Bagian Ini Sering Diremehkan, Hati-hati Mahasiswa Bisa Gagal Studi di AS!

ADVERTISEMENT

Bagian Ini Sering Diremehkan, Hati-hati Mahasiswa Bisa Gagal Studi di AS!

Nikita Rosa - detikEdu
Minggu, 20 Sep 2026 20:00 WIB
US Charg dAffaires, Joy Sakurai
US Chargé d'Affaires, Joy Sakurai. (Foto: Nikita Rosa/detikedu)
Jakarta -

Studi di luar negeri mungkin menjadi cita-cita banyak orang. Namun, hal ini sering kali terlewat sampai bikin gagal studi.

Salah satunya adalah menjadwalkan wawancara dengan imigrasi mendekati hari keberangkatan. US Chargé d'Affaires, Joy Sakurai, mengingatkan jika proses mencetak visa dan memproses paspor butuh waktu yang tidak sebentar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi mahasiswa sebaiknya tidak menunda-nunda. Mereka harus merencanakan dan mengaturnya dengan cermat," ujar Joy dalam EducationUSA Indonesia Fall Fair 2026 Jakarta, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Salah Mengisi Nama

Joy juga melihat orang Indonesia cenderung salah menuliskan nama dalam dokumen imigrasi. Hal ini terjadi lantaran nama orang Indonesia yang cukup panjang bisa mencapai tiga hingga empat kata, berbeda dengan orang AS yang umumnya dua kata.

ADVERTISEMENT

"Mereka harus menggunakan semua informasi yang ada di paspor mereka. Jadi, mereka membutuhkan paspor mereka dan menggunakan nama yang telah dihasilkan pada setiap form," ujarnya.

Joy mengingatkan jika nama yang diunggah baik dalam kartu identitas, permohonan janji temu visa, maupun paspor harus sama.

"Bahkan ketika mereka membuat janji temu untuk visa mereka, mereka harus menggunakan nama tertera. Jika mereka tidak melakukannya, kadang-kadang kita akan kesulitan karena kita tidak bisa memeriksa siapa Anda, jika ID dan paspor Anda dan aplikasi tidak memiliki nama yang sama," pesannya.

Cari Tahu Cara Mengisi Dokumen

Selain itu, hal yang perlu menjadi perhatian adalah mengisi dokumen. Joy mengatakan cara mengisi dokumen imigrasi bisa dicari secara online.

"Kami memiliki rekan kerja yang bisa memberikan rincian lebih lanjut," katanya.

"Intinya, kami ingin memastikan mahasiswa terorganisir dan cermat dalam perencanaan serta benar-benar siap dengan berbagai dokumen yang diperlukan," imbuhnya.

Dari sudut pandang pemohon visa AS, kuncinya adalah memastikan semua dokumen yang dibutuhkan sudah siap. Untuk visa pelajar, lanjut Joy, mahasiswa harus benar-benar memeriksa persyaratannya agar bisa melakukan persiapan dengan lebih baik, karena tidak semuanya bisa disiapkan di saat-saat terakhir.

"Jadi, ini soal mengatur pemenuhan dokumen-dokumen tersebut. Selama semua dokumen diperiksa dan dilengkapi, menurut saya tidak akan ada masalah," tuturnya.



(nir/faz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads