Jakarta Naik Status Jadi PPKM Level 2, PTM Batal atau Lanjut?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Selasa, 04 Jan 2022 11:30 WIB
Sekolah di Jakarta menggelar tatap muka terbatas hari ini. Kapasitas ruang kelas bisa terisi 100 persen dengan durasi belajar 6 jam.
Kondisi PTM terbatas di DKI Jakarta. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

DKI Jakarta kembali naik status untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kini menjadi level 2. Aturan ini berlaku mulai hari ini, Selasa (4/1/2022) hingga 17 Januari 2022 mendatang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 1 tahun 2022 tentang PPKM Level 3, 2 dan 1 di Jawa-Bali yang ditekennya pada Senin, 3 Januari 2022 kemarin.

"DKI Jakarta untuk wilayah Kabupaten/Kota dengan kriteria level 2 (dua) yaitu Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kota Administrasi Jakarta Barat, Kota Administrasi Jakarta Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kota Administrasi Jakarta," bunyi salah satu poin dalam Inmendagri yang dilihat detikEdu, Selasa (4/1/2021).

Sebelumnya, Jakarta sudah berada dalam PPKM level 1. Status PPKM ini berubah seiring dengan kasus COVID-19 varian Omicron yang ditemukan di DKI Jakarta. Sebagaimana yang disebut oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, hingga saat ini kasus Omicron di Jakarta terlapor sudah mencapai 162 orang yang terinfeksi.

"Jadi memang seperti kita ketahui belakangan ini Omicron semakin meningkat. Di Jakarta sendiri kasusnya sudah 162 orang," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Senin (3/1/2022).

Sementara itu, pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di DKI Jakarta dengan kapasitas 100 persen, baru saja dimulai sejak kemarin. Melalui keputusan baru dari Inmendagri di atas, apakah ada perubahan soal PTM terbatas di wilayah PPKM level 2?

Berikut dua hal yang jadi pertimbangan pelaksanaan PTM di Jakarta

A. PTM dilaksanakan sesuai capaian vaksinasi dosis 2

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta SK Kepala Dinas Pendidikan No. 1363 Tahun 2021 No. 1363 Tahun 2021, pelaksanaan PTM tiap sekolah di wilayah PPKM level 1 dan 2 didasarkan pada capaian vaksinasi dosis 2 pada tenaga pendidikan dan warga lansia di wilayah tersebut.

Keputusan ini merupakan keputusan lanjutan dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, Mendikbudristek, Menag, Menkes, dan Mendagri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) tanggal 21 Desember 2021.

Bagi sekolah di Jakarta dengan capaian vaksinasi dosis 2 untuk tenaga pendidik lebih dari 80 persen dan warga lansia yang sudah menyentuh 50 persen, maka sekolah tersebut masih dapat melanjutkan PTM setiap hari. Berikut dengan kapasitas jumlah siswa 100 persen beserta sejumlah ketentuan yang mengiringi.

Hingga saat ini tidak ada perubahan aturan PTM bagi sekolah yang telah memenuhi kriteria tersebut. Aturan lengkap PTM terbatas untuk wilayah PPKM level 2 dapat disimak pada pemaparan berikut,

B. Aturan lengkap PTM Terbatas di wilayah PPKM level 2

1. Untuk sekolah dengan minimal 80 persen pendidik/tenaga kependidikan dan 50 persen warga masyarakat lansia sudah divaksinasi dosis 2:

  • Siswa melakukan sekolah tatap muka setiap hari
  • Jumlah peserta didik 100 persen dari kapasitas ruang kelas
  • Durasi belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari

2. Untuk sekolah dengan 50-80 persen pendidik/tenaga kependidikan dan 40-50 persen warga masyarakat lansia sudah divaksinasi dosis 2:

  • Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
  • Jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas
  • Durasi belajar paling banyak 6 jam pelajaran per hari

3. Untuk sekolah dengan vaksinasi dosis 2 pada pendidik/tenaga kependidikan kurang dari 50 persen dan pada warga masyarakat lansia kurang dari 40 persen:

  • Siswa melakukan sekolah tatap muka bergantian setiap hari
  • Jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas
  • Durasi belajar paling banyak 4 jam pelajaran per hari
  • Namun, sekolah tatap muka dapat dihentikan sementara jika terjadi sejumlah kondisi pada siswa dan warga pendidikan di sekolah.

Menurut Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbudristek Jumeri, PTM akan dihentikan sementara selama minimal 2 minggu bila sekolah menjadi klaster dengan kasus lebih dari 5 persen.

"Pada SKB 4 Menteri baru yang berlaku mulai Januari 2022, pertama, penghentian sementara PTM, di-suspend, sekurang-kurangnya 14 x 24 jam apabila pertama, terjadi klaster di satuan pendidikan, jadi sekolah menjadi klaster," kata Jumeri, Senin (3/12/2022).

Sementara itu, berbeda bila kondisi sekolah bukan klaster PTM atau angka positivity rate di bawah 5 persen. Penghentian hanya berlaku pada kelompok/rombongan belajar yang terdapat kasus terkonfirmasi COVID-19 dan atau kontak erat COVID-19 selama 5 hari.

Simak Video 'Tito Terbitkan Inmendagri, Jakarta PPKM Level 2 Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia