Mengapa Manajemen Jadi Jurusan Terbanyak Ditemukan di Kalangan Penganggur S1?

ADVERTISEMENT

Mengapa Manajemen Jadi Jurusan Terbanyak Ditemukan di Kalangan Penganggur S1?

Novia Aisyah - detikEdu
Selasa, 11 Agu 2026 07:30 WIB
The back of the graduates are walking to attend the graduation ceremony at the university,Concept of Successful Education in Hight School,Congratulated Degree
Ilustrasi Foto: Getty Images/iStockphoto/nirat
Jakarta -

Manajemen menjadi jurusan atau program studi yang paling banyak ditemukan di antara penganggur berpendidikan minimal S1 di Indonesia. Temuan ini tercatat dalam kajian perlindungan sosial dan tenaga kerja Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI).

Kajian yang disusun Muhammad Hanri, PhD dan Nia Kurnia Sholihah, ME tersebut menunjukkan, sekitar 10,3% penganggur lulusan minimal S1 berasal dari bidang studi Manajemen.

Setelah Manajemen, bidang studi yang paling banyak ditemukan di kalangan penganggur S1 adalah Hukum sebesar 9%, Ekonomi 8,7%, Pendidikan 7,1%, dan Akuntansi 5,1%. Jika digabungkan, lima bidang studi tersebut mencakup sekitar 40% dari seluruh penganggur berpendidikan minimal S1.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Lulusan Manajemen Jadi Kelompok Terbesar Penganggur?

Kajian tersebut menjelaskan tingginya jumlah penganggur sarjana salah satunya berasal dari bidang studi yang memiliki cakupan keilmuan luas sekaligus jumlah lulusan yang besar.

ADVERTISEMENT

Jurusan Manajemen menjadi salah satu contohnya karena bidang ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengelolaan organisasi, keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, aset, hingga industri.

Sementara itu, Akuntansi dan Administrasi Bisnis dikategorikan sebagai bidang studi tersendiri, meski ketiganya masih berada dalam rumpun keilmuan bisnis yang berdekatan.

Menurut kajian tersebut, besarnya proporsi lulusan Manajemen, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis di antara penganggur sarjana dinilai tidak terlalu mengherankan.

Ketiga jurusan tersebut ditawarkan oleh banyak perguruan tinggi dan umumnya memiliki daya tampung mahasiswa yang besar. Selain itu, lulusannya pun memiliki pilihan karier yang beragam.

"Program-program (studi) tersebut tersedia di banyak perguruan tinggi dan cenderung menerima mahasiswa dalam jumlah besar," seperti dikutip detikedu dari kajian tersebut, Senin (10/8/2026). "Lulusannya dapat masuk ke berbagai sektor, mulai dari administrasi, pemasaran, perbankan, keuangan, sumber daya manusia, hingga pengelolaan usaha."

Hanya saja, kajian tersebut menyatakan luasnya pilihan pekerjaan tidak selalu berarti proses masuk ke pasar kerja menjadi lebih mudah. Pada tahap awal karier, mereka tidak hanya bersaing dengan alumni jurusan yang sama. Alumni bidang ilmu sosial lainnya juga dapat mengisi posisi pekerjaan yang relatif umum.

"Lulusan dari rumpun bisnis bersaing tidak hanya dengan lulusan dari bidang yang sama, tetapi juga dengan lulusan Ekonomi, Hukum, Komunikasi, dan berbagai ilmu sosial lain untuk posisi-posisi awal yang relatif umum," kata kajian tersebut.

Namun tim penyusun menekankan, data di atas bukan tingkat pengangguran bidang studi masing-masing. Sehingga, statistik tersebut belum bisa digunakan untuk menyimpulkan bahwa manajemen hingga pendidikan memiliki prospek kerja paling buruk.

Berapa Banyak Mahasiswa Jurusan Manajemen di Indonesia?

Berdasarkan Statistik Pendidikan Tinggi 2025 yang disusun Pusdatin Kemdiktisaintek, Manajemen menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak di Indonesia. Sepanjang 2025, sebanyak 210.182 mahasiswa baru tercatat memilih program studi tersebut.

Manajemen mengungguli sejumlah program studi populer lainnya, seperti Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Ilmu Hukum, dan Akuntansi.

Tingginya minat terhadap jurusan Manajemen juga sejalan dengan ketersediaan program studinya yang cukup banyak. Tercatat ada 1.310 program studi Manajemen yang tersedia di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Jika dilihat dari jumlah mahasiswa yang masih terdaftar, jurusan S1 Manajemen juga berada di posisi teratas. Pada 2025, terdapat 1.096.786 mahasiswa yang tercatat mengambil program studi tersebut.

Jumlah itu jauh lebih tinggi dibandingkan PGSD dengan 544.740 mahasiswa. Setelahnya terdapat Ilmu Hukum sebanyak 395.677 mahasiswa dan Akuntansi sebanyak 360.843 orang.

Data tersebut memperlihatkan bahwa bidang manajemen dan kependidikan masih menjadi pilihan utama mahasiswa Indonesia. Manajemen bahkan menyumbang 20,82 persen dari total mahasiswa pada kelompok program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak, sedangkan Pendidikan Profesi Guru mencapai 10,68 persen.

Dari sisi jumlah lulusan S1, lima program studi dengan lulusan terbanyak pada 2025 juga didominasi Manajemen, PGSD, dan Akuntansi. Lulusan Manajemen mencapai 140.132 orang.

Saksikan Live DetikPagi:

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Amanda Manopo ke Polres Jaksel, Bikin Laporan soal Penggelapan"
[Gambas:Video 20detik] (pal/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads