SMA/SMK Jabar Mulai Gelar PTM Terbatas dengan 2 Skema

Kristina - detikEdu
Rabu, 08 Sep 2021 21:59 WIB
Sejumlah siswa-siswa mengikuti ulangan harian saat uji coba pembelajaran sekolah tatap muka di kawasan SMA Swasta Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/8).
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Sebanyak 1.471 sekolah jenjang SMA dan SMK di Jawa Barat siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Pembelajaran akan dilakukan dengan dua skema.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) Dedi Supandi dalam kunjungan pelaksanaan PTM di SMKN 9 dan 13 Bandung, Rabu (8/9/2021).

"Untuk sistem pembelajaran dikembalikan kepada sekolah. Sebagian besar ada dua yang dilakukan sekolah, yaitu PTM terbatas dengan pola shift dan blok," tuturnya.

Skema pertama dengan sistem shift digunakan untuk jenjang SMA. Sedangkan, skema kedua, yakni sistem blok diterapkan bagi jenjang SMK. Sistem shift berlangsung kurang lebih 3,5 jam.

"Yang menggunakan shift misalnya mereka melakukan seperti di SMA masuk jam 07.00 WIB keluar 10.30 WIB. Setelah itu melakukan penyemprotan desinfektan. Dan ada teman-teman di SMK melakukan per pekan atau per blok," kata Dedi.

Pelaksanaan PTM terbatas untuk jenjang SMK pekan ini hanya dibuka untuk 25% siswa. Aturan tersebut diterapkan karena keterbatasan alat di SMK yang menyelenggarakan PTM. "Tapi kalau SMA sudah di atas 50 persen," ujarnya.

Dedi menjelaskan, dalam rangka menghindari penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah, dia menugaskan pihak sekolah untuk membentuk tim Satgas Pencegahan COVID-19.

"Kalau terjadi kasus di sekolah maka segera ditangani, segera laporkan ke puskesmas atau ke Satgas COVID," katanya.

Sementara itu, Kepala SMKN 13 Bandung mengatakan, sekolah tatap muka yang digelar SMKN 13 Bandung memprioritaskan materi praktik bagi siswa di tiga kompetensi keahlian. Ketiganya adalah kimia analisis, rekayasa perangkat lunak, dan teknik komputer jaringan.

"Satu rombongan belajar kita bagi dua. Lalu, ada yang (PTM) seminggu sekali dan dua kali seminggu," ujarnya, seperti dilansir dari laman Disdik Jabar.

Pelaksanaan PTM terbatas di SMKN 13 Bandung akan diikuti dengan evaluasi secara berkala. "Ini dilakukan sambil terus evaluasi. Kalau hasilnya positif dan tidak ada masalah, mulai minggu depan persentase siswa yang PTM bisa kita tingkatkan," pungkasnya.



Simak Video "Melihat Kesibukan Orang Tua Siswa di Meksiko Belanja Peralatan Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia