Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Dr Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dr, Sp M(K), M Kes, Ph D, menegaskan tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) pada tahun ini. Bahkan, ia menjamin tidak ada kenaikan UKT Unpad setidaknya hingga 2029.
"Kami berkomitmen dalam beberapa tahun ke depan, setidaknya sampai 2029 kami tidak akan menaikkan UKT," kata Arief dikutip dari laman Unpad, Minggu (11/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UKT Rendah-Sediakan Beasiswa
Arief menilai besaran UKT Unpad cukup rendah jika dibandingkan kampus lain. Ia juga menawarkan berbagai beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.
"Kami juga menyiapkan beasiswa, banyak beasiswa untuk adik-adik semua, mulai dari beasiswa pemerintah, beasiswa yang dikeluarkan oleh Unpad, dan juga beasiswa-beasiswa lainnya untuk mahasiswa yang memang membutuhkan," ucapnya.
Menurut Arief, Unpad adalah kampus negeri yang dibangun oleh pajak masyarakat sehingga orang tua tak perlu khawatir adanya kenaikan UKT.
Sebanyak 24% Mahasiswa Unpad Terima Beasiswa
Dijelaskan dalam laman kampus, beasiswa Unpad tiap tahunnya berasal dari pengembangan Dana Abadi Unpad, yang kini totalnya Rp 74 miliar. Per September 2025, Unpad telah memberikan beasiswa kepada 400 mahasiswa.
Selain itu, disampaikan oleh Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq Ph D, sebanyak kurang lebih 24% mahasiswa Unpad adalah penerima beasiswa. Jumlah tersebut sama dengan seperempat dari total mahasiswa Unpad.
Berdasarkan data pertengahan 2025, sebanyak 7.600 mahasiswa dari 32.000 mahasiswa Unpad menerima beasiswa dari beragam program. Arief menjamin agar pendidikan di Unpad tetap berkualitas dan memberikan bantuan kepada mahasiswa yang terkendala finansial.
"Untuk biaya sekolah di Unpad, alhamdulillah Unpad salah satu yang rendah," kata Arief.
(cyu/twu)











































