3 Tips Personal Branding untuk Mahasiswa, Tidak Hanya Keterampilan Teknis

ADVERTISEMENT

3 Tips Personal Branding untuk Mahasiswa, Tidak Hanya Keterampilan Teknis

Nikita Rosa - detikEdu
Senin, 04 Mei 2026 15:30 WIB
Ilustrasi Perempuan Asia Karier
Tips Membangun Personal Branding. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Perawit Boonchu)
Jakarta -

Personal branding yang baik akan membantu seseorang saat di dunia kerja. Namun perlu diingat, membangun reputasi profesional tidak dapat dilakukan secara instan.

Pakar komunikasi, Hana Pratiwi, menegaskan personal branding adalah kebutuhan strategis untuk mahasiswa agar sukses di dunia kerja. Lantas, bagaimana cara membangun personal branding? Cek tipsnya!

3 Tips Membangun Personal Branding Untuk Mahasiswa

1. Selaraskan Identitas Diri

Hana menggunakan analogi panggung pertunjukan untuk menjelaskan pentingnya keselarasan identitas diri. Ada identotas 'tront stage' yaitu penampilan, cara berkomunikasi, hingga lingkaran pertemanan yang terlihat di publik. Namun, hal tersebut harus didukung oleh 'back stage' yang kuat, seperti kebiasaan sehari-hari serta pola pikir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apa yang dibangun di belakang layar harus selaras dengan apa yang ditampilkan di depan. Tanpa keselarasan, kepercayaan publik akan hilang," jelasnya dalam laman Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dikutip Minggu (3/5/2026).

2. Jujur soal Identitas

Saat menciptakan personal branding, seseorang bisa saja terjebak dalam pencitraan berlebihan. Menurut Hana, personal branding yang sehat justru bertumpu pada kejujuran identitas.

ADVERTISEMENT

Identitas profesional yang kokoh lahir dari kesesuaian antara apa yang ditampilkan di media sosial dengan tindakan nyata. Jika profil digital terlihat unggul, tetapi tidak didukung kompetensi, maka justru akan merusak kredibilitas.

3. Tata Krama dan Nilai yang Jelas

Selain itu, Hana menggarisbawahi pentingnya manner atau tata krama sebagai pembeda utama di dunia kerja. Apabila keterampilan teknis dapat dipelajari, maka sikap dan perilaku terbentuk dari kedisiplinan serta nilai yang dipegang individu.

Ia mendorong mahasiswa untuk memperhatikan detail kecil dalam berperilaku, karena hal tersebut berpengaruh besar terhadap penilaian profesional.

"Yang bertahan di dunia profesional bukan mereka yang paling sering terlihat, tetapi mereka yang paling jelas nilainya (value)," ujarnya.




(nir/nah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads