Vaksin Pfizer untuk Anak Usia TK dan SD Diklaim Aman Usai Uji Klinis

Trisna Wulandari - detikEdu
Rabu, 22 Sep 2021 10:40 WIB
PMI menggelar vaksinasi COVID-19 kepada warga di Kota Bekasi. Sebanyak 1000 dosis vaksin Pfizer disuntikkan kepada warga masyarakat hari ini.
Pfizer dan BioNTech mengklaim vaksin Pfizer aman dan efektif untuk anak usia 5-11 tahun. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pfizer dan BioNTech mengumumkan hasil uji klinis vaksin Pfizer untuk anak usia 5-11 tahun. Dari hasil uji klinis Phase 2/3, perusahaan farmasi asal Amerika ini mengklaim vaksin Pfizer aman dan efektif untuk anak usia TK dan SD tersebut.

"Kami senang dapat mengirimkan data (hasil uji klinis mengenai vaksin) pada pihak berwenang untuk kelompok anak-anak usia sekolah tersebut sebelum musim dingin datang," kata Dr. Ugur Sahin, CEO dan Co-Founder perusahaan imunoterapi BioNTech dalam laman Pfizer, Senin (20/9/2021) waktu setempat.

Ugur mengatakan, hasil uji klinis mendapati keamanan dan kemampuan vaksin Pfizer tersebut untuk memicu respons imun anak usia 5-11 tahun dengan dosis lebih rendah rupanya sama baiknya dengan pemberian vaksin Pfizer untuk usia 16-25 tahun ke atas dengan dosis lebih tinggi.

Ia menjelaskan, uji klinis Phase 2/3 dilaksanakan pada 2.268 partisipan anak usia 5-11 tahun dengan dosis 10 mikrogram sepertiga dari dosis vaksin usia 16-25 tahun. Pemberian vaksin dilakukan sebanyak 2 dosis dengan jarak pemberian 21 hari.

Ugur mengatakan, respons imun anak usia 5-11 tahun tampak menguat satu bulan setelah pemberian vaksin Pfizer dosis kedua.

Dikutip dari laman Pfizer, uji klinis Phase 1/2/3 semula mengikutkan sebanyak 4,500 anak usia 6 bulan-11 tahun di Amerika Serikat, Finlandia, Polandia, dan Spanyol.

Uji klinis tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kemanan, tolerabilitas, dan dan imunigenisitas (kemampuan substansi memicu respons imun tubuh) dari vaksin Pfizer-BioNTech bernama Comirnaty ini pada tiga kelompok usia: 5-11 tahun, 2-5 tahun, dan 6 bulan-2 tahun.

Chairman dan CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan, hasil uji klinis vaksin tersbeut membantu proses perizinan pemberian vaksin untuk anak.

"Sejak Juli, kasus COVID-19 anak naik 240 persen di Amerika Serikat, menggarisbawahi pentingnya vaksinasi untuk kesehatan masyarakat. Hasil uji klinis ini memberikan dasar yang kuat untuk mengurus perizinan vaksin kami bagi anak usia 5-11 tahun, dan kami berencana untuk segera mendaftarkannya ke FDA dan pihak berwenang lain," kata Bourla.

Simak Video "Begini Penampakan Ruangan SD di Kota Bogor yang Ambruk"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia