Hari Ini, 87% Madrasah Terdampak Bencana Aceh Mulai Belajar Tatap Muka

ADVERTISEMENT

Hari Ini, 87% Madrasah Terdampak Bencana Aceh Mulai Belajar Tatap Muka

Cicin Yulianti - detikEdu
Senin, 05 Jan 2026 12:30 WIB
Hari Ini, 87% Madrasah Terdampak Bencana Aceh Mulai Belajar Tatap Muka
Siswa MIN 5 Pidie Jaya belajar di ruang TPA Masjid Babussalam Seunong. Siswa direlokasi karena madrasah hilang disapu banjir. (Foto: Kemenag Aceh)Foto: Kemenag Aceh
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) memastikan sebanyak 87 persen madrasah di Aceh yang sebelumnya terdampak bencana sudah memulai pembelajaran tatap muka kembali pada hari ini, 5 Januari 2025.

Disampaikan oleh Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Hidrometereologi 2025, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh, Khairul Azhar, dari 500 madrasah di Aceh, sebanyak 437 terdampak bencana menyatakan siap belajar tatap muka.

"Alhamdulillah, mayoritas madrasah terdampak sudah siap melaksanakan PBM. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari para pendidik, tenaga kependidikan, serta dukungan masyarakat dalam memulihkan layanan pendidikan bagi anak-anak kita," ujarnya dikutip dari laman Kemenag, Senin (5/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebanyak 63 Madrasah Masih Belum Siap

Kendati demikian, meski sebagian besar madrasah sudah siap, sekitar 63 madrasah menyatakan sebaliknya. Khususnya yang terletak di Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh utara, Bireuen, Pidie Jaya, dan Bener Meriah.

ADVERTISEMENT

"Aceh Utara dan Aceh Tamiang paling banyak," kata Khairul.

Dari jumlah tersebut, ada 19 madrasah di Aceh Utara; 14 madrasah di Aceh Tengah; 17 madrasah di Aceh Tamiang; 4 madrasah di Bireuen; 7 madrasah di Pidie Jaya, dan 2 madrasah di Bener Meriah.

Kendala Perbaikan Madrasah Terdampak di Aceh

Khairul menyebut ada beberapa kendala yang membuat belum semua madrasah rampung dibersihkan usai terdampak bencana. Salah satunya karena madrasah masih dipenuhi lumpur.

Kemudian beberapa kelas juga tertimbun material banjir. Ada juga yang akses jalan menuju madrasahnya masih sulit dilalui.

Selain itu, beberapa madrasah belum bisa digunakan proses mengajar karena masih menjadi tempat pengungsian. Beberapa juga masih berstatus siaga bencana misalnya Bener Meriah.

10 Lembaga Pendidikan Direlokasi Sementara

Tak cuma sekolah, sebanyak 10 lembaga pendidikan juga roboh dan hanyut karena banjir. Lembaga-lembaga sekolah tersebut sudah siap beroperasional juga meski di lokasi sementara.

Sejumlah lembaga pendidikan direlokasi ke masjid, lapangan desa, dan lapangan milik madrasah. Khairul memastikan pihaknya akan terus mempercepat pemulihan sarana dan prasarana madrasah.

"Kami terus melakukan pendampingan dan koordinasi agar madrasah yang belum siap dapat segera menyusul. Prinsipnya, PBM hanya akan dilaksanakan jika kondisi benar-benar aman dan nyaman bagi peserta didik dan guru," ujarnya.




(cyu/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads