Soal RUU Sisdiknas, Kemdikbud-Kemenag Ungkap Alasan Hilangnya Madrasah

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 30 Mar 2022 15:05 WIB
Kemdikbud-Kemenag Ungkap Alasan Hilangnya Diksi Madrasah
Foto: instagram @nadiemmakarim/Soal RUU Sisdiknas, Kemdikbud-Kemenag Ungkap Alasan Hilangnya Madrasah
Jakarta -

Kata madrasah tidak ditemukan dalam RUU Sisdiknas atau Sistem Pendidikan Nasional yang diajukan pemerintah. Rancangan tersebut juga tidak memuat frasa fasilitas pendidikan formal lain yang dikenal masyarakat, misal SMA.

Menanggapi polemik ini, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menjelaskan penyebab hilangnya madrasah dan fasilitas pendidikan lain. Penjelasan disampaikan melalui akun Isntagramnya nadiemmakarim.

"Penamaan secara spesifik seperti SD dan MI, SMP dan MTs akan dipaparkan di bagian penjelasan. Tujuannya adalah penamaan bentuk satuan pendidikan tidak diikat di tingkat undang-undang sehingga jauh lebih fleksibel dan dinamis," ungkap Nadiem Rabu (30/3/2022).

Nadiem juga mengatakan selalu berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag), dalam proses penetapan dan revisi RUU Sisdiknas. Menurutnya, madrasah tidak akan dihapus dalam sistem pendidikan formal di Indonesia.

"Sedari awal tidak ada keinginan ataupun rencana untuk menghapus sekolah, madrasah atau bentuk-bentuk satuan pendidikan lain dari sistem pendidikan nasional. Sebuah hal yang tidak masuk akal dan tidak pernah terbersit sekalipun di benak kami," kata Nadiem.

Senada dengan Nadiem, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas juga mengatakan selalu berkomunikasi dengan Kemendikbudristek. Selain itu menurut Menag, RUU Sisdiknas memberikan perhatian yang besar bagi keberadaan madrasah.

"RUU Sisdiknas telah memberikan perhatian yang kuat terhadap eksistensi pesantren dan madrasah. Nomenklatur madrasah dan pesantren juga masuk dalam batang tubuh dan pasal-pasal dalam RUU sisdiknas," kata Yaqut.

Terkait hilangnya frasa madrasah, Pakar pendidikan UNY Arif Rohman berharap jangan sampai terjadi. Penghilangan kata madrasah dalam draf RUU bisa menimbulkan banyak masalah.

"Adanya penghilangan kata madrasah di dalam draf rancangan undang-undang pendidikan itu akan menimbulkan suatu bentuk-bentuk eliminasi terhadap posisi madrasah," kata Arif dikutip dari detikJateng, Rabu (30/3/2022).

Madrasah punya posisi penting dan strategis dalam sejarah bangsa Indonesia. Madrasah, bersama pesantren, telah ada sebelum Indonesia merdeka. Hilangnya madrasah sama dengan mengeliminasi posisi penting maupun historis dari madrasah.



Simak Video "Mensesneg Klarifikasi soal 'Jokowi Tak Tahu Proses RUU Sisdiknas'"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia