Ada banyak orang bercita-cita untuk kuliah di Inggris. Apakah detikers salah satunya?
London sendiri, merupakan salah satu kota terbaik untuk mahasiswa internasional, berdasarkan Quacquarelli Symonds Best Student Cities 2026. Predikat ini didapat berdasarkan sejumlah indikator seperti review dari mahasiswa-mahasiswa yang ada di sana, ranking kampus-kampus yang ada di dalamnya, hingga keterjangkauan biaya hidup di sana.
Nah, bagi kalian yang ingin kuliah di Inggris, tentu penasaran bukan, berapa sih biaya hidup per bulan yang dibutuhkan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkiraan Biaya Hidup Per Bulan di Inggris
Rerata biaya hidup di Inggris lebih rendah daripada Amerika Serikat dan Australia, sebagaimana dipaparkan oleh Gitagowinda Feiz, Senior Mareketing Manager Study UK British Council. Melalui webinar Pengenalan Universitas Tujuan Beasiswa Garuda (Prancis, Rusia, dan Inggris Raya) yang disiarkan melalui YouTube resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada Kamis (5/2/2026), Gita mengatakan biaya hidup ini bergantung pada lokasi dan gaya hidup.
"Nah, untuk monthly cost-nya berapa sih? Ini depends (tergantung) on the location and also your lifestyle (dan gaya hidup kalian)," kata Gita.
Seperti ini perkiraan biaya hidup per bulan di Inggris Raya berdasarkan pemaparan Gita dan kisarannya dalam rupiah (dengan nilai tukar Rp 22.892,40 pada 5/2/2026):
- 800-1.300 pound sterling per bulan untuk sewa hunian, tagihan-tagihan, makanan, dan biaya hidup lainnya: Sekitar Rp 18.313.920 hingga Rp 29.760.120
- 10 pound sterling per bulan untuk biaya internet handphone: Sekitar Rp 228.924
- 3 pound sterling untuk segelas kopi: Sekitar Rp 68.677
- 20-40 pound sterling per bulan untuk langganan gym: Sekitar Rp 457.848 hingga Rp 915.696.
"It depends (tergantung) di mana teman-teman tinggal. Misalnya teman-teman prefer (lebih memilih) untuk lebih agak jauh gitu ya, mungkin agak ke small towns, small cities (kota kecil) itu akan lebih murah daripada yang di big atau major cities (kota-kota besar) misalnya seperti London, Manchester," jelasnya.
Gita juga menyinggung keuntungan kuliah di Inggris Raya dari segi material. Pasalnya, durasi kuliah di sana lebih singkat.
"Studi di UK itu good value for money karena pertama dari segi durasi. Durasi untuk S1 itu 3 tahun, teman-teman. Durasi untuk master 1 tahun," terangnya.
"Jadi dalam empat tahun itu sebenarnya udah dapet S1 dan S2," kata Gita.
(nah/nwk)











































