Hati-hati! PTM Bisa Dihentikan jika Terjadi Hal Ini di Sekolah

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 12 Mei 2022 20:30 WIB
Pembelajaran tatap muka (PTM) kembali digelar usai libur Hari Raya Idul Fitri. Siswa-siswi di kawasan Depok tampak antusias kembali ke sekolah.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom/Hati-hati! PTM Bisa Dihentikan jika Terjadi Hal Ini di Sekolah
Jakarta -

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen telah diwajibkan oleh pemerintah berdasarkan aturan SKB 4 Menteri yang terbaru.

Pada penyesuaian keenam, penyelenggaraan PTM dilaksanakan berdasarkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat dan capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta warga masyarakat lansia.

"Penetapan level PPKM masih diatur melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri yang disesuaikan berkala," jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Sesjen Kemendikbudristek) Suharti melalui keterangan tertulis yang diterima detikEdu, Rabu (11/5/2022).

Satuan Pendidikan yang Diperbolehkan Gelar PTM 100 Persen

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Nomor 01/KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor HK.01.08/MENKES/1140/2022, Nomor 420-1026 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, PTM 100 persen bisa dilaksanakan oleh:

1. Satuan pendidikan yang berada pada PPKM Level 1 dan Level 2 dengan capaian vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lanjut usia (lansia) di atas 60 persen. PTM 100 persen dilaksanakan setiap hari dengan Jam Pembelajaran (JP) sesuai kurikulum.

2. Satuan pendidikan yang capaian vaksinasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan di bawah 80 persen dan lansia di bawah 60 persen. PTM 100 persen dilaksanakan setiap hari dengan durasi pembelajaran paling sedikit 6 JP.

3. Satuan pendidikan yang berada di wilayah PPKM level 3 dengan capaian vaksinasi PTK di atas 80 persen dan lansia di atas 60 persen. PTM 100 persen dilaksanakan setiap hari dengan JP sesuai kurikulum.

4. Satuan pendidikan yang berada pada daerah khusus berdasarkan kondisi geografis terpencil sesuai dengan keputusan Mendikbudristek Nomor 160/P/2021. PTM dilaksanakan dengan kapasitas peserta didik seratus persen.

Meski sudah diperbolehkan PTM 100 persen, namun pihak Kemendikbud mengatakan orang tua/wali peserta didik masih dapat memilih sehingga anaknya dapat mengikuti pembelajaran tatap muka atau pembelajaran jarak jauh hingga tahun ajaran 2021/2022 berakhir.

PTM 100 Persen Bisa Dihentikan

Adapun bagi siapapun yang melanggar protokol kesehatan pada saat PTM berlangsung akan diberikan sanksi oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, ataupun kantor wilayah Kementerian Agama provinsi/kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya.

Bahkan apabila ditemukan kasus positif terkonfirmasi lebih dari 5 persen dan terjadi klaster penularan, maka PTM dapat dihentikan sementara sekurang-kurangnya 10x24 jam.

Namun, apabila setelah dilakukan surveilans dan ditetapkan bukan merupakan klaster penularan dan angka terkonfirmasi positif di bawah 5 persen, maka PTM terbatas hanya dihentikan pada kelompok belajar yang terdapat kasus konfirmasi dan/atau kontak erat Covid-19 selama 5x24 jam.



Simak Video "PTM Sekolah dan Kurikulum di Ciamis Dilaksanakan 100 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia