Jakarta Bakal Buka PTM 100 Persen? Ini Sinyal dari Wagub

Kristina - detikEdu
Selasa, 15 Mar 2022 13:30 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Foto: Karin Nur Secha/detikcom
Jakarta -

Wilayah Ibu Kota saat ini masih berada pada daerah PPKM level 2. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun angkat bicara soal kemungkinan pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Menurut Riza, pelaksanaan PTM 100 persen akan dimulai menyusul diberlakukannya pelonggaran kebijakan di sejumlah sektor. Meski demikian, belum diketahui secara pasti kapan hal tersebut dimulai.

"Insya Allah ini kalau pelonggaran sudah dimulai, transportasi bahkan sudah sampai 100 persen, Insya Allah PTM juga akan dimulai sampai 100 persen. Tapi, waktu persisnya silakan nanti sedang dalam evaluasi segera akan disampaikan," kata Riza, dikutip dari detikNews, Selasa (15/3/2022).

Riza menegaskan, pihaknya saat ini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan PTM. Kebijakan ini akan disesuaikan dengan kondisi COVID-19.

"Kami sampaikan dan koordinasi terus antara kami dari Disdik dengan pihak kementerian. Prinsipnya nanti disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada," tegasnya.

Dalam satu minggu terakhir, DKI Jakarta berada pada daerah PPKM level 2. Kegiatan PTM di wilayah tersebut dilangsungkan dengan kapasitas 50 persen. Riza memastikan, PTM sejauh ini berjalan dengan baik dan tidak ada penularan yang signifikan.

"Sejauh ini tidak ada penularan yang signifikan. Namun demikian ini kita sudah mulai 100 persen tentu harus lebih hati hati karena ada potensi penularan. Namun, semua kami minta harus lebih hati-hati lagi," ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi PPKM yang diumumkan pada Senin (14/3/2022) kemarin, wilayah DKI Jakarta masih berada pada level 2. Keputusan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 16 Tahun 2022.

Merujuk Keputusan Gubernur DKI Jakarta terbaru mengenai perpanjangan PPKM level 2, ketentuan PTM terbatas di Jakarta mengikuti aturan dalam SKB Empat Menteri tentang tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 (empat) Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Disebutkan dalam aturan ini, daerah dengan status PPKM level 2 dapat menyelenggarakan PTM terbatas dengan kapasitas 50 persen dari ruang kelas. Orang tua atau wali siswa juga diberikan pilihan untuk mengizinkan anaknya mengikuti PTM terbatas atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Diberitakan detikEdu, Jumat (11/3/2022), menanggapi perubahan level PPKM yang menunjukkan tren positif, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, mengatakan bahwa pelaksanaan PTM saat ini masih merujuk pada SKB Empat Menteri.

Ia mengimbau kepada Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan untuk mencermati poin-poin yang terdapat dalam aturan tersebut.

"Dinas Pendidikan dan sekolah dapat mengikuti panduan di dalam SKB Empat Menteri yang terakhir. SKB Empat Menteri yang berlaku saat ini sifatnya dinamis, menyesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Silakan dicermati kembali poin-poin yang diatur di SKB Empat Menteri," ucap Suharti.



Simak Video "Catatan Kritis Anggota Komisi DPR IX Terkait PTM Terbatas"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia