Kabar Duka MTs Harapan Baru, Bagaimana Tata Cara Susur Sungai yang Aman?

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 16 Okt 2021 12:19 WIB
Total ada 11 siswa MTs Harapan Baru yang tewas tenggelam saat kegiatan susur sungai di Ciamis, Jawa Barat.
Pencarian siswa korbn tenggelam dalam susur sungai MTs Harapan Baru Cijantung, Ciamis, Jumat (15/10/2021). Foto: Dadang Hermansyah
Jakarta - Kabar duka datang dari MTs Harapan Baru Cijantung, Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021). Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru meninggal menjadi korban tenggelam saat susur sungai dalam kegiatan pramuka di Sungai Cileueur, Leuwi Ili Desa Utama, Cienjing, Ciamis. Sementara itu, 2 siswa menjalani perawatan di rumah sakit.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag M Ali Ramdhani menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. "Kami sampaikan duka mendalam. Semoga keluarga para siswa tetap tabah dan sabar," kata Dhani. "Para siswa meninggal saat ikut proses pendidikan. Insya Allah mereka syahid," sambungnya dalam laman resmi Kemenag, Jumat (15/10/2021).

Dhani berharap ada evaluasi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler madrasah, khususnya kegiatan dengan potensi risiko tinggi. Ia meminta keamanan dan keselamatan dialam kegiatan pembinaan madrasah menjadi perhatian dan prioritas utama.

"Setiap kegiatan pendidikan harus menjamin aspek kesehatan dan keselamatan siswa. Kegiatan ekstra kurikuler yang berisiko tinggi dilarang dan ditiadakan," katanya. "Saya sudah meminta Kabid Madrasah Kanwil Jabar agar bisa segera melalukan hal tersebut," imbuh Dhani.

Tata Cara Susur Sungai yang Aman

Susur sungai merupakan aktivitas menyusuri sungai untuk melihat sepanjang daerah aliran sungai terdapat hambatan atau sumbatan yang dapat memicu terjadinya banjir atau banjir bandang.seperti dikutip dari laman Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kegiatan susur sungai dapat melibatkan anak-anak dalam organisasi pramuka dan pecinta lingkungan sebagai bentuk upaya edukasi sejak dini tentang mencintai lingkungan, khususnya sungai, seperti dikutip dari Petunjuk Teknis Restorasi Kualitas Air Sungai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Pelopor Restorasi Sungai di Indonesia dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Agus Maryono mengatakan, pelaksanaan susur sungai perlu ada kesiapan yang matang oleh orang dewasa, didukung peralatan keselamatan mencukupi, dan mengutamakan faktor keamanan sebagai berikut.

  • Menentukan lokasi mulai dan akhir
  • Menentukan siapa saja yang akan berangkat sebagai peserta susur sungai. Peserta bisa dari kalangan pelajar, komunitas sungai, wartawan, pemda, BNPB, PUPR, dan KLHK.
  • Briefing tata cara susur sungai kepada seluruh peserta
  • Analisis kondisi sosial masyarakat yang tinggal di sekitaran sungai, baik pekerjaan, kebiasaan terkait pemanfaatan sungai, dan komunitas sungai yang menaungi.
  • Memastikan peserta kegiatan susur sungai membaca dan dan paham tentang tugas masing-masing. Peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan pembagian yang sudah diberitahukan ketika briefing berlangsung.
  • Dalam proses kegiatan susur sungai, peserta juga diharapkan untuk memungut limbah dari sungai untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan.
  • Susur sungai tidak dilakukan di tengah sungai, tetapi di pinggir.
  • Memantau kondisi sumbatan ke arah hulu
  • Menggunakan drone ke arah hulu jika perlu
  • Tidak melakukan aktivitas susur sungai dan aktivitas lain di tengah sungai saat musim hujan.
  • Melakukan diskusi untuk memahami permasalahan dan kondisi temuan di pelaksanaan susur sungai.
  • Setelah susur sungai, melaksanakan lokakarya bagi peserta untuk identifikasi temuan lapangan dan menentukan aksi lanjutan

Doktor bidang Manajemen Sumber Daya Air, Hidraulika dan Irigasi dari University of Karlsruhe, Jerman itu mengatakan, susur sungai yang aman pada dasarnya dapat menjadi kegiatan pariwisata seperti di Sungai Tujuh Bulan, Yogyakarta dan budidaya ikan seperti di Sungai Gadjah Wong. Kendati demikian, pemanfaatan sungai tetap harus menekankan faktor keamanan.

Simak Video "Baru Dilantik, Kepala BNPB Langsung Diminta Jokowi Segera Bekerja"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia