Perpres Dana Abadi Pesantren Resmi Diteken, Ini Harapan PBNU

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Rabu, 15 Sep 2021 17:48 WIB
Helmy Faishal Zaini/Dok Istimewa
Foto: Helmy Faishal Zaini/Dok Istimewa
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren yang mengatur tentang dana abadi pesantren, Kamis (2/9/2021). Sekjen PBNU (Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) Helmy Faishal Zaini mengapresiasi dan menyampaikan harapan terkait terbitnya Perpres tersebut.

Menurut penuturan Helmy, hal ini menjadi bukti bahwa negara memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlangsungan pendidikan di pesantren.

"Kami menyambut baik dan bersyukur atas terbitnya peraturan presiden tersebut. Ini merupakan keberkahan bagi kita semua. Terbitnya perpres tersebut merupakan bukti bahwa negara memiliki komitmen yang kuat pada keberlangsungan dan kelestarian khazanah pendidikan di pesantren," kata Helmy dalam keterangan tertulis yang diterima detikEdu, Rabu (15/9/2021).

Ia juga mengungkapkan bahwa pesantren merupakan salah akar pendidikan masyarakat Islam Indonesia. Sebab pesantren memiliki sejarah yang panjang dan erat dengan negara ini.

Selain itu, Sekjen PBNU membeberkan harapannya seiring dengan diresmikan Perpres dana abadi pesantren tersebut. Ia berharap peran pesantren sebagai pendidik anak bangsa dapat terus berlangsung hingga para santri dapat bersaing secara global.

"Dengan adanya Perpres tersebut, kami berharap pesantren semakin eksis dan istikomah dalam mendidik anak bangsa. Santri-santri dapat berkiprah mengisi pembangunan dan bersaing secara global," kata dia.

Tidak hanya untuk peran pesantren dalam mendidik para santri, Sekjen PBNU juga berharap dana abadi pesantren dapat dimaksimalkan untuk memajukan dakwah yang moderat di kalangan pesantren seluruh Indonesia.

"Momentum ini dijadikan sebagai salah satu titik tolak untuk memperkuat dan memperkokoh komitmen bersama guna memajukan pendidikan dan dakwah yang moderat. Sebagaimana yang selama ini dikembangkan di pesantren-pesantren seluruh nusantara," demikian Helmy.

Sebagai informasi, merujuk pada keterangan Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tersebut, dana abadi pesantren adalah dana yang dialokasikan khusus untuk pesantren dan bersifat abadi untuk menjamin keberlangsungan pengembangan pendidikan pesantren.

Pada pasal 23 ayat (3) dijelaskan bahwa pengalokasian dana abadi pesantren merujuk pada hasil perkembangan dana abadi pendidikan. Sedangkan ayat selanjutnya menjelaskan tentang pemanfaatan dana abadi pesantren tersebut.

"Pemanfaatan dana abadi pesantren sebagaimana dimaksud pada ayat (3) digunakan untuk penyelenggaraan fungsi pendidikan pesantren," bunyi pasal 23 ayat (4) Perpres Nomor 82 Tahun 2021.

Simak Video "Soal Vaksin AstraZeneca, Sekjen PBNU Yakinkan Halal dan Suci"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia