Kudus Gelar PTM Terbatas, Siswa SMP Dites Swab Antigen Secara Acak

Dian Utoro Aji - detikEdu
Rabu, 06 Okt 2021 13:55 WIB
Siswa SMP Dites Swab Antigen Secara Acak
Foto: Dian Utoro Aji
Kudus -

Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini masuk PPKM Level 3 dan PTM terbatas digelar. Kegiatan tes swab antigen secara acak pun digencarkan di sekolah-sekolah.

"Kita Kudus level 3. Kita antisipasi itu (tes antigen secara acak). Kita juga cek pengawasan pemantauan prokes yang dilaksanakan di saat PTM (pembelajaran tatap muka) di sekolah. Kita lihat semua SMPN 1 Jekulo dan SMPN 2 Jekulo melaksanakan prokes ketat," kata Camat Jekulo, Wisnu Broto Purnawarman kepada wartawan saat ditemui SMPN 1 Jekulo, Rabu (6/10/2021).

Pantauan di lokasi tes antigen secara acak dilakukan di sejumlah sekolah Kecamatan Jekulo siang ini. Tes dilakukan di SMPN 1 Jekulo dan SMPN 2 Jekulo.

Total ada 30 sampel yang terdiri dari 20 murid dan 10 guru dites swab antigen. Wisnu mengatakan, dari tes swab antigen di sekolah tersebut hasilnya semua negatif.

"Kita tadi dari SMPN 2 Jekulo dan alhamdulillah hasilnya negatif semua. SMPN 1 juga hasilnya alhamdulillah juga negatif juga. Ada 5 guru dan 10 murid di masing-masing sekolah," jelas Wisnu.

"Masing-masing sekolah ada 15 sampel terdiri 5 guru dan 10 murid," sambung dia.

Wisnu mengatakan, selain mengadakan tes antigen secara acak, pihaknya juga mengecek protokol kesehatan saat PTM di sekolah. Rencananya kegiatan tersebut akan menyasar sekolah lainnya di Kudus.

"Nanti kita SMA dan MA Nurul Ulum rencananya ke sana," ujar Wisnu.

Kesempatan yang sama Kepala SMPN 1 Jekulo Damiri mengatakan, protokol kesehatan dilakukan secara ketat di sekolah selama menggelar PTM secara terbatas. Mulai dari wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Penerapan prokes kita ketat. Jadi prokesnya dari cuci tangan, pakai masker, anak-anak turun berjarak untuk cuci tangan. Itu cuci tangan tanpa menyentuh," jelas Damiri ditemui di SMPN 1 Jekulo siang ini.

Dia mengatakan, siswa yang masuk sekolah pun dibatasi dan dilakukan ada beberapa sesi. Siswa yang masuk per sesi hanya 50 persen saja.

"Kami menerapkan cara masuknya 50 persen, dari kelas 7, 8, dan 9 itu masuknya berjenjang. Kelas tujuh masuk jam 7.00 WIB, kelas 8 masuk jam 7.30 WIB, dan kelas 9 masuk jam 8.00 WIB," terang Damiri.

"Masing-masing dua jam, berangkat dan pulang tidak bersama-sama dalam satu sesi," tambah dia.



Simak Video "27,17 Persen Sekolah di RI Sudah Lakukan PTM Terbatas"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia