TKA sendiri terdiri dari 30 butir soal. Setiap siswa diberikan durasi 75 menit untuk mengerjakannya.
Adapun soal TKA SMP hanya terdiri dari dua mata pelajaran yakni bahasa Indonesia dan matematika. Seraya dengan ujian TKA, siswa juga akan mengerjakan survei karakter dan survei lingkungan belajar di akhir.
Simak Video "Video: Pendaftaran TKA SD-SMP Dibuka, Mendikdasmen Bilang Ini"
(cyu/nah)