Universitas-universitas di Iran menjadi sasaran serangan Amerika Serikat-Israel. Dua kampus yaitu Iran University of Science and Technology (IUST) dan Isfahan University of Technology (IUT) dilaporkan terkena dampak serangan pada Kamis (26/3/2026) dan Minggu (29/3/2026).
Merespons serangan ke kampus tersebut, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengancam akan melakukan serangan balasan terhadap universitas-universitas milik Israel serta institusi pendidikan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Tak hanya menyasar kampus, serangan AS-Israel juga mengakibatkan gugurnya dosen Departemen Teknik Elektro IUST, Saeed Shemkadri, saat rumahnya menjadi sasaran pada Senin (23/3/2026) lalu.
Sejak konflik meletus, serangan AS-Israel ke Iran telah membunuh sedikitnya 1.340 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampus Top yang Menjadi Sasaran
Dua kampus yang menjadi sasaran serangan AS-Israel termasuk universitas top di Iran. IUST termasuk top 4 kampus terbaik dan IUT termasuk top 13 kampus terbaik di Iran menurut THE WUR 2026.
Sementara menurut QS WUR 2026, keduanya masuk top 5 kampus terbaik di Iran. IUST di posisi ke-4 dan IUT di posisi ke-5.
Universitas Teknologi Isfahan atau IUT sendiri merupakan kampus teknik paling bergengsi di Iran dan berfokus pada program sains, teknik, dan pertanian. Universitas ini memiliki tiga departemen utama: Sains Dasar, Teknik, dan Pertanian.
Kekuatan riset IUT juga telah diakui secara internasional oleh Times Higher Education (THE), yang menempatkan kampus ini pada posisi 601-800 dunia secara keseluruhan. Penilaian ini didukung oleh kualitas penelitian yang konsisten serta kontribusi nyata para akademisi dalam pengembangan sains di tingkat global.
Fokus utama universitas ini pada riset terapan menjadikannya salah satu institusi pendidikan tinggi yang paling disegani, khususnya dalam ekosistem inovasi di wilayah Timur Tengah.
IUST, Kampus Almamater Presiden
Sementara itu, IUST merupakan kampus sains dan teknologi bergengsi yang melahirkan sejumlah menteri Iran pada masa lalu hingga saat ini. Salah satu alumnusnya yaitu Mahmoud Ahmadinejad, presiden ke-6 Iran. Tak hanya kuliah, Ahmadinejad kelak mengajar di IUST.
Ahmadinejad kuliah S1 Teknik Sipil di IUST mulai 1976. Ia kemudian melanjutkan studi Master's dan PhD bidang rekayasa dan perencanaan lalu lintas dan transportasi, sampai akhirnya bergabung menjadi dosen pada 1989.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di detikcom.
