Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen GTK Kemendikdasmen) hadirkan program pertukaran guru Indonesia ke Korea dan sebaliknya. Program ini disebut dengan Indonesia-Korea Teacher Exchange (IKTE) 2026.
Pendaftaran IKTE dibuka hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 23.59 WIB melalui tautan https://gtk.kemendikdasmen.go.id/ikte/. IKTE merupakan program pertukaran guru antara Indonesia dan Korea Selatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman budaya, metode pengajaran, dan pengalaman mengajar internasional.
Tidak hanya guru Indonesia yang mencari ilmu di Korea Selatan, guru-guru Negeri Gingseng tersebut juga akan mengajar di Indonesia. Mereka akan mengajar di sekolah-sekolah lokal negara masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangka waktu guru Korea mengajar di Indonesia akan berlangsung selama 6 bulan, sedangkan guru Indonesia mengajar di Korea Selatan selama 3 bulan. Namun, durasi program dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak.
Dikutip dari laman resmi Ditjen GTK, berikut ini serba-serbi informasi pendaftarannya. Cek yuk!
Syarat Daftar IKTE 2026
Syarat Umum
1. Guru pria/wanita berusia 30-45 tahun.
2. Berstatus sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru tetap yayasan (GTY).
3. Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 (lima) tahun pada jenjang SD/SMP/SMA/SMK non-kejuruan.
4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan.
5. Energik, kreatif, memiliki kemampuan interpersonal yang baik dan aktif dalam komunitas guru.
6. Memiliki prestasi dan atau menguasai keterampilan di bidang seni tradisional Indonesia.
7. Memiliki prestasi sebagai guru (guru berprestasi/ guru inovatif dan sejenisnya).
8. Sehat jasmani, rohani dan tidak sedang dalam kondisi hamil
9. Berwawasan luas dan memiliki pengalaman dalam forum internasional.
10. Bersedia mengikuti program sampai dengan selesai.
11. Mendapatkan izin dari pimpinan satuan pendidikan.
Syarat Dokumen
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP).
2. SK ASN PPPK/PNS atau SK terakhir PNS/GTY.
3. SK mengajar 5 (lima) tahun terakhir.
4. Sertifikat TOEFL/IELTS 2 (dua) tahun terakhir dengan minimal skor 450/setara.
5. SK pengurus komunitas guru 5 (lima) tahun terakhir (KOMBEL/KKG/MGMP/MGBK dan sejenisnya).
6. Sertifikat keterampilan/ kursus seni 5 (lima) tahun terakhir.
7. Sertifikat sebagai guru berprestasi/inovatif/sejenisnya.
8. Surat keterangan sehat dokter.
9. Sertifikat konferensi internasional/pertemuan internasional sebagai peserta/presenter moderator/komite penyelenggara/sejenisnya 5 (lima) tahun terakhir.
10. Surat pernyataan komitmen (dapat diunduh pada laman pendaftaran).
11. Surat izin dari kepala sekolah/ketua yayasan yang diketahui oleh dinas pendidikan (dapat diunduh pada laman pendaftaran).
12. Biodata/CV.
13. Foto berwarna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 1 (satu) lembar.
Tahap Pendaftaran IKTE 2026
Tahapan menjadi peserta program pertukaran guru Indonesia-Korea
- Tahap 1: Seleksi administrasi
- Tahap 2: Tes kemampuan bahasa Inggris, psikotes, unjuk seni dan wawancara esai.
Serba-Serbi Penugasan di Korea
1. Program akan berlangsung selama 3 bulan yang rencananya dilaksanakan pada Agustus-November 2026.
2. Mata pelajaran yang diajarkan tidak selalu sesuai dengan mata pelajaran yang guru ajarkan di Indonesia. Mata pelajaran yang diajar tergantung permintaan dari sekolah Penempatan (Host School).
3. Penempatan tidak selalu sesuai dengan jenjang sekolah peserta di Indonesia.
4. Komponen Pembiayaan IKTE 2026
Ditanggung Kemendikdasmen
- Biaya Pembuatan Visa
- Tiket Pesawat PP (Indonesia-Korea-Indonesia)
- Akomodasi (Tempat Tinggal di Korea)
- Biaya hidup bulanan
- Asuransi kesehatan
- Pelatihan dan workshop
Ditanggung Sendiri
- Biaya pembuatan paspor
- Makan dan kebutuhan pribadi.
5. Jam Mengajar
Minimal mengajar 15 JP per minggu, ketentuannya yakni:
1 JP SD = 40 menit
1 JP SMP = 45 menit
1 JP SMA/SMK = 50 menit
6. Peserta akan didampingi oleh mentor dari sekolah untuk bantu adaptasi.
7. Guru tidak wajib menguasai bahasa Korea, karena bahasa pengantarnya bahasa Inggris. Namun, untuk jenjang SD dianjurkan menguasai bahasa Korea.
Setelah kembali setiap peserta wajib membuat RTL (rencana diseminasi, implementasi pada pembelajaran, program budaya, GCED, kerja sama, dan program budaya/sekolah) dan naskah praktik baik.
Naskah praktik baik merupakan hasil dari tindak lanjut dari esai yang ditulis/diajukan pada saat seleksi ataupun temuan lain yang berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pada saat di Korea Selatan.
Itulah informasi soal IKTE 2026. Selamat mendaftar!
(det/faz)











































