Mau Kerja di Luar Negeri? Perusahaan Asal Rusia Ini Akan Rekrut Lulusan SMK

ADVERTISEMENT

Mau Kerja di Luar Negeri? Perusahaan Asal Rusia Ini Akan Rekrut Lulusan SMK

Novia Aisyah - detikEdu
Kamis, 05 Feb 2026 18:00 WIB
Mau Kerja di Luar Negeri? Perusahaan Asal Rusia Ini Akan Rekrut Lulusan SMK
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin dan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov. Foto: ANTARA
Jakarta -

Tertarik kerja di luar negeri? Perusahaan aluminium asal Rusia, RUSAL hendak merekrut lulusan SMK di Indonesia melalui program pengembangan keterampilan tinggi.

Nantinya, para lulusan SMK tersebut bisa mendapatkan pendidikan dan kesempatan memperoleh kontrak kerja yang bergaji sampai Rp 43,8 juta. Program ini merupakan bagian dari program SMK Go Global yang juga bagian dari Quick Win Presiden Prabowo.

"Fokus utama kami ke depan adalah mengalihkan orientasi pengiriman PMI dari sektor domestik ke sektor profesional dengan keahlian menengah hingga tinggi," ujar Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin, dikutip dari Antara pada Kamis (5/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perwakilan RUSAL, Alexey Mirsky mengatakan akan mengundang 50 lulusan SMK terbaik di Indonesia. Para lulusan ini akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di Rusia terlebih dulu.

ADVERTISEMENT

Keahlian Bidang Apa Saja?

Pelatihan tersebut akan berlangsung satu tahun. Keahlian teknis yang akan dipertegas adalah bidang permesinan, konstruksi, ilmu material, energi listrik, dan transportasi.

Setelah pendidikan dan pelatihan, peserta akan memperoleh kontrak kerja untuk lima tahun di sektor pengelasan. Apabila berhasil mencapai standar Rusia, maka bisa memperoleh gaji hingga Rp 43,8 juta.

"Jika mereka berhasil mencapai 'grade' 6 sesuai standar Rusia, mereka bisa membawa pulang gaji hingga 200 ribu rubel (Rp43,8 juta)," kata Mirsky.

Kontrak kerja bagi lulusan SMK asal RI rencananya dilakukan dengan skema "knowledge sharing". Maka, akan ada 25 orang bekerja di Rusia, sementara 25 lainnya bekerja di kantor perwakilan atau proyek strategis Rusia di Indonesia.

Kementerian P2MI turut memastikan akan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian, seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM. Oleh sebab itu, lulusan SMK yang sudah menyelesaikan pendidikan dapat langsung terserap di proyek-proyek strategis nasional.

Program ini akan dimulai dengan rekrutmen yang diharapkan digelar Mei 2026. Sekarang, KP2MI dan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov, juga perwakilan RUSAL Alexey Mirskiy sepakat menyusun nota kesepahaman dan proposal kerja sama teknis.

Pemberangkatan peserta program ini untuk pendidikan di Rusia direncanakan berlangsung pada September 2026. Mukhtarudin mengatakan pihaknya juga akan menyelaraskan kurikulum vokasi, khususnya di bidang pengelasan, supaya sesuai dengan sistem yang berlaku di Rusia.




(nah/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads