Genjot Jurnal RI Masuk Q1 Scopus, Kemdiktisaintek Siapkan Workshop-Reward

ADVERTISEMENT

Genjot Jurnal RI Masuk Q1 Scopus, Kemdiktisaintek Siapkan Workshop-Reward

Devita Savitri - detikEdu
Jumat, 06 Mar 2026 17:30 WIB
Kemdiktisaintek luncurkan Program Rinjani 2026, untuk tingkatkan jurnal Indonesia terindeks Scopus Q1.
Kemdiktisaintek luncurkan Program Rinjani 2026, untuk tingkatkan jurnal Indonesia terindeks Scopus Q1. Foto: Tangkapan Layar Sosialisasi Program Rinjani 2026
Jakarta -

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berupaya tingkatkan jumlah jurnal nasional yang mencapai tingkat Q1 (kuartal-1) Scopus. Hal ini dilakukan melalui program Akselerasi Peningkatan Reputasi Jurnal Ilmiah Indonesia (Rinjani) Tahun Anggaran 2026.

Jurnal Q1 Scopus merupakan tingkatan tertinggi (top 25%) dari jurnal internasional bereputasi yang terindeks dalam pangkalan data Scopus.

Setiap studi yang dipublikasikan pada jurnal Q1 dinilai sangat bergengsi, kompetitif, dan memiliki standar seleksi yang sangat ketat. Rinjani tidak hanya akan berfokus pada peningkatan peringkat, tetapi juga peningkatan berbagai hal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan yang dimaksud termasuk kualitas, visibilitas internasional, dan dampak sitasi riset ilmuwan Indonesia. Dengan begitu, jurnal Indonesia dapat menjadi referensi ilmiah yang kredibel serta memperkokoh reputasi sains dan teknologi Indonesia di tingkat global.

Dikutip dari Sosialisasi Program Rinjani Tahun 2026, Jumat (6/3/2026) berikut serba-serbi informasi terkait program tersebut. Cek di sini ya!

ADVERTISEMENT

Tujuan Program Rinjani 2026

1. Meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah nasional melalui penguatan tata kelola editorial yang profesional, transparan, dan berstandar internasional.

2. Meningkatkan visibilitas internasional jurnal Indonesia melalui penguatan jejaring editorial global, kualitas publikasi, serta diseminasi artikel ilmiah di tingkat internasional.

3. Meningkatkan dampak sitasi publikasi ilmiah peneliti Indonesia, sehingga kontribusi riset nasional semakin diakui dalam ekosistem ilmu pengetahuan global.

4. Memperkuat peran jurnal nasional sebagai referensi ilmiah yang kredibel. Caranya dengan penguatan tata kelola editorial yang profesional, transparan, dan berstandar internasional.

Sasaran Program Rinjani 2026

Jurnal ilmiah pada perguruan tinggi negeri dan swasta di bawah pembinaan Kemdiktisaintek yang telah terindeks scopus dan sudah ada di SCImago Journal Rank (Q1-Q4).

Pendekatan Program Rinjani 2026

1. Total sasaran: 144 jurnal (Q1=16 jurnal, Q2=30 jurnal, Q3 dan Q4= 96 jurnal).

2. Target: Target yang layak dan proporsional dengan mempertimbangkan tingkat kesiapan jurnal pada masing-masing kuartil serta peluang peningkatan kuartil.

3. Bantuan: Bantuan akan diberikan pada jurnal terpilih, bukan dari jumlah saat ini.

Ruang Lingkup Program Rinjani 2026

1. Workshop Editor dan Reviewer: Tim editorial; manajemen naskah; peer review objektif (standar bereputasi internasional).

2. Workshop penulisan artikel ilmiah: Meningkatkan kualitas novelty dan scope naskah yang masuk (submit).

3. Kerja sama asosiasi dan lembaga: Kolaborasi strategis untuk meningkatkan impact factor dan memperluas jaringan review.

4. Kolaborasi penelitian H-Index tinggi: Mengundang peneliti dengan H-Index tinggi untuk menerbitkan artikel.

5. Reward penulis artikel terbaik sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

6. Design, modifikasi dan website: Pengelolaan website yang profesional, user-friendly, SEO-friendly, dan visibilitas global.

7. Pembuatan konten diseminasi: Membuat ringkasan, infografis, video pendek dari artikel.

8. Promosi media sosial premium untuk promosi luas kepada peneliti global.

9. Kegiatan lain yang relevan dalam konteks upaya peningkatan sitasi yang organik.

Tahapan Program Rinjani 2026

  • Tahap 1: Pengumuman dan pembukaan pendaftaran.
  • Tahap 2: Pengusulan Expression of interest (EoI) sebagai bentuk pernyataan minat dan komitmen awal mengikuti program.
  • Tahap 3: Seleksi EoI dan penetapan shortlist.
  • Tahap 4: Penyusunan dan pengusulan proposal oleh Jurnal Shortlisted.
  • Tahap 5: Penilaian proposal dan penetapan penerima.
  • Tahap 6: Penandatanganan kontrak kinerja.
  • Tahap 7: Pelaksanaan program dan pendampingan.
  • Tahap 8: Pemantauan
  • Tahap 9: Pelaporan akhir dan evaluasi

Saat ini, Kemdiktisaintek belum mengabarkan kapan program Rinjani 2026 akan membuka pendaftaran lantaran masih penetapan petunjuk teknis dan dokumen lainnya. Kendati demikian, Kemdiktisaintek menyatakan, program ini akan segera dibuka dalam waktu dekat.



(det/twu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads