AN dan TKA SD-SMP Diuji Bersamaan, Ini Perbedaan hingga Jadwalnya!

ADVERTISEMENT

AN dan TKA SD-SMP Diuji Bersamaan, Ini Perbedaan hingga Jadwalnya!

Devita Savitri - detikEdu
Rabu, 04 Mar 2026 14:30 WIB
Pelaksanaan TKA jenjang SD.
Ilustrasi TKA jenjang SD. AN dan TKA SD-SMP digelar bersamaa, ketahui perbedaan hingga jadwalnya. Foto: BKHM Kemendikdasmen
Jakarta -

Ada yang berbeda dari pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) mulai 2026. Ya, pelaksanaan AN 2026 jenjang SD dan SMP akan dilangsungkan bersama dengan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati menjelaskan penggabungan pelaksanaan TKA dan AN didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas. Dengan begitu, jumlah tes yang harus diikuti sekolah akan berkurang.

Pelaksanaan AN akan dilakukan bersama TKA pada 20-30 April 2026 untuk jenjang SD/MI/sederajat dan jenjang SMP/MTs/sederajat pada 6-16 April 2026. Berbeda dengan SMA/SMK, jenjang SD dan SMP hanya memiliki dua mata pelajaran yang diujikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua mata pelajaran tersebut adalah matematika dan bahasa Indonesia. Setiap peserta akan mengalami dua hari ujian sesuai sesi yang tertera di kartu peserta.

Dalam satu hari, murid akan menjalani satu mata pelajaran ujian TKA dan satu survei AN. Bagaimana perbedaan, fungsi masing-masing tes, dan jadwalnya?

ADVERTISEMENT

Dirangkum dari arsip detikEdu, Rabu (4/3/2026) berikut informasinya.

Perbedaan TKA dan AN

1. Pengertian

  • TKA: Sebuah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu, sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
  • AN: Sebuah asesmen yang digunakan untuk mengukur mutu pendidikan di seluruh satuan pendidikan dan daerah

2. Fungsi

  • TKA: Mengukur capaian akademik individu murid secara objektif pada mata pelajaran tertentu.
  • AN: Dilakukan untuk memetakan kualitas pendidikan secara sistemik dan mengevaluasi sistem pendidikan. Informasi yang diperoleh akan digunakan untuk perbaikan kualitas belajar mengajar bukan nilai murid.

3. Peserta

Dahulu, peserta AN bersifat sampling dan ditentukan oleh pemerintah pusat. Lantaran kini digabung, peserta AN adalah peserta TKA yang mendaftar dan mengikuti tes.

"Jadi siapapun murid yang mendaftar menjadi peserta TKA, maka otomatis menjadi peserta Asesmen Nasional. Artinya, tidak ada lagi sampel Asesmen Nasional dari pusat, melainkan siswa kelas 6, 9, dan 12 yang mendaftar TKA," kata Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati.

4. Instrumen Penilaian

TKA: Untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat mata ujiannya adalah Bahasa Indonesia dan Matematika.

AN:

Ada tiga instrumen penilaian di dalam AN, yakni:

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang terdiri dari:

  • Literasi: Kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia.
  • Numerasi: Kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Kedua hal ini dituangkan dalam mata pelajaran yang diujikan dalam TKA.

2. Survei Karakter

Dikerjakan oleh murid untuk mendapatkan hasil belajar sosial-emosional.

3. Survei Lingkungan Belajar

Mengumpulkan informasi tentang kualitas proses pembelajaran dan iklim yang menunjang pembelajaran.

5. Hasil Akhir

  • TKA: Hasil TKA bisa digunakan untuk sebagai pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, terutama ke sekolah negeri. Berbentuk Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) yang ditujukan untuk murid.
  • AN: Menghasilkan Rapor Pendidikan yang bermanfaat bagi sekolah.

6. Dampak Kalau Tidak Ikut

  • TKA: Murid tidak memiliki SHTKA yang salah satu manfaatnya bisa digunakan untuk seleksi jenjang selanjutnya.
  • AN: Jika sekolah tidak punya murid peserta TKA, otomatis tidak mengikuti AN. Akibatnya, Rapor Pendidikan satuan pendidikan tersebut tak terbit di 2027.

Sekolah juga perlu memperhatikan jumlah murid yang mendaftar sebagai peserta TKA. Jika jumlahnya di bawah standar sampel AN, maka Rapor Pendidikan akan berstatus tidak memadai pada 2027.

Jadwal Pelaksanaan TKA-AN 2026

  • Pelaksanaan ujian utama (SD): 20-30 April 2026
  • Pelaksanaan ujian utama (SMP): 6-16 April 2026
  • Jadwal susulan: 11-19 Mei 2026

Jadwal Per Hari Ujian

Hari Pertama

  • Latihan: 10 menit
  • Matematika dan Numerasi (TKA): 30 soal dikerjakan dalam waktu 75 menit
  • Survei karakter (AN): 20 menit

Hari Kedua

  • Latihan: 10 menit
  • Bahasa Indonesia dan literasi (TKA): 30 soal dikerjakan dalam waktu 75 menit
  • Survei sulingjar atau survei lingkungan belajar (AN): 20 menit

Itulah informasi soal TKA dan AN SD-SMP 2026. Semoga bermanfaat!




(det/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads