Larangan HP di Sekolah Bongkar Fakta Siswa Bingung Baca Jam Dinding

ADVERTISEMENT

Larangan HP di Sekolah Bongkar Fakta Siswa Bingung Baca Jam Dinding

Callan Rahmadyvi Triyunanto - detikEdu
Jumat, 02 Jan 2026 07:00 WIB
Larangan HP di Sekolah Bongkar Fakta Siswa Bingung Baca Jam Dinding
Ilustrasi larangan penggunaan HP di sekolah Foto: AP/Andre Penner
Jakarta -

Kebijakan pelarangan penggunaan ponsel di sekolah-sekolah di New York City memunculkan temuan tak terduga di ruang kelas. Sejumlah guru mengungkapkan, banyak siswa remaja ternyata kesulitan membaca jam analog, setelah bertahun-tahun terbiasa bergantung pada perangkat digital.

Mengutip laporan media lokal Gothamist, para pendidik menyebutkan bahwa meski jam dinding analog terpasang jelas di ruang kelas, tidak sedikit siswa yang kebingungan menentukan waktu tanpa bantuan ponsel. Situasi ini kerap menimbulkan frustrasi, terutama ketika siswa ingin mengetahui sisa waktu pelajaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertanyaan yang selalu terdengar adalah 'Bu Guru, jam berapa sekarang?'" kata Madi Mornhinweg, yang mengajar bahasa Inggris di sekolah menengah di Manhattan pada Gothamist. Ia mengaku, kondisi tersebut membuatnya harus kembali menjelaskan dasar-dasar membaca jam, seperti membedakan jarum panjang dan jarum pendek.

"Ini membuat frustrasi karena semua orang ingin tahu berapa menit lagi waktu pelajaran tersisa. ... Akhirnya sampai pada titik di mana saya mulai mengatakan 'Di mana jarum jam yang besar dan di mana jarum jam yang kecil?'"

ADVERTISEMENT

Beberapa siswa mengatakan bahwa mereka belajar cara membaca jam di sekolah dasar tetapi kemudian melupakan keterampilan tersebut, karena menganggapnya ketinggalan zaman di lingkungan yang mengutamakan digital.

Cheyenne Francis, siswi berusia 14 tahun di Midwood High School, Brooklyn, menuturkan dirinya masih mampu membaca jam analog. Namun, ia mengakui banyak teman sebayanya telah kehilangan keterampilan tersebut karena selama ini terbiasa mengandalkan ponsel untuk mengetahui waktu.

"Mereka lupa kemampuan itu karena mereka tidak pernah menggunakannya, karena mereka selalu mengeluarkan ponsel mereka," katanya.

Kebijakan pelarangan penggunaan HP di sekolah-sekolah New York resmi diberlakukan mulai 4 September pada tahun ajaran 2025-2026. Aturan ini mewajibkan siswa menyimpan ponsel mereka di loker pribadi atau loker bersama yang telah ditetapkan sekolah, termasuk menggunakan kantong khusus penyimpanan gawai.

Kebijakan tersebut dirancang untuk meminimalkan distraksi selama proses belajar-mengajar, sekaligus merespons kekhawatiran terhadap kesehatan mental pelajar dan menekan praktik perundungan siber di lingkungan sekolah.

Di luar persoalan membaca jam analog, siswa dan tenaga pendidik juga mencatat sejumlah konsekuensi lain dari larangan ponsel di sekolah. Sebelumnya, sebagian siswa mengandalkan gawai untuk mengatur aktivitas ekstrakurikuler, mengelola agenda harian, hingga berkomunikasi dengan keluarga dalam situasi darurat.

Meski demikian, para guru menilai kebijakan tersebut membawa dampak positif yang nyata. Tanpa gangguan ponsel, siswa dinilai lebih mampu berkonsentrasi selama pembelajaran, lebih aktif berinteraksi sosial saat jam makan siang, serta bergerak lebih tertib dan efisien di koridor sekolah.

Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom




(pal/pal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads