Hampir 50% mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada mendapat subsidi UKT. Hal tersebut disampaikan oleh Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, dalam acara PIONIR SIMFONI 2026 di Plaza FEB UGM.
"Hampir separuh dari mahasiswa baru Program Sarjana Reguler tahun ini yaitu sebesar 49,65 persen menerima subsidi UKT, dengan 14,02% di antaranya mendapatkan subsidiUKT 100% atau bebas biaya kuliah," ujarnya, dikutip dari laman UGM, Kamis (6/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Subsidi UKT adalah bantuan pengurangan biaya kuliah yang diberikan oleh UGM kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Adapun subsidi UKT di UGM bervariasi dari 25% hingga 100% atau gratis.
Sebanyak 49,65% dari total 613 mahasiswa baru FEB UGM memperoleh subsidi UKT, dengan 14,02% di antaranya merupakan penerima subsidi UKT 100% atau UKT nol rupiah.
Prof Didi menyampaikan bahwa FEB UGM ingin menjaga inklusivitas dengan memberikan kesempatan belajar yang adil bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali. Pemberian subsidi UKT ini sejalan dengan prinsip keadilan yang diterapkan UGM melalui sistem UKT. Artinya, calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik tetap dapat mengakses pendidikan tinggi tanpa terkendala kemampuan ekonomi.
Jenis SubsidiUKT UGM
Subsidi 100%: Mahasiswa dibebaskan dari pembayaran UKT
Subsidi 75%: Besaran UKT dipangkas 75% dari tarif UKT Pendidikan Unggul
Subsidi 50%: Besaran UKT dipangkas 50% dari tarif normal Pendidikan Unggul
Subsidi 25%: Besaran UKT dipangkas 50% dari tarif normal Pendidikan Unggul
Tanpa Subsidi (Pendidikan Unggul): Tarif UKT penuh bagi penanggung biaya dengan kemampuan ekonomi atas.
BesaranUKT FEB UGM
UKT 6: Rp 9.200.000
UKT 5: Rp 6.900.000
UKT 4: Rp 4.600.000
UKT 3: Rp 2.300.000
UKT 2-1: Rp 0










































