PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 13 Desember, Begini Aturan PTM Terbaru

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 30 Nov 2021 16:45 WIB
Suasana PTM terbatas di SMP N 2 Wates, Kulon Progo, Senin (4/10/2021).
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (Foto: Jalu Rahman Dewantara / detikcom)
Jakarta -

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali hingga 13 Desember 2021. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menandatangani Intruksi Menteri Dalam Negeri sebagai aturan terbaru pada 29 November 2021 kemarin.


Inmendagri ditujukan untuk Gubernur, Wali Kota dan Bupati di wilayah Jawa Bali untuk melaksanakan aturan-aturan yang berlaku. Termasuk aturan-aturan tentang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas bagi anak sekolah.


Adapun aturan PPKM terbaru tertuang dalam Inmendagri Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, level 2 dan level 1 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Berikut aturan tentang PTM Terbatas yang terbaru:


Aturan PTM Terbatas pada PPKM Level 1-2


Berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), aturan PTM terbatas yang terbaru di antaranya:


1. Kegiatan belajar dapat dilakukan jarak jauh maupun tatap muka dengan maksimal kapasitas 50%.


2. Untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMALB dan MALB PTM dapat dilakukan maksimal 62% hingga 100% dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.


3. Sementara untuk PAUD, kapasitas PTM maksimal 33% dan menjaga jarak minimal 1,5 meter, maksimal peserta didik 5 orang per kelas.


Berdasarkan aturan PPKM terbaru, maka PTM terbatas dapat dilakukan pada satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3.


Imbauan dalam Beraktivitas


Selain aturan PTM Terbatas, dalam Inmendagri juga terdapat imbauan untuk melaksanakan pengetatan aktivitas dan edukasi dengan prinsip sebagai berikut:


- Memahami ruang penularan COVID-19 pada kondisi tertutup di antaranya pertemuan panjang (lebih dari 15 (lima belas) menit), interaksi jarak dekat, keramaian, aktivitas dengan bernapas kuat misalnya bernyanyi, berbicara dan tertawa dan tidak memakai masker seperti pada saat kan bersama.


- Penggunaan masker dengan benar dan konsisten adalah protokol kesehatan paling minimal yang harus diterapkan setiap orang;


- Mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer


- Menggunakan jenis masker yang baik dengan 2 (dua) lapis. Masker sebaiknya perlu diganti setelah digunakan lebih dari empat jam


- Penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor ventilasi udara, durasi, dan jarak interaksi, untuk meminimalisir risiko penularan dalam beraktivitas.


Nah, itulah aturan PTM Terbatas pada PPKM terbaru serta beberapa imbauan dalam beraktivitas.



Simak Video "Catatan Kritis Anggota Komisi DPR IX Terkait PTM Terbatas"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia