Hasil Survei : 80,4 Persen Kepala Sekolah-Komite Sepakati Sekolah Tatap Muka

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 06 Apr 2021 13:16 WIB
Siswa siswi belajar secara tatap muka dengan protokol kesehatan di Sekolah Dasar Pekayon Jaya 6, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (23/3/2021). Sebanyak 88 SD diberikan izin untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) berbasis adaptasi tatatan hidup baru satuan pendidikan (ATHBP-SP). Di Sekolah ini ada 3 kelas siswa SD kelas 6 yang mengikuti proses belajar tatap muka. Setiap kelas terdiri dari 15 siswa siswi.
Sekolah tatap muka telah digelar di puluhan SD di Kota Bekasi (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Direktorat Sekolah Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan survei kesiapan sekolah tatap muka di satuan pendidikan pada masa pandemi COVID-19. Salah satu hasil survei menyebutkan sebanyak 80,4% kepala sekolah dan komite sudah melakukan kesepakatan untuk melakukan sekolah tatap muka.

Survei ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan sekolah dasar dalam melaksanakan sekolah tatap muka sesuai SKB 4 Menteri yang diumumkan Selasa (30/3/2021) pekan lalu.

Survei kesiapan sekolah tatap muka ini juga diadakan untuk mengetahui kendala yang dihadapi sekolah dasar dalam mempersiapkan pelaksanaan PTM. Dari survei ini juga, diperoleh data serta gambaran umum peran pemerintah daerah terkait kesiapan pelaksanaan PTM.M

Direktur Sekolah Dasar, Kemendikbud Sri Wahyuningsih mengatakan melalui survei, Direktorat Sekolah Dasar ingin mendorong dinas pendidikan kabupaten/kota dan juga sekolah untuk memenuhi daftar periksa kesiapan sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).

"Daftar periksa ini penting dipenuhi sebelum PTM dilaksanakan. Supaya protokol kesehatan benar-benar dijalankan, dan warga sekolah aman dalam melaksanakan PTM," kata Sri seperti dikutip dari laman Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas dan Dikmen Kemdikbud.

Pada pelaksanaan survei, Direktorat Sekolah Dasar menurunkan pegawai dari semua fungsi untuk melakukan survei langsung ke sekolah.

Objek sasaran survei ini adalah kepala sekolah, guru, wali murid, peserta didik dan dinas pendidikan yang tersebar di 46 kabupaten/kota yang mewakili seluruh wilayah Indonesia. Terdapat 591 responden yang terdiri dari 128 guru, 138 siswa, 139 wali murid, 140 kepala sekolah, dan 46 dinas pendidikan kab/kota.

Hasil survei menunjukkan, sekolah dasar yang sudah melaksanakan sekolah tatap muka sebanyak 78,3%.

Adapun sekolah yang melaksanakan PTM di luar sekolah sebanyak 57,8%. Sementara itu, sekolah yang tidak melaksanakan PTM di luar sekolah mencapai angka 42,2%.

Survei juga menemukan sebanyak 91,3% sekolah sudah melakukan panduan pelaksanaan PTM di satuan pendidikan, dan sebanyak 8,7% belum melakukannya.

Selain itu ternyata sebanyak 80,4% kepala sekolah dan komite sudah melakukan kesepakatan untuk melakukan sekolah tatap muka. Sementara itu, sebanyak 17,4% belum melakukan kesepakatan untuk melakukan PTM, dan 2,20% tidak mengetahui terkait PTM.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa 100% dinas pendidikan kabupaten/kota telah membaca SKB 4 Menteri tentang Kesiapan sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi Covid-19.

Semua pemda juga sudah melakukan sosialisasi SKB Empat Menteri kepada semua stakeholder, dan 100% sekolah di masa pandemi sudah mengacu pada SKB Empat Menteri.

Hasil survei sekolah tatap muka di satuan pendidikan juga menunjukkan, dinas pendidikan kabupaten/kota telah melakukan persiapan pelaksanaan PTM melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Di samping itu, dinas pendidikan kabupaten/kota telah memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah, memastikan akses ke pelayanan kesehatan, memahami mekanisme penanganan kasus, serta mempelajari dokumen kebijakan terkait.

Untuk pemenuhan daftar periksa sekolah, sebanyak 99% sekolah sudah menyiapkan ruang yang layak dan bersih.

Adapun 96% dari responden sekolah juga sudah melakukan pembersihan ruangan dengan desinfektan, 98% sekolah sudah melakukan pembersihan toilet secara berkala. Sementara itu, 4% sekolah tidak melakukan.

Hasil survei kesiapan pelaksanaan sekolah tatap muka mendapati sebanyak 97% sekolah memiliki ventilasi ruangan yang baik, sementara 3% sekolah tidak.

Terkait penyiapan fasilitas mencuci tangan, 99% sekolah memiliki sanitasi yang dialiri air bersih dengan baik, 1% nya tidak memiliki aliran air berdih yang baik.

Dalam pemenuhan daftar periksa sekolah, 98% sekolah sudah memiliki thermogun, dan 77% sekolah sudah menyiapkan petunjuk jarak aman pada tempat tertentu.

Hasil survei menunjukkan, ada sebanyak 70% sekolah yang sudah menyiapkan ruang UKS dengan alat pelindung diri (APD). Sebanyak 73% sekolah sudah memiliki data siswa komorbid, dan 27% tidak memiliki data tersebut.

Hasil survei kesiapan pelaksanaan sekolah tatap muka mendapati bahwa sekolah telah berupaya menyiapkan kegiatan PTM dengan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, membentuk satuan tugas COVID-19, menguatkan pelaksanaan protokol kesehatan, dan melakukan sosialisasi kebiasaan baru.

Di sisi lain, hanya sebagian kecil, yaitu 42% sekolah yang telah menyiapkan transportasi khusus ke pusat layanan kesehatan.

Transportasi khusus ke pusat layanan kesehatan berkaitan dengan kemampuan pendanaan sekolah dalam menyediakan kendaraan khusus. Terkait kebutuhan ini, sebagian besar sekolah memilih berkoordinasi dengan puskesmas dan satgas Covid-19 setempat untuk penyiapan transportasi khusus ke pusat layanan kesehatan.

(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia