Kementerian Agama Rilis Rapor Digital untuk 87 Ribu Madrasah

atj - detikEdu
Sabtu, 21 Agu 2021 15:59 WIB
Kantor Kementerian Agama / Kemenag
Kementerian Agama Rilis Rapor Digital untuk 87 Ribu Madrasah (Foto: Dok. Kemenag)
Jakarta - Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI merilis Rapor Digital Madrasah (RDM). Rapor Digital Madrasah ini nantinya akan digunakan oleh 87.000 madrasah di berbagai tingkatan yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Rapor Digital Madrasah sendiri merupakan hasil penyempurnaan dari Aplikasi Rapor Digital (ARD) yang telah digunakan sebelumnya.

Menurut Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, penyempurnaan ini sebagai optimalisasi layanan pembelajaran di madrasah.

"Masa depan anak-anak kita pasti datang, dan kita harus mampu mengantarkannya dengan penuh makna," kata Dani melansir laman Kemenag, Sabtu (21/8/2021).

Selain itu Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Moh. Isom menambahkan, peluncuran rapor digital ini melengkapi platform pembelajaran "E-learning Madrasah" yang berjalan selama pandemi.

Rapor Digital Madrasah sendiri akan hadir dengan menu yang lebih lengkap dan dapat memudahkan guru, siswa, dan kepala madrasah dalam melakukan perencanaan, proses, dan penilaian serta pelaporan hasil belajar madrasah.

"Rapor digital madrasah bukan sekedar aplikasi untuk mencetak rapor. Melalui RDM, kepala madrasah, guru dan orang tua siswa bisa memantau perkembangan capaian kompetensi siswa secara real time," kata Isom.

Dengan adanya Rapor Digital Madrasah ini nantinya analisis dan penggambaran grafik perkembangan kompetensi siswa juga dapat diketahui secara cepat dan akurat.

Atas dukungan data tersebut, nantinya guru diharapkan dapat memberikan program perbaikan pembelajaran dan pengayaan secara tepat dan baik dari segi waktu maupun mutu.

Untuk mewujudkan layanan data tunggal di Kemenag, aplikasi rapor digital madrasah juga sudah terintegrasi dengan pangkalan data Education Management Information System (EMIS). Sehingga, validitas data di madrasah dapat terjamin.

Keunggulan lain yaitu guru dan operator madrasah akan lebih mudah dan cepat dalam mengelola administrasi penilaian hasil belajar di madrasah.

Isom juga menceritakan jika guru dapat mengelola nilai secara online dari mana saja dan kapan saja. Rapor Digital Madrasah juga akan berfungsi sebagai bank nilai siswa madrasah.

Seluruh data nilai siswa madrasah yang tersimpan di server pusat serta dapat digunakan kapanpun jika dibutuhkan. Hal tersebut dikarenakan rapor digital madrasah sudah terintegrasi dengan EMIS.

Maka, saat siswa akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi melalui LTMPT, tidak perlu lagi siswa menginput data nilai secara manual, karena seluruh data nilai siswa sudah tersedia.

"Kita bertekad meningkatkan mutu dan daya saing madrasah, mewujudkan madrasah mandiri dan berprestasi melalui terobosan-terobosan layanan digital yang cepat dan akurat di madrasah, salah satunya dengan Rapor Digital Madrasah," kata Isom.

Simak Video "Dosen Agama UGM Sebut Awal Mula Agama Baha'i dari Kemendagri"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia