Mengisi Waktu saat Nataru, Psikolog: Banyak Baca dan Nonton Komedi!

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 07 Des 2021 18:00 WIB
Ada 125 sekolah dari tingkat SMP dan SMA yang mulai melakukan PTM hari ini, Senin (4/10/2021).
Bagaimana mencegah burnout saat tak ada libur akhir semester ganjil 2021/2021? Ini kata psikolog. Foto: M. Sholihin
Jakarta - Berbagai sekolah di Indonesia meniadakan libur di periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta libur akhir semester sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah untuk menekan angka COVID-19. Beberapa sekolah di antaranya mengisi periode Nataru 24 Desember 2021-2 Januari 2022 dengan kelas daring kepemimpinan, school project, hingga pendidikan karakter.

Psikolog Anak dan Keluarga Samanta Elsener menuturkan, anak-anak pada dasarnya butuh liburan alias rehat dari padatnya pelajaran sekolah. Dengan demikian, para siswa bisa kembali segar dan fokus mengikuti pelajaran sekolah.

"Khawatirnya jika tidak ada libur, anak rentan burnout atau justru prestasi belajar menurun karena merasa penuh tekanan. Akan tetapi, perlu diperhatikan juga, apakah ada learning loss selama pandemi sehingga perlu dilakukan akselerasi pembelajaran?," tutur Samanta pada detikEdu, Senin (6/12/2021)

Samanta menuturkan, idealnya perlu ada libur per 6 atau 8 minggu bagi siswa. Libur sekolah ini, jelasnya, berupa libur singkat term break atau libur tengah semester untuk rehat sejenak dari padatnya aktivitas di sekolah.

Mengisi Waktu saat Nataru

Aktivitas Non Akademik

Di sisi lain, mengingat kebijakan pemerintah untuk menekan angka kasus COVID-19, sambungnya, aktivitas non akademik dapat menjadi alternatif yg ideal untuk mengisi waktu anak.

"Terutama dalam masa pandemi ini, anak-anak makin perlu diperhatikan kesehatan mentalnya. Sehingga, kalau dikasih materi pendidikan berkarakter, kesehatan mental, pendidikan rohani, dan sebagainya yang berkaitan dengan soft skills anak dapat mengimbangi perkembangan anak," jelasnya.

Jaga Kesehatan Mental

Samanta menuturkan, agar siswa tak kunjung terbebani, ingatlah bahwa periode ini hanya sementara. Karenanya, ia menyarankan, tetap jalin interaksi sosial dengan teman melalui daring untuk sementara waktu. Di samping itu, sibukkan diri dengan kegiatan bermanfaat, baik untuk mengasah keterampilan atau menjaga kesehatan mental.

Nonton Komedi

Agar tidak burnout, terutama bagi siswa yang tengah menyiapkan diri untuk ujian masuk perguruan tinggi seperti UTBK, Samanta mendorong agar melakukan kegiatan yang menyenangkan dan kreatif.

"Banyak baca atau nonton komedi, banyak olahraga atau dance di rumah, gambar atau nyanyi. Intinya, banyak kegiatan yang masih bisa dilakukan di rumah. Jadikan ini moment untuk mengasah kreativitas anak muda di era digital," tuturnya.

Samanta mengingatkan, keluhan tidak tidak akan membuat kebijakan pemerintah berubah. Tetapi, siswa selalu bisa mengelola diri sendiri dan berkreasi menciptakan solusi untuk pengembangan diri melalui karya. Gimana detikers, apa kegiatan kamu Nataru ini? Semangat, ya!

Simak Video "Polri Kerahkan 103.190 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia