Uji Coba Sekolah Tatap Muka di DKI Disetop, Ini Langkah Selanjutnya

Kristina - detikEdu
Kamis, 17 Jun 2021 20:30 WIB
Uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di Ibu Kota, masih tetap berjalan di tengah lonjakan COVID-19. Salah satunya di Sekolah Memecah Pertama (SMP) Yamas, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menghentikan uji coba pembukaan sekolah terbatas dengan pembelajaran campuran. Penghentian dilakukan imbas lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta.

Pembelajaran akan dilakukan penuh dalam jaringan (daring) atau belajar dari rumah (BDR).

Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana menyampaikan, pembelajaran yang semula dilakukan dengan sistem campuran (blended learning) akan dialihkan secara penuh ke sistem daring. Hal tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan Nomor 8057/-1.851.

"Uji coba tahap I Pembelajaran Campuran pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dilaksanakan penuh dalam jaringan atau belajar dari rumah sejak dikeluarkannya surat pemberitahuan ini sampai ada keputusan lebih lanjut," bunyi pemberitahuan tersebut seperti dikutip detikEdu, Kamis (17/6/2021).

Nahdiana mengimbau kepada kepala satuan pendidikan agar melakukan persiapan-persiapan untuk mengantisipasi pemberlakuan pembelajaran campuran pada tahun ajaran 2021/2022. Adapun, antisipasi yang dilakukan berupa edukasi kepada peserta didik dan orang tua tentang disiplin penerapan protokol kesehatan.

Dalam rangka mempersiapkan pembelajaran campuran yang efektif, kreatif, dan memotivasi peserta didik, Nahdiana mengimbau kepada kepala satuan pelaksana pendidikan kecamatan, pengawas, dan penilik untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada para kepala satuan pendidikan dan para pendidik.

Adapun, hasil pembinaan dan pemantauan bisa dilaporkan kepada kepala Disdik DKI Jakarta selambat-lambatnya satu minggu sebelum pembelajaran campuran tahun 2021/2022 dilaksanakan.

Seperti diketahui, Disdik DKI Jakarta tengah menerapkan uji coba pembukaan sekolah secara terbatas dengan sistem campuran sejak 7 April lalu. Program ini dilakukan oleh sekolah yang lolos asesmen.

Proses asesmen mandiri dilakukan melalui kanal Siap Belajar yang disiapkan Disdik DKI Jakarta. Asesmen mengukur dua aspek penting, meliput kesiapan sarana prasarana pendukung protokol kesehatan dan kesiapan satuan pendidikan dalam melakukan pembelajaran.

Dilansir dari laman Disdik DKI Jakarta, secara umum asesmen dilakukan untuk mengukur kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan kegiatan PTM terbatas bulan Juli 2021 mendatang.



Simak Video "Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta Disetop!"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia