Sekolah Tatap Muka di SMAN 65 Jakarta, Maksimalkan Belajar 6 Jam

Trisna Wulandari - detikEdu
Senin, 03 Jan 2022 21:00 WIB
Suasana Sekolah Tatap Muka terbatas di SMAN 65 Jakarta, Senin (30/8/2021).
Siswa SMAN 65 mulai sekolah tatap muka 100 persen per Senin (3/1/2022). Foto: detikcom/Trisna Wulandari
Jakarta -

SMAN 65 Jakarta menerapkan sekolah tatap muka 100 persen mulai Senin (3/1/2022). Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Sarana-Prasarana SMAN 65 Jakarta Muhammad Gunawan mengatakan, siswa masuk sejak pukul 06.30 - 12.30 WIB.

Gunawan menuturkan, sekolah memberlakukan aturan masuk dengan check in dan check out PeduliLindungi. Kebijakan ini disesuaikan bagi siswa dengan ponsel yang belum dapat menggunakan aplikasi tersebut.

"Ada 15-an anak yang belum memadai HP-nya, pakai absen manual. Sertifikat vaksinnya bisa dilihat di (situs) PeduliLindungi," kata Gunawan pada detikEdu, Senin (3/12/2022).

Sekolah Tatap Muka di SMAN 65 Jakarta

6 Jam Belajar

Gunawan mengatakan, siswa kelas 10 sampai 12 kembali belajar semua mata pelajaran dan praktikum seperti sebelum pandemi COVID-19. Bedanya, waktu enam jam di sekolah dimaksimalkan dengan pengubahan durasi satu jam pelajaran menjadi 30 menit dari semula 45 menit.

"Kecuali untuk penjas, olahraga, masih dikhawatirkan kalau ke luar ke lapangan dan bergerak aktif (jadi rentan penularan) sehingga untuk penjas masih teori sifatnya, belum praktik ke lapangan (sekolah)," jelas Gunawan.

"Nantinya, kalau enggak ada kendala dan (tidak terjadi) klaster, (olahraga) dilaksanakan di lapangan sekolah," imbuhnya.

30 Menit Istirahat

Jam istirahat pada pukul 10.00-10.30 diisi siswa dengan makan bekal dari rumah di kelas. Durasi istirahat, tutur Gunawan, mempertimbangkan siswa yang belum sempat sarapan di rumah. Ia menambahkan, jam istirahat kedua pukul 12.00-12.30 tidak ada karena jam pelajaran diringkaskan.

Kelas-kelas tersebut diisi masing-masing 36 siswa. Khusus kelas 11, satu kelas terdiri dari 40 siswa. Gunawan menuturkan, satgas sekolah melakukan piket untuk memantau siswa agar tertib menerapkan protokol kesehatan saat tenaga pendidik kembali ke ruang guru tersebut.

"Kita imbau jangan bergerombol, jangan pakai alat makanan bareng, tetep kita himbau agar menjaga prokes. Namanya anak, kadang pas dipantau ikut aturan, tapi pas (yang memantau) keluar, kumpul lagi. Perlu sabar untuk ngadepin anak-anak," tuturnya.

"Ada yang peregangan ke luar kelas, satu-dua orang. Tetapi tidak diizinkan turun ke bawah (dari lantai 2 dan 3 ke lapangan), di koridor masing-masing saja. Kantin sendiri tutup sekitar dua bulan," imbuh Gunawan.

Gunawan mengatakan, kantin sekolah kemungkinan akan buka perlahan sekitar dua bulan mendatang jika evaluasi sekolah tatap muka berlangsung lancar.

"(Nantinya) Makanan dikemas, anak tinggal bawa. Kalau untuk penjual makanan, karena di pinggir jalan utama, tidak ada kantin buka," jelasnya.

Salat di Rumah

Gunawan menuturkan, sejumlah kegiatan sekolah juga ditiadakan untuk mengantisipasi kerumunan, termasuk di antaranya upacara dan salat jamaah. Untuk itu, siswa diminta langsung pulang ke rumah masing-masing pada pukul 12.30 untuk salat. Kebijakan ini, sambungnya, untuk mengantisipasi kerumunan warga sekolah dalam satu ruangan.

Gunawan mengatakan, hari pertama sekolah tatap muka 100 persen ini ditutup di SMAN 65 Jakarta dengan pembagian rapor. Siswa mengambil rapor masing-masing tanpa orang tua, kecuali sejumlah rapor yang perlu diambil orang tua. Sementara itu, sambungnya, rapat evaluasi sekolah tatap muka hari pertama digelar di sekolah dengan menerapkan prokes dan masker.

Mencukupi Disinfektan Harian

Ia menambahkan, sekolah berupaya melakukan penyemprotan disinfektan setiap jam pulang sekolah. Gunawan mengakui, jumlah bahan dan alat disinfektan butuh lebih banyak dibandingkan masa pilot pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di SMAN 65 Jakarta yang semula menggunakan 6 kelas saja. Hal ini, tuturnya, yang coba dikomunikasikan pada komite sekolah dan orang tua.

Gunawan mengatakan, sebelumnya alat dan bahan disinfektan dibantu dari PMI dan satgas COVID-19.

"Kita berharap mudah-mudahan lancar semuanya," pungkasnya.

Nah, itu dia sekolah tatap muka hari pertama di SMAN 65 Jakarta. Gimana di sekolah kamu?



Simak Video "Kasus Covid-19 Naik, Sekolah Tatap Muka Lanjut Terus"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia