Ada 42 perguruan tinggi negeri dan swasta yang masuk dalam daftar universitas terbaik di Indonesia versi pemeringkatan Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2027. Dua di antaranya adalah perguruan tinggi Kristen dan Katolik.
Dirilis Rabu (30/9/2026), THE WUR 2027 secara umum didasarkan pada 5 kelompok besar indikator, yakni lingkungan pengajaran (29,5%), lingkungan riset (29%), kualitas riset (30%), industri (4%), dan international outlook (7,5%). Kelimanya diperinci ke dalam 17 indikator pemeringkatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, tersaring sebanyak 2.297 perguruan tinggi dari 118 negara dan wilayah. Di Indonesia, di bawah ini kampus Kristen dan Katolik terbaik versi THE WUR 2027.
Universitas Kristen dan Katolik Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2027
Unika Atma Jaya
Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya menduduki peringkat 1.801-2.000 terbaik dunia versi THE WUR 2027. Kampus ini memiliki Museum Anatomi sejak 1994.
Pada 1977, Rumah Sakit Pendidikan Atma Jaya resmi berdiri.
Sejak 2025, Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Teknobiologi (FTb) di universitas ini bergabung menjadi Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi. Unika Atma Jaya di Jakarta memiliki program studi (prodi) yang tersebar di:
- Fakultas Pendidikan dan Bahasa
- Fakultas Hukum
- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
- Fakultas Psikologi
- Fakultas Bisnis dan Inovasi Sosial
UPH
Universitas Pelita Harapan (UPH) menempati peringkat 1.801-2.000 pada THE WUR 2027. Kampus ini berafiliasi dengan RS Umum Siloam Lippo Village sebagai RS pendidikan utama.
Kampus ini juga memiliki fasilitas lapangan basket, lapangan sepak bola, lapangan futsal, kolam renang, ruang biliar, dan lain-lain.
Berikut sejumlah fakultas di UPH:
- Pusat Pendidikan Eksekutif
- Fakultas Keperawatan
- Fakultas Hospitality dan Pariwisata
- International Teachers College
- Fakultas Ilmu Pendidikan
- Fakultas Ilmu Kesehatan
- Fakultas Kedokteran
- Fakultas Psikologi
- Fakultas Pascasarjana Pendidikan
- Faculty of AI and Data Science
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- Fakultas Sains dan Teknologi
- Fakultas Desain
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Fakultas Musik
- Fakultas Hukum.
4 Perguruan Tinggi Kristen-Katolik Reporter
Selain dua perguruan tinggi di atas, ada sejumlah kampus Kristen dan Katolik yang berstatus sebagai Reporter pada THE WUR 2027. Berdasarkan metodologi pemeringkatannya, perguruan tinggi Reporter telah menyediakan data sebagai salah satu bahan penyusunan pemeringkatan, tetapi belum memenuhi kriteria eligibility untuk masuk peringkat.
Berikut daftarnya.
- Universitas Katolik Parahyangan (Unpar)
- Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
- Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)
- Universitas Katolik Santo Thomas.
Indikator THE WUR 2027
Teaching (lingkungan pengajaran, 29,5%) didasarkan pada hasil Academic Reputation Survey yang dilaksanakan antara November 2025 sampai Februari 2026. Indikator ini meliputi reputasi pengajaran, rasio staf dengan mahasiswa, rasio gelar doktor pada gelar sarjana, rasio gelar doktor yang diberikan pada staf akademik, dan pendapatan institusional.
Pilar lingkungan riset (29%) meliputi reputasi riset, pendapatan penelitian, dan produktivitas penelitian. Reputasi penelitian juga didasarkan pada hasil survei, sedangkan pendapatan penelitian diukur berdasarkan jumlah staf akademik dan disesuaikan dengan daya beli (PPP).
Sementara itu, indikator produktivitas meninjau kemampuan kampus menerbitkan makalan di jurnal peer-reviewed berkualitas. Pengukurannya berdasarkan pada jumlah publikasi yang diterbitkan dalam jurnal akademik yang diindeks oleh basis data Scopus Elsevier per peneliti, yang diskalakan berdasarkan ukuran institusi dan dinormalisasi berdasarkan bidang studi.
Pilar kualitas riset (30%) mengukur peran universitas dalam menyebarkan pengetahuan dan gagasan baru, dengan indikator meliputi dampak sitasi, kekuatan riset, keunggulan riset, dan pengaruh riset. Datanya diperoleh dari Elsevier.
Sedangkan kriteria international outlook (7,5%) mengukur kemampuan kampus menarik mahasiswa sarjana dan pascasarjana, serta pengajar dari seluruh dunia. Kriteria ini meliputi indikator proporsi mahasiswa internasinal, proporsi staf internasional, dan kolaborasi internasional.
Kriteria utama terakhir, industry (4%), meliputi pendapatan dari industri dan paten. Kriteria kunci ini menengok kemampuan kampus untuk membantu industri dengan inovasi, penemuan, dan konsultasi, sejauh mana industri bersedia membayar untuk penelitian, dan kemampuan kampus menarik pendanaan di pasar komersial.
