PPPK Guru 2021 Diperpanjang, Bolehkah Mengganti Instansi yang Dipilih?

Kristina - detikEdu
Senin, 19 Jul 2021 11:00 WIB
Guru mengajar anak berdoa pada hari pertama proses belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri Garot, Desa Ketapang, Kecamatan Darui Imarah, Kabapaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (23/9/2020). Sebagian sekolah di daerah itu mulai melaksanakan aktivitas belajar mengajar tatap muka dengan membatasi jumlah murid dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Ampelsa/aww.
Foto: ANTARA FOTO/AMPELSA
Jakarta -

Pendaftaran PPPK Guru 2021 diperpanjang hingga 26 Juli. Dalam proses pengisian data, bolehkah memperbaiki data seperti nama hingga pembatalan instansi selama masa perpanjangan ini?

Perpanjangan masa pendaftaran PPPK Guru 2021 memberikan angin segar bagi para pelamar seleksi ASN 2021. Pasalnya, calon pelamar memiliki kesempatan lebih luas untuk mengikuti pendaftaran dan dapat mengambil keputusan dengan lebih matang.

Dilansir dari laman SSCASN, pelamar hanya boleh memilih satu formasi pada satu instansi dalam satu periode pendaftaran. Berikut ketentuan pelamar PPPK Guru 2021:

1. Dilakukan secara online melalui sscasn.bkn.go.id dan hanya membuat satu akun di awal pembukaan seleksi.

2. PPPK tidak bisa melamar bersamaan dengan PNS.

3. Hanya dapat melamar pada satu instansi dan satu kebutuhan jabatan.

4. Bila melamar lebih dari satu instansi dan/ atau satu jenis jabatan menggunakan dua nomor identitas kependudukan yang berbeda, pelamar dianggap gugur dan/atau dapat dikenakan sanksi.

5. Bagi penyandang disabilitas, wajib melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah/ puskesmas yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya. Selain itu, wajib menyampaikan video singkat yang menunjukkan kegiatan sehari-hari pelamar dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Bolehkah mengganti atau membatalkan instansi yang telah dipilih?

Berdasarkan ketentuan dari BKN sebagaimana tertulis dalam laman SSCASN, pelamar dapat mengganti instansi yang telah dipilih selama belum mengklik tombol "Akhiri Pendaftaran". Apabila pelamar telah mengakhiri pendaftaran, maka sudah tidak dapat melakukan perubahan lagi.

Namun, apabila pelamar salah memasukkan nama pada form Biodata saat pembuatan akun, nama dapat diperbaiki kemudian ketika pelamar telah lulus seleksi PPPK Guru. Caranya, pelamar wajib melampirkan "Nama" sesuai pada ijazah tanpa gelar.

Dijelaskan lebih lanjut dalam laman tersebut, pelamar sudah tidak dapat memperbaiki data jika sudah melakukan klik "Akhiri Pendaftaran" di halaman Resume. Namun demikian, apabila masih terdapat data yang perlu diperbaiki setelah terkirim, maka data dapat diperbaiki setelah lulus ujian dan diproses pada waktu pemberkasan penetapan NIP.

Untuk itu, pastikan detikers hati-hati dalam mengisi data saat mendaftar PPPK Guru 2021 ya!



Simak Video " Komnas HAM Akan Panggil Kepala BKN soal Polemik TWK, Tak Bisa Diwakilkan"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia